KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPakar Jerman Tentang Hasil Pilpres 2019: Konservatisme Bakal Makin Kuat oleh : Kabarindonesia
18-Apr-2019, 08:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin berdasarkan hitung cepat tampaknya menang jauh dalam Pilpres 2019. Apa artinya bagi perkembangan politik di Indonesia? Wawancara DW dengan pengamat Indonesia asal Jerman ,Timo Duile.

Hasil awal hitung cepat dari lima
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

Rayakan Hari Guru, Siswa SMPN 1 Aek Kanopan Dipungut Rp. 30 Ribu
Oleh : Darrenzius Nababan | 16-Des-2011, 21:12:06 WIB

KabarIndonesia - Aek Kanopan Peringatan Hari Guru Republik Indonesia ke-66 yang juga dirayakan di Kabuptaen Labuhanbatu Utara, 25/11, ternyata tidak hanya mampu melukai hati para guru yang konon kabarnya diharuskan untuk membayar sebesar Rp. 10.000 - Rp. 18.000 sebagai biaya perayaan. Sebagian kalangan pelajar didaerah ini juga mengalami hal yang sama, karena adanya pemungutan biaya yang dilakukan para guru mereka yang juga berdalihkan biaya perayaan.Ironisnya, hal yang sangat memalukan ini justru terjadi disebuah sekolah yang berada tidak jauh dari Kantor Bupati Labuhanbatu Utara. Seperti tak memiliki rasa sungkan sedikitpun, para guru di SMPN 1K.

 Hulu ini secara terang-terangan melakukan pemungutan uang sebesar Rp. 20.000 - Rp. 30.000 / siswa, dengan dalih penggalangan dana untuk merayakan Hari Guru disekolah tersebut. Beberapa siswa sekolah ini, saat ditemui oleh wartawan mengatakan bahwa mereka memang diharuskan untuk membayar uang itu. Para pelajar ini juga mengemukakan ketakutannya akan mendapat hukuman jika tidak bersedia membayar. "Apapun  ceritanya, mau tak mau memang harus kami bayarlah bang. Mana mau kami dihukum" ujar seorang siswa, polos.Kepala SMPN 1 K. Hulu, Ramli Siregar yang dimintai keterangannya terkait hal ini, 15/12, dengan lantang membantah bahwa pihaknya telah melakukan pengutipan sejumlah uang kepada siswa. "Itu tidak benar, informasi itu salah. Mana berani kami melakukan hal itu: bantahnya, sedikit gugup. Memang, lanjut Ramli, kemarin itu ada penggalangan dana yang dilakukan disekolah ini. Tapi itu terjadi atas inisiatif anak-anak, dan mereka yang meminta tolong kepada guru dan wali kelasnya masing-masing untuk mengkoordinir pengutipan uang tersebut. Jadi itu bukan atas perintah saya" papar Ramli. Namun aneh, saat wartawan telah memaparkan seluruh keterangan yang didapat dari narasumber, Ramli tampak semakin gugup dalam memberikan jawaban. Sempat tertangkap kesan bahwa Ramli menutup-nutupi hal ini, mengingat masa dinasnya disekolah ini yang masih terbilang baru. Saat disinggung perihal adanya informasi tentang pengutipan uang cetak foto bagi siswa kelas akhir yang juga terjadi disekolah yang dipimpinnya, Ramli tidak banyak memberikan komentar. Dia hanya meminta agar permasalahan ini tidak dimuat menjadi berita dimedia.Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kualuh Hulu, Ibrahim Tarigan yang coba dikonfirmasi, hingga berita ini ditulis, belum berhasil dimintai tanggapannya.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Pertanyakanlah Tuhanmu (2) 18 Apr 2019 13:54 WIB

Pertanyakanlah Tuhanmu (1) 18 Apr 2019 13:52 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia