KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Opini“Wakil Rakyat yang Selalu Ribut Bukan Soal Rakyat” oleh : Randi Ramdani Pratama
02-Apr-2015, 05:06 WIB


 
 
“Wakil Rakyat yang Selalu Ribut Bukan Soal Rakyat”
KabarIndonesia - Tahun lalu kita telah melaksanakan pesta demokrasi, dimana dalam ajang 5 tahunan tersebut kita memilih para wakil rakyat yang mengisi baik di pusat maupun daerah di Indonesia. Para wakil rakyat yang terpilih pun beragam dari berbagai profesi. Selain
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kerja di Bawah Panas 24 Mar 2015 00:41 WIB

Kepada Machfud Azhari SE 23 Mar 2015 05:23 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Sepenggal Kisah Menuju Ambarawa 20 Mar 2015 14:38 WIB

 
 
HUKUM

Pemanfaatan Hutan Kalteng oleh Bupati Seruyan
Oleh : Fernando Rg | 20-Des-2008, 12:13:30 WIB

KabarIndonesia - Palangka Raya, Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) melaporkan ke Komisi Pemberantas Korupsi dugaan korupsi yang dilakukan H. Darwan Ali ; Bupati Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah. Dugaan korupsi yang dilaporkan adalah menyangkut kasus konversi Lahan Terlarang. Kawasan Hutan Produksi Kabupaten Seruyan seluas 274.188 ha menjadi Perkebunan Kelapa Sawit.

          Disebutkan dalam laporan itu, selama kurun waktu bulan Pebruari 2004 sampai  akhir tahun 2005, H. Darwan Ali dalam kewenangannya selaku Bupati Seruyan telah mengeluarkan 43 Surat Keputusan untuk kegiatan operasional usaha perkebunan kepada 23 Perusahaan perkebunan di Kabupaten Seruyan.
Dalam usahanya menerbitkan ke 43 Surat Keputusan tersebut, H. Darwan Ali diduga telah melanggar Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2004 tentang perencanaan kehutanan,  Surat Menteri Kehutanan   No. S.590/Menhut-VII/2005 tanggal 10 Oktober 2005 tentang kegiatan usaha perkebunan dan Surat Menteri Kehutanan No. S.255/Menhut-II/07 tanggal 13 April 2007 tentang pemanfaatan Areal Kawasan Hutan. 

      Karena dengan sengaja memberikan persetujuan prinsip usaha kegiatan operasional di lapangan dan menyelesaikan proses HGU pada BPN tanpa adanya ijin/ keputusan Menteri Kehutanan.

        Dijelaskan juga ke 23 Perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut telah menggunakan kawasan hutan produksi seluas 274.188 hektar dan diduga 16 perusahaan diantaranya adalah milik keluarga H. Darwan Ali Bupati Seruyan.

        Menurut Marianto, HS, LIRA Seruyan juga menyertakan alat bukti antara lain daftar Rekapitulasi Kepala Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Seruyan tanggal 18 September 2005 mengenai izin lokasi sebanyak 23 buah yang masuk kawasan hutan produksi (HP), Hutan Produksi Terbatas (HPT), Kawasan Pengembangan Produksi (KPP), Kawasan Pemukiman dan Penggunaan Lain (KPPL) Kabupaten Seruyan. “salah satu bukti yang kami sampaikan adalah Surat Keputusan Bupati Seruyan   No. 147 Tahun 2004 tanggal 23 Desember 2004 tentang pemberian ijin lokasi untuk keperluan pembangunan perkebunan kelapa sawit atas nama PT. Gawi Bahandep Sawit Mekar di Desa Empa, Tanjung Baru, Jahitan dan Muara Dua Kecamatan seruyan Hilir – Kabupaten Seruyan."
 
         Dalam Keputusan Bupati Seruyan No. 147 Tahun 2004 tersebut secara jelas dan tegas menyebutkan alamat PT. Gawi Bahandep Sawit Mekar beralamat di Jalan Tidar 1 No. 1 Sampit telp : 0531 – 32262. Alamat tersebut adalah alamat tempat tinggal anak dari H. Darwan Ali.

      LIRA Seruyan menemukan setidak-tidaknya untuk mendapatkan 1 (satu) ijin lokasi, Pengusaha perkebunan dipungut biaya ± Rp 4.000.000.000,- (empat milyar rupiah). Dengan asumsi nilai pungutan biaya di atas maka setidak-tidaknya didapat hitungan nilai Rp 4.000.000.000 X 23 = Rp 92.000.000.000.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ngampar Boekoeoleh : Johanes Krisnomo
22-Mar-2015, 21:44 WIB


 
  Ngampar Boekoe Sepintas, gelaran buku di Taman Pemkot Cimahi nampak seperti jualan buku bacaan, Minggu (22/03/15). Nyatanya berbeda, buku gratis dibaca, di antara lalu-lalang orang-orang yang bersantai menikmati segarnya udara pagi. Dengan jumlah buku yang sangat terbatas, beberapa anak-anak muda, mendirikan sebuah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Kritik Pendidikan Gaya Bank 24 Mar 2015 00:37 WIB

Game dan Masa Depan 22 Mar 2015 01:25 WIB

 

 
 

 

 

 

 

 

 
Ginjal Sehat Untuk Semua 19 Mar 2015 11:52 WIB

 
Rambu Car Free Day Di Bogor 06 Mar 2015 21:06 WIB

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia