KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKonferensi Asia Afrika ke-60 Diikuti 79 Negara Asia Afrika oleh : Bambang
21-Apr-2015, 00:30 WIB


 
 
Konferensi Asia Afrika ke-60 Diikuti 79 Negara Asia Afrika
KabarIndonesia - Pejambon (Jakarta), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menggelar temu pers di Kantor Kemenlu Pejambon, Jakarta. Pada Dita Faisal (tvOne), Ira Kusno (Kompas TV), Najwa Shihab (Metro TV) dan Pewarta Kabarindonesia, beliau mengatakan bahwa seluruh isi Deklarasi/Dasa Sila Bandung
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Mooi Bandoeng 19 Apr 2015 11:35 WIB

Dialog via SMS 16 Apr 2015 14:15 WIB

 
Tahura Sultan Adam 13 Apr 2015 02:01 WIB


 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB

 
Sang Penantang Takdir! 16 Apr 2015 08:55 WIB

Krisis Kepercayaan Narasumber 15 Apr 2015 07:48 WIB

 
 
PENDIDIKAN

Siswa Inklusi tak Mesti Ikut UN
Oleh : Chairoel Anwar | 08-Mei-2012, 16:24:46 WIB

KabarIndonesia - TANJUNGPINANG, Siswa berkebutuhan khusus yang mengenyam pendidikan di sekolah inklusi tidak diharuskan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN). Namun, jika guru menilai siswa tersebut mampu untuk mengikuti, status siswa bersangkutan sama dengan siswa normal lainnya.

Demikian dikatakan Kasubdit Evaluasi dan Perencanaan, Direktorat Pembinaan PKLK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harizal, menanggapi kebingungan guru sekolah inklusi mengenai UN untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Guru bersangkutan bingung karena anak-anak berkebutuhan khusus rata-rata tidak bisa tuntas pelajaran selayaknya anak normal lainnya.

“Guru yang tahu apakah anak tersebut mampu atau tidak mengikuti ujian. Jika anak berkebutuhan khusus dinilai tak mampu, yaa tak apa tidak mengikuti ujian. Nanti, pada saat kelulusan mereka hanya mendapatkan surat keterangan tanda tamat belajar. Tapi, kalau dirasakan mampu, maka statusnya sama dengan anak lainnya,” terang Harizal saat rapat koordinasi peningkatan akses dan mutu pendidikan khusus dan layanan khusus (PKLK) se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Hotel Comfort Tanjungpinang, kemarin.

Karena itu, imbuh Harizal, guru harus benar-benar memahami kondisi anak. Apalagi, anak-anak berkebutuhan khusus juga didampingi oleh guru pendamping khusus (GPK) untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah inklusi.

Dia mengakui, tidak semua anak berkebutuhan khusus (ABK) bisa tuntas mengikuti pendidikan. “Metode belajar bagi anak berkebutuhan khusus itu bisa secara klasikal, bisa pula secara individual. Tapi yang jelas, anak-abak berkebutuhan khusus tak pelu dipaksa untuk mengikuti ujian nasional,” tegas Harizal. (*)



Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Bandung Siap Sambut KAA 2015oleh : Johanes Krisnomo
19-Apr-2015, 13:53 WIB


 
  Bandung Siap Sambut KAA 2015 Geliat suasana persiapan gelaran Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA), Bandung, 24 April 2015 tampak meriah dan bersemangat. Penyelesaian tahap akhir sarana dan prasarana pendukung masih tampak di beberapa tempat di sekitar Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung, tempat berlangsungnya acara.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ironis di Negara Agraris 08 Apr 2015 11:24 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia