KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 
 
HUKUM

Diduga Merampok, Oknum Polisi Megaluh Jombang Diperiksa Provost
Oleh : Zahara Saraswati | 12-Feb-2013, 23:54:23 WIB

KabarIndonesia - Citra kepolisian tanah air yang selama ini telah terpuruk oleh beragam kasus beraroma KKN, serta keberpihakan pada kekuasaan dalam penegakan hukum, semakin diperburuk oleh dua oknum anggota Polsek Megaluh Polres Jombang. Bukannya “Menjaga dan Melayani” (masyarakat) yang selama ini menjadi motto Kepolisian Republik Indonesia, dua oknum polisi yang berdinas di Unit Reskrim Polsek Megaluh tersebut beserta komplotannya justru diduga merampok sebesar Rp. 90 juta.

Kedua oknum polisi tersebut adalah Aiptu S (48), warga Perum Sambong Permai, Desa Sambong Dukuh, Kecamatan Jombang dan Briptu TC (26) warga Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Bersama enam rekannya, dua oknum polisi ini merampok uang tunai Rp 90 juta di Jalan Raya Panglima Sudirman, depan Pabrik Gula Jombang Baru, Kecamatan Jombang, pada awal Januari lalu. Alhasil, enam anggota komplotan perampok ini pun sekarang telah diamankan di Mapolres Jombang, beserta barang bukti.

Korbannya adalah Abdul Rokhim. Saat itu, korban tengah mengendarai mobil Xenia W 5152 XQ warna silver. Korban dieksekusi saat melintas di kawasan Pabrik Gula Jombang Baru. Korban dihadang enam pelaku yang mengendarai mobil Xenia warna hitam dan Terios hitam W 427 BI. Meski tidak sampai melukai korban, namun penggunaan senjata api oleh salah satu pelaku sangat disesalkan.

Menurut Kasubdit Penmas Humas Polda Jawa Timur, AKBP Suhartoyo, penggunaan senjata api dalam kasus perampokan ini sangat disayangkan. Senjata api yang sejatinya menjadi alat penunjang tupoksi anggota kepolisian justru disalahgunakan oleh kedua oknum anggota Unit Reskrim Polsek Megaluh Polres Jombang ini untuk melakukan tindak kejahatan, Sabtu (12/01).
    
Saat melakukan perampokan, kedua oknum tersebut bekerjasama dengan enam pelaku. "Kedua polisi ini, saat melakukan perampokan bertugas sebagai pengawas di lokasi kejadian," jelasnya.
    
Beberapa hari setelah kejadian itu, polisi mengamankan semua pelaku di beberapa tempat berbeda. Keenam pelaku lain dari sipil yang turut diamankan adalah, AH (32) warga Diwek, Jombang, M (57) warga Srengat, Blitar, IS (44) warga Ngoro Jombang, AA (35) warga Diwek, Jombang, EP (36) warga Genteng Banyuwangi, NDL (51) warga Sukorejo, Blitar.
    
"Semuanya diamankan di Polres Jombang. Untuk yang dua orang polisi saat ini dalam pemeriksaan provost Polda Jawa Timur," imbuhnya.
    
Merujuk pada beragamnya latar belakang domisili keenam anggota komplotan yang lain, penyidikan akan dilaksanakan secara marathon guna menemukan motif dan pengembangan dugaan bahwa komplotan ini juga tidak hanya beroperasi di wilayah Kabupaten Jombang saja. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia