KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniAhmadiyah versi MUI oleh : Hans Wijaya
02-Sep-2010, 02:00 WIB


 
 
Ahmadiyah versi MUI
KabarIndonesia - Peristiwa kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah di seluruh Indonesia terus berlangsung dan terulang kembali. Terakhir, kekerasan menimpa jemaat Ahmadi di Manislor, Kuningan, Jawa Barat. Sikap keras para penolak Ahmadiyah diwarnai dengan tindak kekerasan fisik yang cenderung melanggar hukum, hak
selengkapnya....


 

Enthusiasm by Fida R. Abbott

 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Jurnalis 25 Jul 2010 19:29 WIB

Lowongan Desainer Grafis 19 Mei 2010 14:56 WIB

 
Tim Pencari Fakta Insiden Biau 02 Sep 2010 02:14 WIB

Polda Kepri Bekuk Jambret 29 Aug 2010 21:06 WIB

 
Seleramu yang Puitis 01 Sep 2010 00:37 WIB

Pekarangan Tubuh 30 Aug 2010 02:19 WIB

 
Floriade, Festival Bunga 20 Aug 2010 12:47 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Meneguhkan KeIndonesiaan Kita 29 Aug 2010 21:03 WIB

Purnama Theatre, Nasibmu Kini 19 Aug 2010 04:04 WIB

 

Konflik Internal Yayasan Merugikan Siswa SMA Ta'miriyah Surabaya

 
PENDIDIKAN

Konflik Internal Yayasan Merugikan Siswa SMA Ta'miriyah Surabaya
Oleh : R. Pudyanto | 05-Jan-2010, 02:44:36 WIB

KabarIndonesia - Konflik internal  Yayasan Ta'Mirul Masjid Kemayoran Surabaya, pengelola SMA Ta'Miriyah, yang tak kunjung terselesaikan, bahkan semakin memanas, membuat para siswa kelas 1,2,3 kembali melakukan demo.

Demo kali ini berlangsung mulai pukul 7 pagi tadi (Senin, 4 januari 2010) hingga siang pukul 11. Praktis tidak ada kegiatan belajar mengajar sama sekali untuk hari ini. Siswa berdemo di gedung DPRD 1 Jawa Timur membawa poster dan spanduk yang bertuliskan meminta tolong kepada DPRD 1 dan kepolisian agar membantu cepat terselesaikannya konflik internal ini. Agar bisa melanjutkan kembali kegiatan belajar mengajar dengan tenang dalam rangka menghadapi UNAS dan ujian kenaikan kelas.

Dewi, salah seorang siswa kelas 1 menyatakan, mereka takut karena akhir-akhir ini ada beberapa orang (yang dianggap preman) yang berjaga-jaga di sekolah mereka selain satpam. Dan kakak kelas mereka, kelas 3, takut kalau ijazah mereka dianggap tidak sah apabila ditandatangani oleh Kepala Sekolah yang baru, Djinan, yang diangkat oleh Yayasan Baru Ta'mirul Masjid Kemayoran menggantikan Munif (kepala sekolah lama).

Menanggapi perselisihan internal yayasan tersebut, Diknas Surabaya menuntut kedua belah pihak yang bersengketa agar dapat menyelesaikan kasusnya sebelum UNAS. Agar tidak terjadi kerugian di pihak siswa dan orang tua. Sahudi, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya mengatakan, "Kita menjamin bahwa ijazah SMA Ta'miriyah adalah sah, siapa pun kepala sekolah yang menandatanganinya."

Tampak sekali bahwa demo yang dilakukan para siswa kelas 1 sampai 3 ini untuk mendukung Munif Musharif, Kepala Sekolah SMA Ta'miriyah lama yang dipecat oleh pihak yayasan baru tanpa alasan yang jelas. Setelah dihalau dari Gedung DPRD 1 Jawa Timur oleh pihak kepolisian, pengunjuk rasa melanjutkan sebentar demo di depan gedung sekolah. Hal ini cukup membuat jalan Kemayoran-Indrapura macet karena pengguna jalan ingin melihat apa yang terjadi.

Aparat kepolisian segara menertibkan siswa agar masuk ke halaman sekolah. Awalnya mereka membangkang, tetapi salah satu perwira pengendali di lapangan berteriak dengan tegas, "Masuk segera atau kami paksa dorong kalian masuk sekolah!"

Mendengar itu, siswa pun ciut nyalinya, dan secara perlahan berbaris masuk ke halaman. Di dalam halaman sekolah, demo masih berlanjut dengan teriakan-teriakan tuntuan mereka. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pengungsi Terancam ISPA dan Diareoleh : Andi Cristop
31-Aug-2010, 23:11 WIB


 
  Pengungsi Terancam ISPA dan Diare Hari kelima (31/8) pasca pengungsian akibat adanya letusan Gunung Sinabung, keadaan 1.500 pengungsi di pos penampungan Jambur Taras, Berastagi mulai terganggu masalah kesehatannya. Tim medis yang bertugas mengatakan bahwa penyakit ISPA dan diare mulai menyerang para pengungsi. (*)
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 
Paska Pidato Presiden SBY 02 Sep 2010 13:58 WIB

Ustadz, Saya yang Paling Benar! 31 Aug 2010 02:11 WIB

 

 

 

 
DFO Bermasalah dan Feng Shui 17 Aug 2010 23:37 WIB

Penganggur Usia Muda Meningkat 17 Aug 2010 13:45 WIB

 
Bantuan untuk 39 Atlet Siak 02 Sep 2010 14:37 WIB

Liga Inggris: Aroma Laga Terendus 29 Aug 2010 21:13 WIB

 
Belajar dari Warren Buffet 26 Jul 2010 22:59 WIB

Ustadz SolMed, Saingan UJE? 26 Jul 2010 22:29 WIB

 

 
Arah Perjuangan Baru JOTHI 20 Aug 2010 04:16 WIB

 
Eloknya Si Plirik van Java 31 Aug 2010 13:49 WIB

Perketat Pengawasan Tambang 27 Aug 2010 13:52 WIB

 
Sarana Komunikasi Tersendat 28 Aug 2010 02:10 WIB

Situs Porno Resmi Diblokir 19 Aug 2010 03:17 WIB

 
IIP Santuni Anak Yatim Piatu 25 Aug 2010 12:53 WIB


 
Yayasan Peduli Hutan Lestari
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia