KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 

Maba Unindra Tujuh Ribu Orang

 
PENDIDIKAN

Maba Unindra Tujuh Ribu Orang
Oleh : Hari Supriyanto | 09-Sep-2011, 06:28:42 WIB

KabarIndonesia - Bertempat di Balai Prajurit Markas Komando Masrinir, Cilandak Jakarta Selatan, Sabtu (20/8) Universitas Indraprasta (Unindra) menggelar acara Pesmab bagi calon mahasiswa baru yang diikuti oleh 7.000 mahasiswa baru. Gedung yang menjadi tempat acara tidak menampung seluruh mahasiswa baru yang masuk dan terdaftar, sehingga panitia pelaksana membuat tenda di luar ruangan. Fenomena ini memberikan kesan bahwa Undindra telah mendapat tempat di hati masyarakat sebagai tempat pilihan untuk menuntut ilmu ke perguruan tinggi sehingga menjadi harapan di masa depan.

Rektor Unindra, Prof. DR. Soemaryoto dalam sambutannya menyampaikan, Pesmab ini merupakan tahapan pertama bagi mahasiswa yang memasuki kuliah dari sebelumnya adalah masih di SMA.
 
"Di mana banyak sekali perbedaan yang jauh di dalam proses belajar nanti sambil berjalan dan bertahap saudara sekalian akan mendapatkan informasi beberapa hal yang terkait dengan proses belajar mengajar sehingga nantinya betul-betul dapat menyesuaikan diri, untuk menjadi, mahasiswa yang baik, disiplin dan jujur untuk memiliki motivasi dan menimba ilmu pengetahuan di Unindra," ujarnya.   

Soemaryoto mengatakan, Pesmab yang diikuti mahasiswa cukup banyak sehingga banyak mahasiswa yang di luar. Hal ini tidak membuat nyaman, dan atas kejadian tersebut saya atas nama Rektor menyampaikan permohonan maaf apabila dalam hal ini kurang berkenan di hati saudara sekalian. 
 
"Pendidikan di Unindra didasari tiga motto yakni, kepedulian, kemandirian dan kreativitas. Bukti dari kepedulian adalah yang tersirat di dalam UUD 1945 bahwa Unindra telah banyak membantu pemerintah di mana tujuan dari kemerdekaan adalah untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan Unindra menerapkan pendidikan yang sangat terjangkau," katanya.

Lanjutnya, Unindra peduli dalam mengentaskan pendidikan dan kemiskinan sehingga Unindra tidak perlu membuat iklan yang cukup mahal, tapi dengan media yang ada juga mahasiswa lama sehingga iklan berjalan dari mulut ke mulut sudah cukup.

"Sampai sekarang ini Unindra telah mendapat tempat di hati masyarakat," terang pria berkumis tipis ini.   

Soemaryoto melanjutkan, dengan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Unindra sekarang ini, semuanya berasal dari, oleh dan untuk mahasiswa, jadi tanpa bantuan dari siapapun. Unindra secara bertahap dapat memenuhi tuntutan untuk kebutuhan sarana dan prasarana dalam proses belajar mengajar yang dipersyaratkan oleh pemerintah. Dan ini terbukti bahwa Unindra telah mendapat apresiasi dari pemerintah dan apa yang kami lakukan dalam upaya untuk menjadi yang terbaik.  
 
"Memang perkembangan hidup manusia untuk mencapai peradaban yang lebih tinggi dan maju dari sebelumnya adalah harus melalui pendidikan yang bersifat moral, etika, sosial,dan keahlian. Itu semua adalah tujuan dari ilmu pengetahuan yang essensinya member sesuatu yang tidak tahu menjadi tahu, sesuatu yang salah menjadi benar dan dari sesuatu yang buruk menjadi lebih baik, karena pada dasarnya sifat manusia yang ingin tahu dan manusia diciptakan sang khalik adalah yang paling sempurna," ungkap Profesor Soemaryoto. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia