KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKetua MPR RI Bamsoet Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Mei-2021, 10:01 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Mengutip surel editor KOMPAS.com, bahwa untuk tahun ini larangan mudik seperti membentur tembok.

"Mungkin karena kejenuhan yang menumpuk. Mungkun karena peasaan lebih aman lantaran vaksin dan klaim kemampuan pemerintah mengendalikan", sebut Wisnu Nugroho.

Persoalan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB


 

Semangat Kebersamaan Untuk Membangun Sekolah di Negeri Piliana

 
PENDIDIKAN

Semangat Kebersamaan Untuk Membangun Sekolah di Negeri Piliana
Oleh : Ardin Makarim | 07-Nov-2013, 00:11:11 WIB

KabarIndonesia - Di seluruh penjuru dunia ini pastilah memiliki hal-hal yang diprioritaskan. Kebanyakan dari mereka memprioritaskan pendidikan untuk menunjang kehidupan di masa depan maupun memang haus akan ilmu pengetahuan. Tak terkecuali anak-anak dari Suku Alifuru, anak-anak dari Negeri Piliana. Negeri Piliana adalah desa terakhir pada jalur selatan pendakian Binaya, Taman Nasional Manusela, Pulau Seram, Maluku. Suku Alifuru yang menjadi mayoritas penduduk di Maluku ini menyebut desa dengan negeri dan negeri-negeri ini dikepalai oleh Raja Negeri.

Di negeri yang bisa melihat sosok Gunung Murkele lebih dekat ini memang jauh dari pusat peradaban. Untuk mencapai pusat peradaban terdekat membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam dengan melewati dua bukit dan menyeberangi sungai demi memenuhi kebutuhan pokok mereka. Air yang menjadi hal paling penting dalam kehidupan tidak sulit mereka cari, karena memang telah tersedia sumber air dari alam untuk masyarakat Negeri Piliana.
 
Dimana ada kehidupan, pastilah disana ada anak-cucu yang akan membangun negerinya lebih maju dan menjaga kelestarian alamnya. Anak-anak di negeri Piliana mempunyai semangat juang untuk memajukan negeri mereka. Hal ini dapat dilihat ketika para bocah-bocah SD (10/10), selepas mereka pulang sekolah, mereka membawa ember menuju aliran sungai kering di Negeri Piliana. Di sana mereka mengambil pasir yang nantinya akan dibawa menuju bakal sekolah baru mereka. Jarak dari sungai menuju bangunan sekolah memakan waktu 15 menit dengan medan yang tidak datar. Semua masyarakat Piliana sangat antusias untuk mewujudkan hak-hak pendidikan di negeri ini, mulai dari bocah berusia 5 tahun sampai seorang kakek yang memasuki usia 50 tahun. 
"Guru-guru yang mengajar di Piliana kebanyakan memang dari negeri Piliana sendiri, ada beberapa yang dari luar Piliana", jelas seorang mantan Raja Piliana periode sebelumnya. 
Keakraban sesama suku Alifuru di negeri ini juga terasa ketika mereka selesai gotong-rotong membangun sekolah. Mereka piknik bersama ke Ninipala. Memang di Negeri Piliana hanya ada bangunan Sekolah Dasar. Setelah mereka lulus dari bangku Sekolah Dasar biasanya mereka turun ke pusat peradaban terdekat untuk melanjutkan pendidikan mereka.  

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini. Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
 

 

 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia