KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAktifnya Aliran Massa Udara Basah, Picu Cuaca Ekstrim Sejumlah Wilayah Indonesia oleh : Rohmah S
26-Apr-2018, 10:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah seperti hujan disertai puting beliung di Jogjakarta dan Minahasa, banjir di Cilegon dan Bumi Ayu pada saat musim peralihan dari penghujan menuju kemarau menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, berikut penjelasan Drs.
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ibu 25 Apr 2018 16:27 WIB

Pemimpin 01 Mar 2018 12:42 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

Siswa Inklusi tak Mesti Ikut UN
Oleh : Chairoel Anwar | 08-Mei-2012, 16:24:46 WIB

KabarIndonesia - TANJUNGPINANG, Siswa berkebutuhan khusus yang mengenyam pendidikan di sekolah inklusi tidak diharuskan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN). Namun, jika guru menilai siswa tersebut mampu untuk mengikuti, status siswa bersangkutan sama dengan siswa normal lainnya.

Demikian dikatakan Kasubdit Evaluasi dan Perencanaan, Direktorat Pembinaan PKLK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harizal, menanggapi kebingungan guru sekolah inklusi mengenai UN untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Guru bersangkutan bingung karena anak-anak berkebutuhan khusus rata-rata tidak bisa tuntas pelajaran selayaknya anak normal lainnya.

“Guru yang tahu apakah anak tersebut mampu atau tidak mengikuti ujian. Jika anak berkebutuhan khusus dinilai tak mampu, yaa tak apa tidak mengikuti ujian. Nanti, pada saat kelulusan mereka hanya mendapatkan surat keterangan tanda tamat belajar. Tapi, kalau dirasakan mampu, maka statusnya sama dengan anak lainnya,” terang Harizal saat rapat koordinasi peningkatan akses dan mutu pendidikan khusus dan layanan khusus (PKLK) se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Hotel Comfort Tanjungpinang, kemarin.

Karena itu, imbuh Harizal, guru harus benar-benar memahami kondisi anak. Apalagi, anak-anak berkebutuhan khusus juga didampingi oleh guru pendamping khusus (GPK) untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah inklusi.

Dia mengakui, tidak semua anak berkebutuhan khusus (ABK) bisa tuntas mengikuti pendidikan. “Metode belajar bagi anak berkebutuhan khusus itu bisa secara klasikal, bisa pula secara individual. Tapi yang jelas, anak-abak berkebutuhan khusus tak pelu dipaksa untuk mengikuti ujian nasional,” tegas Harizal. (*)



Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Pelari Indonesia Pertama di FWD North Pole Marathon 2018 Wakil Direktur Utama FWD Life, Rudi Kamdani (kiri) sedang memberikan jaket FWD Life kepada Pelari Maraton Indonesia, Fedi Fianto (kanan) sebagai simbol FWD Life resmi melepas Fedi sebelum keberangkatannya ke Kutub Utara.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pengabdian Tentara di Pojok Desa 10 Apr 2018 14:27 WIB

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia