KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter Bulan September 2014 Kategori Berita Artikel oleh : Redaksi-kabarindonesia
20-Sep-2014, 05:40 WIB


 
 
Top Reporter Bulan September 2014 Kategori Berita Artikel
KabarIndonesia - Pada bulan September 2014, Redaksi KabarIndonesia telah memilih Sdr. Agus Suriadi sebagai Top Reporter untuk kategori berita artikel.

Segenap Dewan Redaksi Harian Online KabarIndonesia (HOKI) mengucapkan selamat atas prestasinya dan terima kasih atas kontribusinya selama ini. Semoga terus bersemangat berkarya
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Tagihan itu 20 Sep 2014 05:47 WIB

Mengaduk Rasa 15 Sep 2014 10:45 WIB

 
Sumut Gelar Festival Budaya 03 Sep 2014 12:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Gita Gutawa, Diva Muda Indonesia 06 Sep 2014 09:34 WIB

Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

 

 

Menulis itu Menyembuhkan Galau

 
PENDIDIKAN

Menulis itu Menyembuhkan Galau
Oleh : Muhammad Ali Murtadlo | 10-Mei-2013, 20:31:06 WIB

KabarIndonesia - Rabu (8/5) kemarin, kami komunitas Laskar Ambisius (LA) dan Gerakan IAIN Sunan Ampel Menulis (GISAM) kedatangan tamu istimewa, Ahmad Sahidah, Ph.D. Beliau adalah penulis internasional yang produktif menulis di media massa sekaligus dosen di Universitas Utara Malaysia. Bertempat di Ruang Sidang Kopertais IAIN Sunan Ampel Surabaya acara pertemuan sekaligus stadium general dengan tajuk “Menulis itu Menyembuhkan” digelar. Dengan penuh semangat Ahmad Sahidah menceritakan pengalamannya terkait dengan dunia kepenulisan. Kami juga diberikan trik jitu untuk tembus media, baik lokal maupun nasional. Trik yang sangat mahal jika harus membeli lewat seminar-seminar atau pelatihan-pelatihan besar. Tapi di sini kami diberikan secara cuma-cuma.

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan oleh penulis agar tulisannya dapat dimuat oleh redaktur. Pertama dari segi tehnik, seorang penulis harus cermat dan teliti dalam memilah dan memilih kata, baik dari segi penggunaan maupun pengetikan. Karena redaktur tidak akan menerima tulisan yang ketika dibaca sudah acak-acakan.

Yang kedua dari segi analitik. Penulis juga harus mampu menganalisa dengan baik. Dalam arti bisa memberikan pisau analisa yang tajam agar tulisan mempunyai ruh. Ruh dalam tulisan sangat penting karena sangat mempengaruhi isi dan pesan yang akan disampaikan oleh penulis.

Ketiga yang tak kalah pentingnya adalah komunikasi. Yakni komunikasi dengan penulis-penulis hebat, maupun dengan redaktur media massa. Ketiga trik itu yang menurut Ahmad Sahidah penting untuk dilakukan oleh seorang penulis media massa.

Selain itu, kata Pak Ahmad, panggilan akrabnya, menulis itu dapat menyembuhkan. Menyembuhkan dalam arti dapat menghilangkan resah akibat fikiran tak sesuai dengan perasaaan, atau fikiran dan perasaan tak sesuai dengan tindakan. Beliau menjelaskan bahwa ketiga hal, fikiran, perasaan dan tindakan harus nyambung dan berjalan dengan seimbang. Jika ketiga hal tersebut mengalami masalah maka yang tercipta adalah kegelisahan dan menimbulkan penyakit galau. Dan obat yang mujarab adalah menulis. Dengan menulis dan menumpahkan segala keresahan, penyakit galau itu sirna. Seperti mantan Presiden B.J Habibie, lewat buku yang difilmkan “Habibie dan Ainun” dia berhasil menghilangkan rasa galaunya lantaran ditinggal wafat sang istri tercinta, Ainun.

Maka tunggu apa lagi? yang lagi galau silahkan menulis! (*)


*) Aktivis Laskar Ambisius (LA), Aliansi Mahasiswa Bidik Misi (AMBISI) IAIN Sunan Ampel Surabaya



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Jangan Salah Menuntun Anak di Jalanoleh : Jumari Haryadi
16-Sep-2014, 14:43 WIB


 
  Jangan Salah Menuntun Anak di Jalan Siapa orang yang tak sayang dengan anaknya? Namun ternyata masih ada saja orang yang tak paham cara menjaga anaknya, misalnya ketika sedang membawanya jalan-jalan. Seperti terlihat dalam foto yang di ambil di Jalan Rajawali, Kota Bandung (14/09/2014). Seorang ibu menuntun anaknya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Kumpulan Petapa dari Kanekes 19 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia