KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikSurvei SMRC: Mayorias Warga Tidak Suka Rizieq Shihab oleh : Wahyu Ari Wicaksono
26-Nov-2020, 10:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menemukan bahwa 73% warga Indonesia tahu atau pernah dengar nama Muhammad Rizieq Shihab (MRS). Dari yang tahu, yang suka kepada MRS 43%, yang berarti jauh di bawah kesukaan terhadap
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Masa Covid-19 Santoso Hutabarat Rela Mengajar Muridnya ke Rumah Dengan Sukarela

 
PENDIDIKAN

Masa Covid-19 Santoso Hutabarat Rela Mengajar Muridnya ke Rumah Dengan Sukarela
Oleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak | 13-Aug-2020, 02:59:01 WIB

KabarIndonesia - Tarutung, Seorang guru di Desa Jamburnauli Pagarsinondi Tapanuli Utara , melakukan proses mengajar yang berbeda di masa pandemi Covid-19. Suatu tindakan yang pantas diapresiasi dan diacungi jempol. Tanpa pretensi ingin pujian dari siapa pun, sang guru rela menyisihkan waktu mengunjungi rumah warga untuk mengajar murid-muridnya yang kini dirundung kesulitan mengikuti pelajaran seperti biasa.

Susanto Hutabarat, sang guru,   mendatangi  anak anak ke rumahnya untuk bisa mengajari mereka  di rumah masing-masing, semata- mata didorong keprihatinan di masa pandemi Covid-19, yang entah kapan berakhir.

Alasan  Hutabarat  melakukan itu adalah agar murid-muridnya bisa tetap belajar karena mereka tak bisa belajar dengan melakukan sistem belajar online. Desa yang terpencil membuat para murid tak semua memiliki akses internet. Selain masih banyak warga yang gaptek ( gagap teknologi ), bahkan belum mampu memiliki telepon pintar (smartphone).< br />Susanto seperti dilansir di akun media sosial  Alex Hutabarat, menyatakan dia memang melakukan itu karena tidak semua anak anak bisa belajar online. Dengan mendatangi murid-murid secara langsung, mereka akan mendapatkan pendidikan yang layak. Setidaknya murid-murid tersebut tidak sampai gelagapan kelak saat kondisi sudah normal. Dalam melaksanakan misinya itu Susanto juga tak lupa menerapkan peraturan jaga jarak dan tetap pakai masker.

Warga setempat berharap, di masa Covid 19 saat ini pemerintah harus memberikan solusi untuk anak-anak dan Guru  di desa yang tidak memiliki akses internet yg memadai. Di kabupaten Tapanuli Utara masih ada sejumlah desa terpencil yang belum memiliki akses (signal) internet. Seperti halnya kawasan dusun Torhonas atau Siantar Naipospos di Kecamatan Adiankoting, atau kawasan Desa Manalu Purba/ Hajoran Kecamatan Parmonangan.

Sistem belajar mengajar online memang sejauh ini masih disikapi dengan gagap oleh sebagian warga Taput. Jangankan di tingkat SD, SM, SMA, di tingkat PAUD dan TK pun kini belum diperkenankan masuk seperti biasa.

Foto: Santoso Hutabarat saat mengunjungi murid-muridnya di satu rumah untuk mengajar. ( dok/ fb Hutabarat)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Papua Nyatakan Dukungan Agar Otsus Jilid II Dilanjutkan pada Peringatan Hari Pahlawan Menyadari bahwa sejarah perjuangan pahlawan nasional Republik Indonesia khususnya yang tercermin pada peristiwa 10 November 2020 patut dikenang dan diteladani sebagai upaya generasi muda Indonesia dalam menghormati para pejuang yang telah merebut bangsa ini dari zaman penjajah hingga nyawa mereka
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
MENJAGA INTEGRITAS INTELEKTUAL. 19 Okt 2020 01:59 WIB

 

 

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia