KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanRiset Penyembuhan Kanker Darah, Penyakit yang Diderita Ibu Ani Yudhoyono oleh : Kabarindonesia
14-Feb-2019, 12:25 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ani Yudhoyono, istri mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sakit kanker darah. Bagaimana perkembangan metode peneliti untuk penyembuhan jenis penyakit ini?Dalam keterangan resmi melalui video yang diunggah di Youtube, mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberitahukan bahwa istrinya, Ani
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA




 
BERITA LAINNYA
 

 
KPK "Banding" Vonis JB Kotjo 15 Feb 2019 11:05 WIB

 
Hujan Lakukan Padaku 16 Feb 2019 12:08 WIB

Lika Liku Cinta 16 Feb 2019 05:24 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Tanoto Foundation-Room To Read Hibahkan Buku Bacaan Ramah Anak

 
PENDIDIKAN

Tanoto Foundation-Room To Read Hibahkan Buku Bacaan Ramah Anak
Oleh : Anwar Holil | 25-Jan-2019, 09:18:54 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Penyediaan buku-buku bacaan berkualitas di sekolah menjadi faktor penting untuk mendorong minat dan kemampuan membaca siswa. Hanya saja, dari pendataan awal yang dilakukan akhir tahun 2018 lalu di 28% sampel sekolah dan madrasah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation, hanya 9% sekolah yang memiliki inisiatif untuk menyediakan buku-buku bacaan nonbuku paket.

Hal itulah yang mendorong lembaga filantropi yang berfokus pada pendidikan Tanoto Foundation menggandeng Room to Read untuk memberikan hibah buku-buku bacaan yang ramah anak. Untuk tahap pertama, ada 17.880 buku bacaan dihibahkan untuk 298 SD dan MI yang tersebar di lima provinsi, yaitu Sumatera Utara, Jambi, Riau, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur.

“Buku-buku bacaan ini disebut ramah anak karena mulai teks, ilustrasi gambar, dan isi pesannya disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan anak. Buku-buku ini dibuat berjenjang yang disesuaikan dengan kemampuan membaca anak, bukan berdasarkan jenjang kelas atau usia anak,” kata Saifullah Program Manager Provisi Education yang menjadi mitra operasional Room to Read Indonesia di Jakarta (23/1/2019).

Sampai Januari 2019, sudah ada 55 judul buku yang dikembangkan oleh Room to Read bersama para penulis dan illustrator lokal. Pada bulan Maret 2019 akan disusul sebanyak 20 judul cerita anak terbaru. Isi cerita yang dikembangkan bervariasi dan banyak mengambil dari kisah rakyat berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Seperti kisah Persahabatan Putri Pandan Berduri cerita lokal dari Kepulauan Riau atau I Belog yang mengambil karakter anak dari Bali dan cerita Gatot Kaca.

“Buku-buku yang dikembangkan Room to Read di Indonesia berfokus pada penjenjangan level rendah. Teks ceritanya mulai dari beberapa kalimat pendek sampai beberapa kalimat yang bervariasi dengan ilustrasi yang sangat baik yang membuat anak tertarik untuk membaca buku,” kata Saiful lagi.

Stuart Weston, Direktur Program PINTAR Tanoto Foundation mengatakan, hibah buku ini juga untuk memantik pengelola sekolah menciptakan ragam kegiatan untuk mendorong minat membaca siswa. Program budaya baca dapat berhasil bila ada buku yang meningkatkan minat membaca siswa. “Lebih dari 4.100 kepala sekolah, guru, pengawas, dan komite sekolah sudah kami latih untuk berinisiatif mengembangkan ragam program budaya baca. Mereka juga difasilitasi untuk dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami isi buku,” tukasnya.

Yang juga penting, lanjut Stuart, para pengelola sekolah perlu bekerja sama memikirkan penyediaan buku-buku bacaan secara berkelanjutan. Buku-buku tersebut juga harus mudah diakses oleh siswa sehingga dapat membangkitkan ketertarikan mereka untuk membaca. Pada tahun 2019 ini, Tanoto Foundation menargetkan lebih dari 160 ribu buku bacaan yang ramah anak akan dihibahkan ke 440 sekolah dan madrasah mitra Program PINTAR.

Penyediaan buku bacaan anak yang ramah anak, menurut Angie Anggari, pendiri Sekolah Tara Salvia, menjadi kunci keberhasilan sekolah dalam menumbuhkan minat membaca anak. Kalau di sekolah tidak ada buku-buku bacaan yang bisa menarik minat membaca maka dapat dipastikan sekolah akan gagal membuat mereka senang membaca. “Kebiasaan membaca akan berkembang menjadi budaya membaca jika didukung oleh berbagai faktor, seperti ketersediaan buku bacaan, kondisi siswa, lingkungan belajar, dan juga dukungan orang tua,” tukasnya.

Menurut Angie lagi, membaca memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran. Anak-anak dengan keterampilan membaca yang baik, biasanya memiliki pencapaian akademik yang baik pula. Pada era industri 4.0, kebiasaan membaca memiliki peran penting dalam menjamin keberlangsungan belajar seumur hidup secara mandiri. Kebiasaan membaca seseorang membuat dia bisa terus belajar di mana saja dan kapan saja. “Kebiasaan membaca juga merupakan sarana untuk mengembangkan kemampuan mencari, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi pada diri siswa sejak dini,” tukasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Marc Marques Juara Dunia MotoGP 09 Feb 2019 02:01 WIB


 

 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 
Buktikan Tuhan Itu Ada! 15 Feb 2019 14:39 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia