KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiLaman HOKI: Tak Ada Gading yang Tak Retak oleh : Redaksi-kabarindonesia
28-Jan-2015, 06:45 WIB


 
 
Laman HOKI: Tak Ada Gading yang Tak Retak
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Margonda Hari Ini 29 Jan 2015 08:09 WIB

Sang Duda 29 Jan 2015 08:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pelaku Korupsi Didominasi Kaum Intelektual

 
PENDIDIKAN

Pelaku Korupsi Didominasi Kaum Intelektual
Oleh : Ryan Syair | 05-Feb-2010, 02:21:23 WIB

KabarIndonesia - Secara umum, pelaku tindak pidana korupsi yang terjadi dewasa ini didominasi oleh kaum intelektual, baik yang berasal dari kalangan eksekutif, legislatif maupun yudikatif.

Itulah yang dinyatakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar, H. Syafril Rustam SH pada peresmian operasional kantin kejujuran di SMUN 2 Padangpanjang, Kamis (4/2).

"Para pelaku tindak pidana korupsi umumnya berasal dari kalangan terdidik yang dahulunya menempuh jenjang pendidikan dari mulai sekolah dasar hingga perguruan tinggi," kata Syafril.

Dikatakan Syafril, pemberantasan korupsi merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Aksi tersebut harus dilakukan secara komprehensif melalui upaya pencegahan dan penindakan.

"Kantin Kejujuran merupakan salah satu program preventif yang dimulai dari lingkungan sekolah," ujar Syafril.

Kantin Kejujuran ini merupakan program yang terwujud atas kerjasama Kejaksaan RI, Karang Taruna dan pemerintah daerah se-Indonesia.

"Program ini juga sejalan dengan rencana aksi nasional pemberantasan korupsi yang diamanatkan dalam Inpres No. 5 tahun 2004," tandas Syafril.

Syafril menegaskan, perbuatan korupsi identik dengan perbuatan tidak jujur. Sifat ini jelas sangat tergantung dari faktor lingkungan keluarga maupun lingkungan pendidikan. Perbuatan korupsi tidak akan hilang jika nilai kejujuran tidak diutamakan atau dibudayakan dalam pemerintahan dan masyarakat.

Dalam prakteknya, Kantin Kejujuran merupakan kantin tempat siswa berbelanja tanpa adanya penjaga dan pengawasan. Pelajar membeli barang dagangan (makanan, minuman, dan lain-lain) sendiri, melakukan pembayaran sendiri dan mengambil uang kembalian sendiri. Di Padang Panjang sendiri, secara serentak Kajati meresmikan sebanyak sebelas kantin di sebelas sekolah menengah.

"Kantin Kejujuran merupakan salah satu sarana untuk mendidik calon pemimpin masa depan yang memiliki sifat jujur dan bebas korupsi. Dukungan dari pemerintah daerah, guru dan orang tua murid, jelas sangat dibutuhkan demi keberhasilan program ini," kata Syafril.(*)


Sumber Foto Ilustrasi:  Fotosearch


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sarana Menuju Curug Cikasooleh : Ibnu Hafidz
15-Jan-2015, 10:43 WIB


 
  Sarana Menuju Curug Cikaso Menuju Curug Cikaso Sukabumi dapat ditempuh dengan perahu atau berjalan kaki, terlihat para pengunjung menaiki perahu untuk sampai di tujuan, Januari 2015.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Lahan Milik Negara Untuk Negara 27 Jan 2015 14:39 WIB


 

 

 

 

 
Awal Mulus Sang Pemuncak 27 Jan 2015 13:38 WIB

Shooter Pelita Jaya Semakin Tajam 27 Jan 2015 05:42 WIB

 

 
Makna Simbolik Hidangan Imlek 09 Jan 2015 01:03 WIB


 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia