KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 

UGM Tidak Merakyat Lagi

 
PENDIDIKAN

UGM Tidak Merakyat Lagi
Oleh : Fehmiu Rovitavare | 18-Des-2007, 12:04:33 WIB

Kabarindonesia - Jogjakarta, Misi dan visi Universitas Gajah Mada Yogyakarta sebagai kampus kerakyatan tidak lagi terasa. Obsesi untuk meningkatkan diri menjadi kampus ‘world class university’ justru mengaburkan tujuan para pendiri universitas terkemuka di tanah air ini sebagai miliki rakyat.

Di tengah peringatan Dies Natalies UGM ke-58 yang seharusnya menjadi ajang introspeksi dirinya untuk rakyat justru semakin menjauhkan rakyat itu sendiri. “Kebijakan-kebijakan yang dibuat UGM malah menjauhkan diri dari visi kerakyatan yang telah lama disandang,” tegas Menteri Advokasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, Imam Akbar Wahyu dalam aksi BEM di Bunderan UGM.

Menurutnya, paradigma dari pusat pendidikan murah menjadi kampus mahal layaknya universitas swasta lainnya makin kentara. Selain itu UGM juga belum mampu bersikap transparan dan memberi ruang partisipasi bagi mahasiswa di dalamnya, tambah Imam Akbar.

Transparasi dan akuntabilitas belum membudaya di UGM. Obsesi yang dibangun UGM termasuk dalam pembangunan berbagao proyek fisik dinilai inefisien dan menjauhkan UGM dari visinya sebagai universitas dan kampus rakyat. “Hanya untuk membangun sebuah gerbang kampus yang terkesan megah saja UGM harus menghamburkan dana sekitar Rp 17 Miliar,” ungkap mahasiswa vocal ini.

Belum lagi proyek tamanisasi dan pembangunan fisik lainnya. Sementara mahasiswa dari kalangan miskin tetap harus membayar sumbangan pendidikan yang niainya tidak sedikit. “Visi kerakyatan UGM telah benar-benar hilang,” tandasnya. (rov)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia