KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiSang Penantang Takdir! oleh : Mang Ucup
16-Apr-2015, 08:55 WIB


 
 
Sang Penantang Takdir!
KabarIndonesia - Amsterdam, Begitu kita brol dilahirkan di dunia ini; setiap manusia tanpa perkecualian ditakdirkan TSM (Tua - Sakit - Mati), bahkan begitu Anda
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Dialog via SMS 16 Apr 2015 14:15 WIB

Keunikan di Bumi Dewata 15 Apr 2015 07:33 WIB

 
Tahura Sultan Adam 13 Apr 2015 02:01 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB


 
Krisis Kepercayaan Narasumber 15 Apr 2015 07:48 WIB


 

Menjadi Boss/Supervisor yang Baik

 
PENDIDIKAN

Menjadi Boss/Supervisor yang Baik
Oleh : Ayu Ambarini | 24-Apr-2009, 11:32:27 WIB

KabarIndonesia - Tidak semua orang bisa menjadi boss yang baik, tetapi dengan praktek secara langsung, pelatihan yang terus menerus maka seseorang bisa saja menjadi supervisor yang sukses. Berikut beberapa strategi yang bisa dipergunakan agar seseorang bisa menjadi seorang atasan yang baik sesuai yang di harapkan. Menjadi seorang boss/supervisor diperlukan keahlian yang tergolong “soft skills” dimana diperlukan suatu prinsip dasar untuk bisa menjadi atasan yang efektif. Prinsip dasar tersebut adalah “bagaimana memperlakukan orang lain sesuai dengan apa yang kita harapkan ketika kita diperlakukan oleh orang lain”. Hal tersebut akan menjadi dasar yang utama untuk menjadi atasan yang efektif. Selain itu ada beberapa hal mendasar lain yang perlu diperhatikan ketika kita menjadi seorang atasan. “Perlakuan yang sama” Ketika seorang atasan memperlakukan bawahannya maka perlakukanlah secara “equal” dimana tidak ada perbedaan perlakukan satu dengan yang lainnya. Istilahnya tidak ada perlakukan khusus “anak emas” ketika kita menjadi seorang atasan. Perlakukan yang sama ini harus ditunjukan seorang atasan dimanapun sehingga semua karyawan dapat paham bahwa tidak ada perlakuan istimewa terhadap siapapun itu. “Mengontrol emosional” Menjadi seorang atasan juga diharapkan memiliki tingkat kontrol emosional yang matang. Seorang atasan diharapkan tidak menegur bawahannya dengan cara yang kasar, berteriak atau memaki walau ditempat yang private sekalipun. Pergunakanlah kata-kata yang manusiawi dengan pendekatan yang disesuaikan tipikal dari karyawan tersebut. “Pendelegasian yang efektif” Belajarlah untuk percaya dalam mendelegasikan tugas kepada bawahan. Sesuaikan pendelegasian dengan setiap bawahan yang mendapat delegasi tersebut. Misalnya, seorang karyawan yang sudah bekerja 3 tahun lamanya sudah lebih paham akan tugas dan tidak memerlukan pengawasan yang teramat ketat. Berikan kepercayaan dan batasan waktu penyelesaian kerja tersebut, maka karyawan akan merasa sangat dihargai kemampuannya. Berbeda dengan karyawan baru yang baru mendapat pendelegasian tersebut, tuntunlah dengan arahan-arahan yang jelas, tidak mendikte dan tetap berikan kepercayaan dan tanamkan kepercayaan diri dalam menyelesaikan tugas tersebut.

Dalam memberikan pendelegasian juga tanamkan bahwa kualitas pekerjaan adalah yang utama dan yang diharapkan oleh kita sebagai atasan. Pastikan tingkat kualitas yang tinggi diharapkan dari semua pendelegasian dan sebagai atasan kita harus konsekwen memberikan penilaian atas kualitas ini. Jangan memberikan standar kualitas yang berbeda terhadap tiap karyawan yang mendapatkan delegasi tugas. “Komunikasi” Tetap menjaga komunikasi dalah prioritas yang utama. Buatlah pertemuan yang teratur terhadap bawahan baik formal maupun informal untuk membuka jalan komunikasi ini. Pikirlah suatu cara agar karyawan mau dan berani berbicara, bertanya, mengeluarkan pendapatnya. Motivasi karyawan dengan kemampuan yang mereka miliki. Berikan pertanyaan mengenai solusi suatu masalah dan diskusikan secara terbuka. Sebagai atasan yang baik kita juga perlu siap, terbuka dan tanggap untuk meresponse semua pertanyaan, saran dan kekhawatiran karyawan. Dengan komunikasi yang baik, maka bawahan merasa memberikan kontribusi terhadap sukses organisasi. (2009)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosiroleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
13-Apr-2015, 16:25 WIB


 
  Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosir Debur ombak menerjang pantai dan suara hiruk-pikuk ribuan pengunjung, tua muda sampai anak-anak, menjadi pemandangan mengasyikkan di Pantai Parbaba, Samosir, seperti terlihat dalam foto (5/4). Pantai Parbaba dengan pasir putihnya kini salah satu obyek wisata yang ramai menyedot wisatawan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ironis di Negara Agraris 08 Apr 2015 11:24 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia