KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiJangan Lewatkan Berpartisipasi pada Lomba Tulis HOKI 2016 oleh : Redaksi-kabarindonesia
06-Nov-2016, 20:01 WIB


 
 
Jangan Lewatkan Berpartisipasi pada Lomba Tulis HOKI 2016
KabarIndonesia - Dalam rangka menyambut hari ulang tahun Harian Online KabarIndonesia (HOKI) yang ke-10 tahun pada 11 November 2016 ini dan pembukaan kelas baru Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH),
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Puisi Kecil tuk Anakku Sayang 08 Des 2016 03:06 WIB

Asa Tak Kunjung Padam 08 Des 2016 03:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Birunya Cinta Payung Jokowi 07 Des 2016 03:21 WIB

 
 
PENDIDIKAN

Siswa Inklusi tak Mesti Ikut UN
Oleh : Chairoel Anwar | 08-Mei-2012, 16:24:46 WIB

KabarIndonesia - TANJUNGPINANG, Siswa berkebutuhan khusus yang mengenyam pendidikan di sekolah inklusi tidak diharuskan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN). Namun, jika guru menilai siswa tersebut mampu untuk mengikuti, status siswa bersangkutan sama dengan siswa normal lainnya.

Demikian dikatakan Kasubdit Evaluasi dan Perencanaan, Direktorat Pembinaan PKLK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harizal, menanggapi kebingungan guru sekolah inklusi mengenai UN untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Guru bersangkutan bingung karena anak-anak berkebutuhan khusus rata-rata tidak bisa tuntas pelajaran selayaknya anak normal lainnya.

“Guru yang tahu apakah anak tersebut mampu atau tidak mengikuti ujian. Jika anak berkebutuhan khusus dinilai tak mampu, yaa tak apa tidak mengikuti ujian. Nanti, pada saat kelulusan mereka hanya mendapatkan surat keterangan tanda tamat belajar. Tapi, kalau dirasakan mampu, maka statusnya sama dengan anak lainnya,” terang Harizal saat rapat koordinasi peningkatan akses dan mutu pendidikan khusus dan layanan khusus (PKLK) se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Hotel Comfort Tanjungpinang, kemarin.

Karena itu, imbuh Harizal, guru harus benar-benar memahami kondisi anak. Apalagi, anak-anak berkebutuhan khusus juga didampingi oleh guru pendamping khusus (GPK) untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah inklusi.

Dia mengakui, tidak semua anak berkebutuhan khusus (ABK) bisa tuntas mengikuti pendidikan. “Metode belajar bagi anak berkebutuhan khusus itu bisa secara klasikal, bisa pula secara individual. Tapi yang jelas, anak-abak berkebutuhan khusus tak pelu dipaksa untuk mengikuti ujian nasional,” tegas Harizal. (*)



Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pembangunan Simpang Semanggioleh : Dicky Ari Wibowo
21-Nov-2016, 18:41 WIB


 
  Pembangunan Simpang Semanggi Suasana pembangunan simpang susun Semanggi, Jakarta, Sabtu (21/5/2016). Pembangunan simpang susun Semanggi direncanakan akan memakan waktu sekitar satu tahun ke depan.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Suara Anak Negeri 23 Nov 2016 12:07 WIB

 

 

 

 

 
Kado Istimewa PBSI Wiranto 18 Nov 2016 08:43 WIB

 

 
Batas Realitas di Kaki Langit 06 Nov 2016 18:13 WIB

 

 

 

 
Kodam Siliwangi Gelar Istighosah 27 Nov 2016 23:13 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia