KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanTak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu oleh : Wahyu Ari Wicaksono
28-Jun-2016, 15:14 WIB


 
 
Tak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu
KabarIndonesia - Terbongkarnya sindikat pemalsu vaksin untuk balita yang telah beraksi selama belasan tahun, sontak membuat banyak kalangan merasa was-was. Tak bisa dipungkiri bahwa mau tak mau kasus ini membuat hilang rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap keaslian vaksin yang
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Kongres Advokat Menunjuk Indra Sahnun Lubis Presiden Advokat Indonesia

 
HUKUM

Kongres Advokat Menunjuk Indra Sahnun Lubis Presiden Advokat Indonesia
Oleh : Gordon Naibaho | 02-Jun-2008, 00:53:10 WIB

KabarIndonesia - Perhelatan akbar advokat, Kongres Advokat Indonesia (KAI) selesai sudah, pada jumat (30/5) di Balai Sudirman Jakarta. Dalam KAI tersebut secara aklamasi telah menyepakati organisasi baru dengan nama persis sama dengan nama perhelatan tersebut, Kongres Advokat Indonesia.

KAI ini merupakan wadah tunggal bagi kalangan advokat Indonesia sesuai dengan amanat UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Terpilih secara aklamasi pula sebagai Presiden Advokat Indonesia, H Indra Sahnun Lubis SH, dan Sekjen Roberto Hutagalung SH. Sementara advokat senior yang juga Anggota Wantimpres Prof Dr Adnan Buyung Nasution didaulat sebagai honorary chairman.

Kongres ini dihadiri oleh kurang lebih 3.500 advokat dari seluruh Indonesia, yaitu dari 33 provinsi. Selain itu juga dihadiri oleh advokat senior seperti Prof Dr Adnan Buyung Nasution, OC Kaligis, M Asegaf, Todung Mulya Lubis, Sudjono dan lain-lain. Sebelum muncul nama KAI, ada sejumlah nama yang menjadi alternatif organisasi baru ini, yaitu Persatuan Advokat Indonesia (Persadi) dan Advokat Indonesia (AdI) dan Advokat Republik Indonesia (AdRI). Selain nama, kongres berhasil menyepakati susunan formatur yang terdiri dari 15 orang.

Formatur diserahi tugas untuk membentuk pengurus KAI serta merumuskan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kode etik, dan hukum acara mekanisme pendisiplinan. Formatur juga diserahi tugas untuk mempersiapkan perangkat-perangkat KAI di daerah.

Menurut Presiden Kongres Advokat Indonesia “terpilih” H Indra Sahnun Lubis SH, organisasi ini akan berusaha mengayomi seluruh advokat Indonesia. Berulang kali dan juga disampaikannya di berbagai kesempatan, bagaimana agar advokat disebut sebagai penegak hukum. ”Organisasi ini akan melindungi seluruh advokat di Indonesia. Kongres ini merupakan sejarah bagi advokat Indonesia karena baru kali ini advokat mempunyai rumah yang bebas bicara untuk kepentingan advokat sendiri,” tegas Indra Sahnun Lubis. Dan yang lebih jelas lagi, menurut Indra organisasi ini merupakan keinginan seluruh advokat Indonesia, bukan elit organisasi advokat. Sementara Sejken KAI terpilih Roberto Hutagalung menjelaskan, tujuan kongres itu adalah membentuk wadah tunggal organisasi advokat seperti diamanatkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Peradi dinilai tidak sah sebagai satu-satunya organisasi advokat. Menurut Roberto, KAI didukung setidaknya 3.500 advokat dari 33 provinsi.

Kongres itu juga didukung empat organisasi advokat, yaitu Ikatan Advokat Indonesia yang dipimpin Teguh Samudra, Ikatan Penasihat Hukum Indonesia, Himpunan Advokat Pengacara Indonesia, dan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia. Selain itu, kongres juga berhasil menyepakati susunan formatur yang terdiri dari 15 orang. Formatur diserahi tugas untuk membentuk pengurus KAI serta merumuskan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kode etik, dan hukum acara mekanisme pendisiplinan. Formatur juga diserahi tugas untuk mempersiapkan perangkat-perangkat KAI di daerah. Adnan Buyung Nasution, Indra Sahnun Lubis, Roberto Hutagalung, Teguh Samudera, Prof. Daturamira, Abdul Rahim Hasibuan, Ahmad Yani, Suherman Kartadinata, Rumalean Suhardi Somomoeljono, Herman Kadir, Kiti Sugondo, Ignatius Soge Welung, Jimmy B. Hariyanto, Nur Khoirin dan Lulu.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com





 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia