KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKota Pintar akan Ciptakan Peluang Besar, Bagaimana dengan Indonesia? oleh : Rohmah Sugiarti
20-Mei-2017, 05:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejumlah negara di dunia, menerapkan kemajuan teknologi informasi pada proses adaptasi untuk melahirkan model pendekatan pembangunan yang relatif baru yang disebut Kota Pintar (Smart City).

Kota Pintar didesain mampu meningkatkan produktivitas manusia yang tinggal di dalamnya,
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

Sekolah Tiga Zaman Sangat Merana
Oleh : Sunarto | 30-Des-2008, 17:46:20 WIB

KabarIndonesia - Jambi, Sungguh ironis, sebuah sekolah yang telah ada serjak zaman penjajahan dan menghasilkan banyak lulusan yang berhasil menjadi pejabat, dan mantan pejabat kondisinya tidak sebagaimana lulusan yang dihasilkan.

Kumuh, kusam dan sering menjadi tempat bermalamnya ternak masyarakat (sapi, kerbau dan kambing), karena sekolah yang memiliki lapangan cukup luas ini tidak berpagar, dan rumput yang tumbuhpun cukup subur sehingga saat pagi tiba sebelum kegiatan belajar mengajar dilaksanakan guru bersama murid harus membersihkan kotoran ternak terlebih dahulu, hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolahnya Syafrianti, Kamis (25/12) .

Sekolah Tiga Zaman yang sebentar lagi genap berusia 100 tahun (satu abad) ini terletak di Desa Teluk Kuali, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo. Lokasinya kurang lebih 65 km dari ibukota kabupaten tersebut adalah Sekolah Dasar (SD) Negeri VI/VIII. Kondisinya cukup memprihatinkan, dengan dinding tembok yang bercat sudah kusam, lantainya yang pernah disemen saat ini sudah habis bahkan seperti tidak bersemen.

Sekolah dengan enam ruang belajar ini sebelumnya tidak memiliki Kantor, tidak memiliki ruang Kepala Sekolah maupun ruang guru, apalagi laboratorium dan perpustakaan. Namun sejak sekitar tahun 1968 sekolah ini mendapat Ruang Kepala Sekolah sekaligus Kantor yang letaknya sekitar 15 meter dari bangunan SD.

Bangunan yang disebut kantor ini merupakan bangunan bertiang dengan dinding dan lantai papan, beratapkan seng, dan kondisinya saat ini juga sudah sangat memperihatinkan, bahkan bisa saja sewaktu-waktu ambruk, bila ada angin kencang.

Bangunan ini hanya dihuni oleh Kepala Sekolahnya, sedangkan lima orang guru yang lain tidak mau karena takut sewaktu-waktu bangunan ini rubuh. Saat murid istirahat, para guru beristirahat di ruang kelas. Saat jam belajar berakhir dan kepala Sekolahnya pulang ruangan ini pun tidak terkunci, karena memang tidak ada kuncinya, dan sebagai pengganti kuncinya dipasanglah oleh Kepala sekolah ini sebilah kayu sebagai penunjang dengan diganjal batu.
Bangunan yang menjadi Kantor dan Ruang Kepala Sekolah ini sebenarnya milik Penilik Sekolah (PS), karena PS telah mendapat bangunan yang lebih memadai dan terletak di Ibukota Kecamatan maka bangunan ini ditinggalkan, yang kemudian dimanfaatkan oleh sekolah ini.

SD VI/VII Desa Teluk Kuali ini sekarang memiliki 75 orang murid, dengan enam orang guru termasuk Kepala sekolah, tidak memiliki guru agama dan guru olahraga, sehingga untuk mata pelajaran ini masing-masing gurulah yang mengisinya.

Pada kesempatan ini Syafrianti sang Kepala Sekolah berharap perhatian pemerintah dan alumni dari sekolah ini, kiranya bagi yang telah berhasil bisa ikut memperhatikan kondisi sekolah tempatnya menimba ilmu dulu,

“Terkadang saya sangat malu bila menyampaikan laporan ke Dinas, karena hanya menggunakan tulisan tangan, hal ini dikarenakan kondisi. Mau diketik tidak punya mesin tik, apalagi computer, listrikpun belum ada” jelasnya.

Syafrianti menceritakan, bahwa orang tuanya dulu juga sekolah disini, termasuk dirinya, bahkan saat ini anaknya juga belajar di sekolah ini. Menurut sejarah, tambahnya sekolah ini dibangun pada tahun 1910 oleh masyarakat di desa ini, karena masyarakat di desa ini terkenal cukup maju dan mau belajar.

Saat belajar awalnya dulu para murid wanitanya memakai kebaya, dan putranya memakai seragam seadanya, sebagaimana diceritakan oleh para orang-orang tua sebelumnya, walupun demikian tidak sedikit lulusan sekolah ini yang berhasil bahkan menjadi pejabat dan mantan pejabat, tegasnya.

Disampaikan juga oleh Kepala SD VI Teluk Kuali, sekolah ini pernah mendapat bantuan sekitar tahun 1996, yakni bantuan rehab atap dan pengecatan, lain dari itu belum ada, kecuali baru-baru ini sekolah ini mendapat kiriman moubler dari Dinas pendidikan Kabupaten Tebo berupa; lemari kantor lima buah, lemari kelas enam buah, kursi murid, 80 buah, meja murid 40 buah, papan tulis 10 keping. Bantuan ini diterima setelah ada pemberitaan di salah satu media yang juga mengisahkan tentang kondisi sekolah ini, ujar Syafrianti.

Sebelumnya kondisi mebeler sekolah ini juga sangat mengenaskan, dimana mejanya sudah sangat tidak memadai, demikian juga dengan kursinya, di mana kursinya rata-rata sudah tidak ada sandarannya, namun yang patut disyukuri kepedulian masyarakat atas sekolah ini cukup bagus, sehingga sewaktu-waktu masyarakat bergotong royong membersihkan sekolah ini, termasuk memperbaiki bangku-bangku/kursi yang rusak.

Selain itu yang juga harus disyukuri para orang tua masih mempercayai anak-anaknya belajar disekolah ini, jelasnya.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babeloleh : Rohmah Sugiarti
17-Mei-2017, 12:26 WIB


 
  Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babel Gubernur Babel Erzaldi Rosman (berdiri) menyemangati peserta Bincang Inspiratif SATU Indonesia Awards 2017 didampingi Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana UI Emil Salim (kedua kiri) dan Wamen Diknas RI 2010-2012 Fasli Jalal (ketiga kanan), Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2013 Hardinisa
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia