KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupGunakan Rantang sebagai Pembungkus Makanan oleh : Irma Susilawati Dana
03-Sep-2010, 01:33 WIB


 
 
Gunakan Rantang sebagai Pembungkus Makanan
KabarIndonesia - Kampanye lingkungan, sudahkan berdampak positif pada perubahan gaya hidup? Pertanyaan itu ditujukan untuk kita, khususnya masyarakat yang tinggal di kota besar, seperti Jakarta.

Armely Meiviana, mewakili Green Life-style, sebuah komunitas atau tepatnya mailing list yang anggotanya kerap
selengkapnya....


 

Enthusiasm by Fida R. Abbott

 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Jurnalis 25 Jul 2010 19:29 WIB

Lowongan Desainer Grafis 19 Mei 2010 14:56 WIB

 
Tim Pencari Fakta Insiden Biau 02 Sep 2010 02:14 WIB

Polda Kepri Bekuk Jambret 29 Aug 2010 21:06 WIB

 
Seleramu yang Puitis 01 Sep 2010 00:37 WIB

Pekarangan Tubuh 30 Aug 2010 02:19 WIB

 
Floriade, Festival Bunga 20 Aug 2010 12:47 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Meneguhkan KeIndonesiaan Kita 29 Aug 2010 21:03 WIB

Purnama Theatre, Nasibmu Kini 19 Aug 2010 04:04 WIB

 
 
PENDIDIKAN

Laptop dari Dana BOS Tidak Bisa Dipergunakan
Oleh : Choironi Zainul Arifin | 27-Aug-2009, 00:53:04 WIB

KabarIndonesia - Penolakan yang dilakukan oleh beberapa kepala sekolah dan paguyuban UPTD untuk membeli laptop dari dana BOS memang dituruti oleh Dispendik Jember. Yang awalnya setiap sekolah diwajibkan untuk membeli laptop dari dana BOS, oleh Kepala Dispendik Jember Achmad Sudiono diputuskan untuk tidak diwajibkan memiliki laptop.

Penolakan itu disebabkan harga yang cukup berbeda dengan yang ada di pasaran. Laptop yang dijual Dispendik seharga Rp 10,5 juta. Sementara harga di pasaran sebuah setara dengan yang dijual dispendik harganya tidak lebih dari Rp 5,23 juta rupiah. Apalagi didalam laptop tersebut hanya ada tambahan software pengelolaan dana BOS saja.

Menurut Kepala Skolah SMPN 7 Jember, sebenarnya untuk mendapatkan software pengelolaan dana BOS tidak perlu membeli laptop, cukup beli saftwarenya saja. “Sebaiknya sekolah membeli software BOS saja, karena hampir semua sekolah sudah mempunyai computer,” ujarnya.
 
Disinyalir, pengadaan itu diproyekkan dengan harga lebih dari mahal dari harga pasar hanya dengan alsan adanya software untuk membuat laporan dana BOS. “Dipasaran harga laptop sejenis hanya sekitar Rp 6 jutaan, namun dengan alas an ada softarenya, diwajibkan membeli seharga Rp 10,5 juta,” imbuhnya. Bisa jadi indikasi pembelian laptop itu, diproyekkan, karena untuk penyalurannya dilakukan oleh CV Tri Putra Wicaksana.
Bisa dibayangkan, berapa dana BOS yang harus dialirkan jika lembaga SD dan SMP penerima BOS di Jember sebanyak 1.282. Berarti Dispendik bakal membeli laptop sebanyak 1.282 buah dan wajib dibeli oleh masing-masing KS dengan menggunakan dana BOS.

Saiful sendiri terlanjur membeli laptop dari dana bantuan operasional sekolah (BOS). Sayangnya, menurut Saiful, mahalnya harga laptop yang mencapai Rp 10,5 juta tidak sebanding dengan spesifikasinya. Padahal setelah diperbandingkan dengan harga pasaran, laptop Acer Extensa 4630z tidak lebih dari Rp 5,8 juta. Berarti harga software system pelaporan keuangan BOS dihargai senilai Rp 4,7 juta saja.

Walaupun telah telah terlanjur beli Laptop made in Dispendik Jember, Laptop tersebut belum bias dipergunakan. Pasalnya, dalam pengoperasian software BOS itu menggunakan password, dan password tersebut belum diberikan kepada pembeli laptop.
“Saya beli, tapi tidak bisa digunakan, ada passwordnya, inikan aneh,” ungkapnya.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pengungsi Terancam ISPA dan Diareoleh : Andi Cristop
31-Aug-2010, 23:11 WIB


 
  Pengungsi Terancam ISPA dan Diare Hari kelima (31/8) pasca pengungsian akibat adanya letusan Gunung Sinabung, keadaan 1.500 pengungsi di pos penampungan Jambur Taras, Berastagi mulai terganggu masalah kesehatannya. Tim medis yang bertugas mengatakan bahwa penyakit ISPA dan diare mulai menyerang para pengungsi. (*)
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 
Paska Pidato Presiden SBY 02 Sep 2010 13:58 WIB

Ahmadiyah versi MUI 02 Sep 2010 02:00 WIB

 

 

 

 
DFO Bermasalah dan Feng Shui 17 Aug 2010 23:37 WIB

Penganggur Usia Muda Meningkat 17 Aug 2010 13:45 WIB

 
Bantuan untuk 39 Atlet Siak 02 Sep 2010 14:37 WIB

Liga Inggris: Aroma Laga Terendus 29 Aug 2010 21:13 WIB

 
Belajar dari Warren Buffet 26 Jul 2010 22:59 WIB

Ustadz SolMed, Saingan UJE? 26 Jul 2010 22:29 WIB

 

 
Arah Perjuangan Baru JOTHI 20 Aug 2010 04:16 WIB

 
Eloknya Si Plirik van Java 31 Aug 2010 13:49 WIB

Perketat Pengawasan Tambang 27 Aug 2010 13:52 WIB

 
Sarana Komunikasi Tersendat 28 Aug 2010 02:10 WIB

Situs Porno Resmi Diblokir 19 Aug 2010 03:17 WIB

 
IIP Santuni Anak Yatim Piatu 25 Aug 2010 12:53 WIB


 
Yayasan Peduli Hutan Lestari
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia