KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 
 
PENDIDIKAN

Ponpes, Pusat Rehabilitasi Korban Narkoba
Oleh : Ir. Sw. Andrisias | 04-Jun-2013, 10:16:03 WIB

KabarIndonesia - Direktorat Pasca Rehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Pondok Pesantren Darul Najah di desa Bojong Keji, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, yang diikuti para ustad dan santri serta orangtua santri Ponpes Darul Najah. 

Kehadiran Pondok Pesantren Darul Najah pimpinan Ustad Miftah, telah memberikan pengaruh kepada masyarakat sekitarnya, ada beberapa orang yang hadir dalam FGD adalah mantan pecandu lem, ganja dan lain-lain termasuk juga peminum berat, namun berkat bimbingan Ustad Miftah mereka sudah sadar dan sudah mau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan, bahkan ada anaknya yang menjadi santri cerdas dan cepat menyerap ilmu yang diberikan para Ustad. Mereka merasa senang dengan kehadiran pondok pesantren di desanya dan sangat membantu dalam program-programnya.

Kombes Pol. Drg. Agus Gatot Purwanto, dari BNN mengungkapkan, Pondok Pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia merupakan wahana yang sangat tepat untuk menjadi tempat rehabilitasi korban penyalahguna narkoba yang berbasis religi,

"Selain karena masyarakat Indonesia pada umumnya sangat patuh dalam menjalankan agamanya, Ponpes selalu berada di tengah-tangah masyarakat yang mempunyai tugas mulia tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, namun juga ilmu-ilmu kehidupan. Para santri diajarkan bagaimana hidup mandiri, bagaimana cara menjalani  Akhlak yang mulia seperti bagaimana cara menghormati guru, tamu, orang tua dan teman," ungkap Agus. 

Menurut Agus, praktek tentang ilmu kehidupan ini yang dinilainya sangat penting dan menjadi dasar bagaimana seseorang menjalani kehidupannya, "Namun saat ini sangat kurang diberikan di lingkungan-lingkungan sekolah pada umumnya," ujar Agus.

Dalam kesempatan tersebut, Agus memberikan motivasi serta dukungan kepada pengurus pengurus Pondok Pesantren untuk berperan menjadi akses dari para korban penyalahgunaan Narkoba yang berada di lingkungan desa Bojong Keji dan sekitarnya untuk mau menjalani rehabilitasi, "Bisa diawali di Ponpes ini, selanjutnya dibawa ke Pusat Rehabilitasi BNN atau tetap menjalani rehabilitasi di Ponpes ini sesuai aturan yang berlaku disini sebagai santri," kata Agus.

Agus sangat berharap keberadaan Ponpes dapat menjadi mitra dalam membangun karakter bangsa Indonesia dan sekaligus sebagai tempat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi akibat penyalahgunaan narkoba. (*)




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia