KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kesetiaan 17 Des 2014 19:05 WIB

Ratapan Anak Manusia Papua 17 Des 2014 19:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 
 
HUKUM

Panitia dan Kepala Dinas, Saksi Kasus Kakao
Oleh : Tumpak Abdurrahman S | 01-Sep-2009, 01:06:53 WIB

KabarIndonesia - Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan kakao tahun anggaran 2005 kembali digelar di Pengadilan Negeri Sawahlunto Senin (31/8). Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dengan nilai kerugian negara sekitar Rp 900 juta itu diagendakan untuk pemeriksaan saksi.

Menurut salah seorang Jaksa Penuntut, Doddy Taufik, saksi yang akan diajukan pada persidangan hari ini adalah sebanyak 5 orang yang terlibat dalam keputusan Panitia Pengadaan atau Pelelangan. Di antaranya, Delfitri, Henni Halil, dan Delfi Makmur. Selain itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan, H. Irsal, juga bakal dipanggil sebagai saksi.

“Proses persidangan untuk menindaklanjuti penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan 450 ribu batang bibit kakao. Kemungkinan munculnya tersangka baru masih tetap terbuka dari keterangan saksi di persidangan nanti,” kata Doddy.

Sidang ini dipimpin Hakim Abdul Bari A Rahim, Deka Diana dan Andi Hendrawan. Sementara, Jaksa Penuntut Umum adalah Yunizal J dan Doddy Taufik.

Tersangka dalam kasus itu adalah dua mantan pejabat pada Dinas Pertanian. Yaitu, Nasrun Bakar sebagai panitia pelelangan dan Yasman sebagai pemimpin kegiatan. Dalam persidangan, tersangka akan didampingi pengacaranya, Elfia Rita Dewi.

Modus dugaan korupsi pengadaan bibit kakao yang dilakukan adalah melalui penunjukan langsung terhadap 16 rekanan tanpa tender. Kerugian diperkirakan Rp 900 juta karena bibit kakao yang disebarkan ke petani itu banyak yang mati.

Selain itu, pengadaan bibit kakao tidak memenuhi spesifikasi sesuai aturan Dirjen Perkebunan tahun 2007. Sesuai aturan Dirjen, spesifikasi untuk bibit kakao yang akan disebarkan ke petani itu minimal berdaun 10 baru layak sebar agar tidak rentan mati. Namun, dalam kasus itu, kakao yang dibagikan kepada petani baru berdaun 5 helai.

Sidang sebelumnya juga dengan agenda pemeriksaan saksi yaitu 4 orang kepala UPT pertanian kecamatan dan mantan pegawai Dinas Pertanian Sawahlunto, Bustamam.(*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini...!!!
Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com/
 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia