KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Olah RagaMasyarakat Antusias Dukung Kiprah Rio Haryanto di Ajang F1 oleh : Pengky
01-Mei-2016, 09:13 WIB


 
 
Masyarakat Antusias Dukung Kiprah Rio Haryanto di Ajang F1
KabarIndonesia - Jakarta, Antusias masyarakat Indonesia  mendukung Rio Haryanto berlaga di balap mobil Formula 1(F1) terus mengalir. Ini ditandai dengan dilakukannya peresmian layanan secara bersama-sama oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Komunikasi dan Informatika beserta seluruh jajaran Direksi Operator Seluler
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Rindu yang Tak Tersampaikan 18 Apr 2016 12:04 WIB

Syair Malam 08 Apr 2016 11:30 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Terlalu, Pelajar Ponorogo Banyak yang Hamil

 
PENDIDIKAN

Terlalu, Pelajar Ponorogo Banyak yang Hamil
Oleh : Muh Nurcholis | 24-Feb-2011, 00:59:20 WIB

KabarIndonesia - Ponorogo, Sungguh Keterlaluan. Itulah ungkapan yang pantas untuk fenomena yang melanda wajah pendidikan di Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, puluhan pelajar SMP dan SMA di Ponorogo dideteksi hamil dan terancam tak bisa mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) 2011 ini.

Diduga puluhan pelajar itu telah melakukan hubungan di luar nikah. Hal ini akibat pengaruh buruk penggunaan handphone dan Internet. Selain itu seringnya mereka dolan ke kafe remang-remang yang menjamur di penjuru Kota Reog ini.

Dugaan puluhan siswa hamil tersebut disampaikan oleh KPPPA (Kepala Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak), Retno Wulandari kepada Pewarta HOKI, Rabu (23/2).

Dia menjelaskan bahwa jumlah pelajar di Ponorogo yang telah melakukan hubungan intim sebelum menikah sungguh memprihatinkan sebab tiap tahun jumlahnya terus mengalami peningkatan.

Puluhan siswa yang hamil itu sudah terdaftar menjadi peserta Unas tahun 2011 ini. "Mereka terdaftar sebagai peserta," jelasnya.

Pihak sekolah tak bisa memberikan sanksi apapun terhadap pelajar hamil. Selain akan menimbulkan diskriminasi, mereka juga dilindungi oleh undang-undang perlindungan anak.

”Kita hanya bisa memberi pengarahan karena mereka dilindungi oleh undang-undang KPPPA,” tegasnya. Meskipun kondisinya hamil karena statusnya masih pelajar, siswa yang mengalami kehamilan tetap boleh mengikuti Unas.

Hingga kini KPPPA berusaha semaksimal mungkin agar siswa hamil itu bisa mengikuti UNAS meskipun harus dengan kejar paket. Namun ia enggan membeberkan lebih lanjut berapa jumlah siswa yang hamil tersebut. "Yang pasti jumlahnya puluhan," bebernya.

Menangapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Dwikora Hadi Meinanda menyatakan bahwa semaksimal mungkin para siswa yang hamil ini bisa mengikuti UNAS. Dengan syarat, terdaftar di nomor induk siswa atau DNT (Daftar Nominasi Tetap) peserta UNAS.
"Karena meski melanggar, mereka masih berstatus siswa dan tetap memiliki hak untuk mengikutinya," pungkasnya. (*)




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
UKM Pewarnaan Kain Pantaioleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
17-Apr-2016, 23:22 WIB


 
  UKM Pewarnaan Kain Pantai Jumangin, pengusaha pewarnaan kain sarung pantai sedang menjemur kain yang telah diberi warna dasar di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu, 9 April 2016. Setelah diberi warna dasar, kain diberi motif sesuai ciri khas masing-masing pengusaha. Penjemuran dilakukan di
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 

 
Dampak Bunga Pinjaman Bank 01 Mei 2016 09:17 WIB

 

 

 
The Executive Meriahkan IFW 2016 14 Apr 2016 12:20 WIB

 

 

 

 
Sekali Yesus Tetap Yesus 22 Apr 2016 15:02 WIB


 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia