KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAROMA KEPENTINGAN DALAM AGENDA TERSENDIRI oleh : Tonny Djayalaksana
18-Aug-2019, 15:58 WIB


 
 
KabarIndonesia - Upaya-upaya lawan Jokowi untuk menjatuhkannya sangat militan sekali. Sebagai pelengkap telah saya sertakan tulisan Denny Siregar yang menggambarkan bagaimana sebuah konspirasi dijalankan untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Namun akhirnya perlindungan dari Allah bisa menggagalkan semua itu. 

Semua
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

Samosir Danau Toba Tuan Rumah Festival Literasi Nusantara 2019
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 20-Jul-2019, 12:07:15 WIB

KabarIndonesia - Festival Literasi Nusantara yang berlangsung pada hari Kamis sampai Sabtu, 11-13 Juli 2019 di Lopo Hotel Tomok, Danau Toba, kabupaten Samosir merupakan Festival Literasi ke-6, setelah sebelumnya diadakan di Surabaya, Yogyakarta, Lombok Utara, Banyumas dan Padang Panjang. Menurut Yosef Adityo, Corporate Secretary PT Gramedia Asri Media, Selasa (9/7/2019) literasi ini bertajuk Festival Literasi Nusantara Danau Toba yang diprakarsai PT Gramedia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir yang sama-sama memiliki program untuk menggiatkan literasi di wilayahnya. Sejak tahun 2016, Gramedia telah menggelar berbagai acara rutin seperti Gramedia Reading Community Competition (GRCC) dan Festival Literasi Gramedia sebagai wujud kolaborasi bersama dengan banyak pihak. "Tahun ini, tak lupa, Gramedia juga turut mengajak serta masyarakat dan komunitas baca pemenang GRCC 2016 (Alusi Tao Toba) dan 2018 (Rumah Baca Bakau dan Rumah Baca Lembah Sibayak), serta taman baca di sekitar Danau Toba," sebut Yosef. Festival Literasi Nusantara kali ini mengusung 6 dimensi literasi yakni baca tulis, numerasi, sains, digital, financial, dan budaya/kewargaan, yang dikemas secara menarik. Beragam kompetisi edukatif seperti mewarnai, resensi buku, bercerita bahasa batak, menulis aksara batak, menulis esai, dan permainan tradisional menjadi kegiatan selama rangkaian acara. Wakil Gubernur Sumatra Utara, Musa Rajekshah; Bupati Samosir, Rapidin Simbolon; dan Publishing and Education Director PT Gramedia Asri Media Suwandi S. Brata, hadir untuk membuka rangkaian acara Festival Literasi Nusantara Danau Toba. Hari pertama (11/7), ribuan pelajar SD hingga SLTA, masyarakat, serta komunitas telah berkumpul untuk berkampanye dengan karnaval dengan titik start dari Lopo Hotel Internasional di Tomok menuju kawasan bukit Beta, desa Garoga (2,5 km). Selanjutnya, kontingen karnaval akan bergabung dengan peserta/kontingen kapal dan perahu berjalan kembali menuju titik finish di Lopo Hotel. Penampilan menari dan menyanyi dari komunitas taman baca juga menjadi pembuka rangkaian acara Festival Literasi Nusantara Danau Toba pada Kamis pagi, 11 Juli 2019. Dan, seremoni pembukaan ditandai dengan membaca secara serempak bersama seluruh kontingen dan dipimpin langsung oleh Bupati Samosir dan Direktur Gramedia. Selanjutnya, beragam kompetisi edukatif seperti mewarnai, resensi buku, bercerita bahasa batak, menulis aksara batak, menulis esai, dan permainan tradisional menjadi kegiatan selama rangkaian acara. Pada hari kedua, Jumat, 12 Juli 2019 Gramedia menggelar beragam seminar dengan menghadirkan penulis serta tokoh kompeten di bidangnya. Diawali dengan workshop Menulis Kreatif oleh Nestor Rico Tambunan atau yang biasa disebut Nestor Katanya (penulis skenario Si Doel Anak Sekolahan), workshop Pendidikan Alternatif dan Pelatihan Guru oleh Butet Manurung (pendiri Sokola Rimba) dan seminar Literasi Digital dan Cara Menanggulangi Hoax oleh Maman Suherman (Penulis dan Pegiat Literasi). Sementara, di sela-sela ketiga acara seminar dari penulis dan tokoh tersebut, dilakukan juga Workshop Pembuatan Ulos. Pantauan media, acara Festival Literasi Nusantara Danau Toba ini cukup diminati masyarakat Sumatera Utara khususnya kawasan Danau Toba. Hal ini karena sifatnya festival terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Sementara pihak penyelenggara Gramedia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik. Selain itu, selama festival berlangsung, pengunjung juga dapat melihat dan melakukan transaksi buku dengan harga khusus promo Tahun Ajaran Baru di stand khusus Gramedia. Hal yang menarik pada festival ini adalah pada puncak acara dengan menggelar karnaval literasi yang diramaikan dengan perahu dan kapal belajar, berlayar di atas perairan Danau Toba. Menurut penyelenggara, adapun alasan memilih Danau Toba sebagai tempat literasi dilakukan, karena pada tahun lalu pegiat literasi Alusi Tao Toba besutan Togu Simorangkir menjadi pemenang literasi nusantara. Sehingga, untuk mengapresiasinya, Gramedia Group menggelar festival literasi di Danau Toba yang akan menumbuhkan kecintaan masyarakat Sumatera Utara terhadap literasi. "Kita tau sendiri yang namanya literasi itu amat berkaitan langsung dengan SDM. Kalau kualitas SDM kita meningkat dengan bagus, pastilah negara kita akan semakin jaya," ujar Togu Simorangkir yang digelar sebagai Bos Lebay ini. Lebih lanjut Togu menjelaskan bahwa Yayasan Alusi Tao Toba sejak lama menyediakan buku di dalam kapal yang dapat dibaca masyarakat dan pelajar. Saat ini selain kapal belajar, komunitas Alusi Tao Toba juga sudah membangun rumah/sopo belajar di beberapa desa di pulau Samosir yang dikelola para sukarelawan. "Kapal ini dikemudikan Biston Manihuruk, salah satu Relawan Alusi Tao Toba yang sandar ke desa-desa pelosok kawasan Danau Toba. Kapal ini menjadi perpustakaan mengapung dan mendekati orang-orang di pinggiran Danau Toba." sebut Togu dengan optimis. Sementara itu, Yosef Adityo, Corporate Secretary PT Gramedia Asri Media, kepada media mengatakan bahwa tujuan utama pihaknya menyelenggarakan festival literasi ini adalah upaya untuk meningkatkan kecerdasan literasi masyarakat, terutama di wilayah Danau Toba. "Diharapkan dengan meningkatnya kecerdasan literasi, maka masyarakat mampu memilih dan memilah informasi agar terhindar dari paparan serta penyebaran berita bohong (hoax) yang menyesatkan," ujar Yosef. Dijelaskannya bahwa, sejak berdirinya pada tahun 1970, PT Gramedia Asri Media atau Toko Gramedia adalah salah satu Strategic Business Unit (SBU) Kelompok Kompas Gramedia yang bergerak di bisnis retail dengan produk utama buku dan alat-alat tulis. Hal ini berkaitan dengan misi untuk ikut berperan dalam usaha mencerdaskan dan mencerahkan kehidupan bangsa melalui penyebaran informasi dan pengetahuan. "Hingga tahun 2018, Gramedia telah memiliki 118 store yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam perkembangannya, PT Gramedia Asri Media melakukan pengembangan usaha seperti ekspor dan distribusi buku, pengadaan stationery, produk multimedia, fancy, CD, alat musik dan olahraga, serta penerbitan, dengan private label seperti Gramedia Kids, Teeny Teensy, Eversac dan Millors." pungkasnya. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
KETAKUTAN ADALAH DASAR AGAMA? 17 Aug 2019 14:18 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia