KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

Merakyatlah 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 

Pengajuan Ijin Pemeriksaan Bupati Malang

 
HUKUM

Pengajuan Ijin Pemeriksaan Bupati Malang
Oleh : Untung Sutomo | 10-Okt-2007, 16:36:06 WIB

Kabar Indonesia, Jakarta, 10/10/2007 - Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) ternyata sudah mengirimkan surat izin permohonan kepada Presiden untuk memeriksa Bupati Malang Sujud Pribadi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana pembangunan Kawasan Industri Gula Masyarakat (Kigumas) Perkebunan Tebu tahun 2003 pada Dinas Perkebunan, Malang Jawa Timur.

Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus Muhammad Salim di Kejakgung, Jakarta Rabu (10/10) mengungkapkan, surat permohonan tersebut sudah dikirimkan pada Juni 2006 ke Sekretariat Negara (Sekneg), dan tanda terimanya diterima Agustus 2006 kemudian.

Salim juga mengaku dirinya menerima pula salinan tanda terima surat permohonan  yang dikirim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, Malang  tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, sejak April 2006 kepada Jaksa Agung melalui JAM Pidsus yang diteruskan ke Sekneg Juni 2006 kemudian.

Pernyataan Salim ini menanggapi ungkapan Juru Bicara Presiden, Andi Mallarangeng, Selasa (9/10) bahwa sampai saat ini presiden belum menerima permintaan izin dari Kepala Kepolisian Negara (Kapolri) atau Jaksa Agung berkaitan dengan diperlukannya pemeriksaan terhadap Bupati Malang oleh Kejaksaan. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung Thomson Siagian sebelumnya juga mengatakan bahwa izin pemeriksaan sudah diajukan Kejati Jatim sejak April 2006 namun hingga kini belum keluar.

Persoalan ini muncul setelah sebelumnya salah satu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpilih, Syamsul Bahri, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pembangunan Kigumas Perkebunan Tebu tahun 2003 pada Dinas Perkebunan, Malang Jawa Timur dengan nilai kerugian Negara mencapai Rp1,1 miliar.

Hal ini kemudian menimbulkan polemik, namun anggota dewan pada Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (9/10), secara resmi mengesahkan tujuh anggota KPU terpilih, termasuk Samsul Bahri. Enam anggota terpilih lainnya adalah Abdul Hafiz Anshary, Sri Nuryanti, Endang Sulastri, I Gusti Putu Artha, Andi Nurpati, dan Abdul Aziz.

Kasus korupsi yang melibatkan Syamsul ini berawal tatkala ada laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa telah terjadi dugaan korupsi dana proyek pembangunan Kawasan Industri Masyarakat Perkebunan Tebu pada 2003 melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Malang selaku pengadaan proyek. Dalam proses pembangunan ini ditemukan adanya adendum kontrak atau memo yang dibuat oleh Bupati Malang, Sujud Pribadi dengan Syamsul Bahri yang menjadi Konsultan Perencanaan dan Pengawasan Pabrib Kigumas, yang juga Ketua LPM Unibraw, Malang.

Dalam kontrak itu disebutkan beberapa hal yang seolah-olah ada tambahan perencanaan pembangunan sehingga ada jasa konsultasi dan pembuatan sumur bor yang menimbulkan tambahan biaya sebesar Rp34 juta dari kontrak awal, sehingga Negara dirugikan hingga Rp1,1 miliar.

Setelah penyidik melakukan penyelidikan dan penelitian lebih lanjut maka diputuskan dua orang yakni Syamsul dan H Samian, Direktur PT Samijaya, ditetapkan sebagai tersangka.

Namun informasi dari Kejari Malang di Kepanjen menyebutkan empat orang menjadi tersangka dalam kasu ini termasuk Syamsul dan Samian, sedang dua lainnya yaitu mantan Sekretaris Daerah Pemkab Malang, Ahmad Santoso, serta pemilik PT Teknikal Utama, Samiaji.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia