KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniBlunder (Sang Buruh) Menteri Tedjo oleh : Arief Rahmat Piliang
23-Feb-2015, 10:52 WIB


 
  KabarIndonesia - Pernyataan Menkopolhukam, Tedjo Edhi Purdijanto, kian hari kian blunder. Setelah sebelumnya menyebut KPK didukung rakyat tak jelas, kini Tedjo memasuki ranah buruh. Ancaman pegawai KPK untuk mogok jika seluruh pimpinannya ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri, direspon Tedjo dengan jawaban
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Pejuang Hidup 25 Feb 2015 20:38 WIB

Benarkah? 23 Feb 2015 10:55 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Banjir Bikin Stres Deera Idol! 18 Feb 2015 20:35 WIB


 
Kisah Memilukan Sang Penjual Tebu 17 Feb 2015 14:12 WIB

 
 
PENDIDIKAN

Siswa Inklusi tak Mesti Ikut UN
Oleh : Chairoel Anwar | 08-Mei-2012, 16:24:46 WIB

KabarIndonesia - TANJUNGPINANG, Siswa berkebutuhan khusus yang mengenyam pendidikan di sekolah inklusi tidak diharuskan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN). Namun, jika guru menilai siswa tersebut mampu untuk mengikuti, status siswa bersangkutan sama dengan siswa normal lainnya.

Demikian dikatakan Kasubdit Evaluasi dan Perencanaan, Direktorat Pembinaan PKLK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harizal, menanggapi kebingungan guru sekolah inklusi mengenai UN untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Guru bersangkutan bingung karena anak-anak berkebutuhan khusus rata-rata tidak bisa tuntas pelajaran selayaknya anak normal lainnya.

“Guru yang tahu apakah anak tersebut mampu atau tidak mengikuti ujian. Jika anak berkebutuhan khusus dinilai tak mampu, yaa tak apa tidak mengikuti ujian. Nanti, pada saat kelulusan mereka hanya mendapatkan surat keterangan tanda tamat belajar. Tapi, kalau dirasakan mampu, maka statusnya sama dengan anak lainnya,” terang Harizal saat rapat koordinasi peningkatan akses dan mutu pendidikan khusus dan layanan khusus (PKLK) se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Hotel Comfort Tanjungpinang, kemarin.

Karena itu, imbuh Harizal, guru harus benar-benar memahami kondisi anak. Apalagi, anak-anak berkebutuhan khusus juga didampingi oleh guru pendamping khusus (GPK) untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah inklusi.

Dia mengakui, tidak semua anak berkebutuhan khusus (ABK) bisa tuntas mengikuti pendidikan. “Metode belajar bagi anak berkebutuhan khusus itu bisa secara klasikal, bisa pula secara individual. Tapi yang jelas, anak-abak berkebutuhan khusus tak pelu dipaksa untuk mengikuti ujian nasional,” tegas Harizal. (*)



Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sisi Lain Wilayah Perbatasanoleh : Ibnu Hafidz
21-Feb-2015, 05:52 WIB


 
  Sisi Lain Wilayah Perbatasan Dua orang pengunjung tengah asyik menikmati suasana waduk Cirata, Kamis, 19/2/2015. Waduk Cirata berada di tiga daerah: Purwakarta, Bandung, dan Cianjur. Tempat ini merupakan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar di Asia Tenggara dengan luas wilayah 62 KM2. Biasanya para
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
NamaKU = JiwaKU 25 Feb 2015 08:26 WIB

 

 
Banjir Jakarta dan Harapan 19 Feb 2015 22:25 WIB

 

 
Belajar dari Kehidupan Lebah 18 Feb 2015 20:28 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia