KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakeraan secara resmi meluncurkan pembentukan  Satgas Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Diharapkan mampu menjadi penyeimbang atas kebijakan sebelumnya yang dianggap mempermudah masuknya TKA, maka pembentukan Satgas TKA
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Laju 10 Kilometer 22 Mei 2018 14:44 WIB

Ranting Putih 22 Mei 2018 14:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Terlalu, Pelajar Ponorogo Banyak yang Hamil

 
PENDIDIKAN

Terlalu, Pelajar Ponorogo Banyak yang Hamil
Oleh : Muh Nurcholis | 24-Feb-2011, 00:59:20 WIB

KabarIndonesia - Ponorogo, Sungguh Keterlaluan. Itulah ungkapan yang pantas untuk fenomena yang melanda wajah pendidikan di Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, puluhan pelajar SMP dan SMA di Ponorogo dideteksi hamil dan terancam tak bisa mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) 2011 ini.

Diduga puluhan pelajar itu telah melakukan hubungan di luar nikah. Hal ini akibat pengaruh buruk penggunaan handphone dan Internet. Selain itu seringnya mereka dolan ke kafe remang-remang yang menjamur di penjuru Kota Reog ini.

Dugaan puluhan siswa hamil tersebut disampaikan oleh KPPPA (Kepala Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak), Retno Wulandari kepada Pewarta HOKI, Rabu (23/2).

Dia menjelaskan bahwa jumlah pelajar di Ponorogo yang telah melakukan hubungan intim sebelum menikah sungguh memprihatinkan sebab tiap tahun jumlahnya terus mengalami peningkatan.

Puluhan siswa yang hamil itu sudah terdaftar menjadi peserta Unas tahun 2011 ini. "Mereka terdaftar sebagai peserta," jelasnya.

Pihak sekolah tak bisa memberikan sanksi apapun terhadap pelajar hamil. Selain akan menimbulkan diskriminasi, mereka juga dilindungi oleh undang-undang perlindungan anak.

”Kita hanya bisa memberi pengarahan karena mereka dilindungi oleh undang-undang KPPPA,” tegasnya. Meskipun kondisinya hamil karena statusnya masih pelajar, siswa yang mengalami kehamilan tetap boleh mengikuti Unas.

Hingga kini KPPPA berusaha semaksimal mungkin agar siswa hamil itu bisa mengikuti UNAS meskipun harus dengan kejar paket. Namun ia enggan membeberkan lebih lanjut berapa jumlah siswa yang hamil tersebut. "Yang pasti jumlahnya puluhan," bebernya.

Menangapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Dwikora Hadi Meinanda menyatakan bahwa semaksimal mungkin para siswa yang hamil ini bisa mengikuti UNAS. Dengan syarat, terdaftar di nomor induk siswa atau DNT (Daftar Nominasi Tetap) peserta UNAS.
"Karena meski melanggar, mereka masih berstatus siswa dan tetap memiliki hak untuk mengikutinya," pungkasnya. (*)




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci Rezki Yanuar, Brand Manager Shopee Indonesia memaparkan kampanye Ramadhan Shopee dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2018.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Peradaban Barat dan Timur 22 Mei 2018 13:51 WIB


 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Tempat Sampah Pintar 17 Mei 2018 22:48 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia