KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiSang Penantang Takdir! oleh : Mang Ucup
16-Apr-2015, 08:55 WIB


 
 
Sang Penantang Takdir!
KabarIndonesia - Amsterdam, Begitu kita brol dilahirkan di dunia ini; setiap manusia tanpa perkecualian ditakdirkan TSM (Tua - Sakit - Mati), bahkan begitu Anda
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Dialog via SMS 16 Apr 2015 14:15 WIB

Keunikan di Bumi Dewata 15 Apr 2015 07:33 WIB

 
Tahura Sultan Adam 13 Apr 2015 02:01 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB


 
Krisis Kepercayaan Narasumber 15 Apr 2015 07:48 WIB


 

Pengajuan Ijin Pemeriksaan Bupati Malang

 
HUKUM

Pengajuan Ijin Pemeriksaan Bupati Malang
Oleh : Untung Sutomo | 10-Okt-2007, 16:36:06 WIB

Kabar Indonesia, Jakarta, 10/10/2007 - Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) ternyata sudah mengirimkan surat izin permohonan kepada Presiden untuk memeriksa Bupati Malang Sujud Pribadi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana pembangunan Kawasan Industri Gula Masyarakat (Kigumas) Perkebunan Tebu tahun 2003 pada Dinas Perkebunan, Malang Jawa Timur.

Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus Muhammad Salim di Kejakgung, Jakarta Rabu (10/10) mengungkapkan, surat permohonan tersebut sudah dikirimkan pada Juni 2006 ke Sekretariat Negara (Sekneg), dan tanda terimanya diterima Agustus 2006 kemudian.

Salim juga mengaku dirinya menerima pula salinan tanda terima surat permohonan  yang dikirim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, Malang  tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, sejak April 2006 kepada Jaksa Agung melalui JAM Pidsus yang diteruskan ke Sekneg Juni 2006 kemudian.

Pernyataan Salim ini menanggapi ungkapan Juru Bicara Presiden, Andi Mallarangeng, Selasa (9/10) bahwa sampai saat ini presiden belum menerima permintaan izin dari Kepala Kepolisian Negara (Kapolri) atau Jaksa Agung berkaitan dengan diperlukannya pemeriksaan terhadap Bupati Malang oleh Kejaksaan. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung Thomson Siagian sebelumnya juga mengatakan bahwa izin pemeriksaan sudah diajukan Kejati Jatim sejak April 2006 namun hingga kini belum keluar.

Persoalan ini muncul setelah sebelumnya salah satu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpilih, Syamsul Bahri, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pembangunan Kigumas Perkebunan Tebu tahun 2003 pada Dinas Perkebunan, Malang Jawa Timur dengan nilai kerugian Negara mencapai Rp1,1 miliar.

Hal ini kemudian menimbulkan polemik, namun anggota dewan pada Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (9/10), secara resmi mengesahkan tujuh anggota KPU terpilih, termasuk Samsul Bahri. Enam anggota terpilih lainnya adalah Abdul Hafiz Anshary, Sri Nuryanti, Endang Sulastri, I Gusti Putu Artha, Andi Nurpati, dan Abdul Aziz.

Kasus korupsi yang melibatkan Syamsul ini berawal tatkala ada laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa telah terjadi dugaan korupsi dana proyek pembangunan Kawasan Industri Masyarakat Perkebunan Tebu pada 2003 melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Malang selaku pengadaan proyek. Dalam proses pembangunan ini ditemukan adanya adendum kontrak atau memo yang dibuat oleh Bupati Malang, Sujud Pribadi dengan Syamsul Bahri yang menjadi Konsultan Perencanaan dan Pengawasan Pabrib Kigumas, yang juga Ketua LPM Unibraw, Malang.

Dalam kontrak itu disebutkan beberapa hal yang seolah-olah ada tambahan perencanaan pembangunan sehingga ada jasa konsultasi dan pembuatan sumur bor yang menimbulkan tambahan biaya sebesar Rp34 juta dari kontrak awal, sehingga Negara dirugikan hingga Rp1,1 miliar.

Setelah penyidik melakukan penyelidikan dan penelitian lebih lanjut maka diputuskan dua orang yakni Syamsul dan H Samian, Direktur PT Samijaya, ditetapkan sebagai tersangka.

Namun informasi dari Kejari Malang di Kepanjen menyebutkan empat orang menjadi tersangka dalam kasu ini termasuk Syamsul dan Samian, sedang dua lainnya yaitu mantan Sekretaris Daerah Pemkab Malang, Ahmad Santoso, serta pemilik PT Teknikal Utama, Samiaji.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosiroleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
13-Apr-2015, 16:25 WIB


 
  Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosir Debur ombak menerjang pantai dan suara hiruk-pikuk ribuan pengunjung, tua muda sampai anak-anak, menjadi pemandangan mengasyikkan di Pantai Parbaba, Samosir, seperti terlihat dalam foto (5/4). Pantai Parbaba dengan pasir putihnya kini salah satu obyek wisata yang ramai menyedot wisatawan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ironis di Negara Agraris 08 Apr 2015 11:24 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Mobil, Buku, Soekarno dan Mandela 16 Apr 2015 14:11 WIB


 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia