KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKorem 044/GAPO Gagalkan Pencurian 15 Ton Minyak Pertamina oleh : Dedi Sugiri
30-Jul-2015, 17:21 WIB


 
 
Korem 044/GAPO Gagalkan Pencurian 15 Ton Minyak Pertamina
KabarIndonesia - Palembang, Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Suko Basuki selaku Dansatgas penguatan Binter berhasil menggagalkan pencurian BBM Illegal hasil dari Illegal Tapping yang terjadi di daerah Gelombang Kota Prabumulih tepatnya di desa talang taling Rm. Empat Saudara Ambo Jln. Jend. Sudirman
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Pikiranku 19 Jul 2015 06:37 WIB

Hilang Arah 19 Jul 2015 06:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
HUKUM

Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Wisata Rohani Teluk Wondama
Oleh : Hendrik Akbar | 30-Apr-2013, 03:44:19 WIB

KabarIndonesia - Komunitas Adat Masyarakat Papua Anti Korupsi (KAMPAK) region Wondama mendesak Polres Wondama untuk mengusut laporan mereka terkait indikasi dugaan korupsi anggaran perjalanan wisata rohani di Pemerintahan Kabupaten Teluk Wondama tahun anggaran 2010 sebesar Rp 3 Miliar.

Kordinator KAMPAK Region Wondama, Apollos Korowam, kepada pewarta KabarIndonesia, Sabtu (27/4), mengatakan bahwa Polres Wondama harus secepatnya menindaklanjuti dugaan korupsi tersebut yang sudah dilaporkan sejak tahun 2011 yang lalu. Pasalnya, hingga saat ini laporan tersebut belum juga ditindaklanjuti.

Kata dia, dugaan korupsi dana wisata rohani senilai Rp 3 Miliar itu sudah dua kali dilaporkan ke Polres Wondama. Laporan tersebut dilaporkan kepada dua pejabat Kapolres Wondama yang berbeda.

"Sudah dua kali kita masukkan laporan tersebut.  Kepada Kapolres yang lama kita laporkan namun belum di tindaklanjuti, dan kembali dilaporkan ke Polres Wondama kepada jabatan Kapolres saat ini. Namun belum juga di tindaklanjuti," ujarnya.

Untuk diketahui, KAMPAK region Wondama melaporkan dugaan korupsi dana wisata rohani karena dalam temuan mereka, wisata rohani itu tidak pernah dilakukan. Penggunaan anggaran yang tertera dalam DIPA dan termuat dalam SP2D tahun 2010 adalah perjalanan Wisata Rohani. Namun ternyata, uang tersebut tidak digunakan sebagaimana yang dicantumkan dalam DIPA.

"Tidak digunakan semestinya. Kami mendatangi pihak imigrasi untuk menanyakan pengurusan paspor. justru pihak imigrasi mengatakan tidak ada paspor yang dimaksud," ujarnya.

Kata dia, dalam DIPA juga tertera dana sekitar Rp 75 juta yang diperuntukkan bagi pembuatan paspor di Jakarta. Inilah tambahan daftar pertanyaan KAMPAK region Wondama. "Mengapa harus urus paspord di Jakarta? Apa tujuan hadirnya imigrasi di daerah ini?" ujarnya.

Dari hasil identifikasi KAMPAK lanjut Apollos, pemerintah mengatakan uang tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan masyarakat pada saat banjir windesi dan banjir bandang wasior. Namun kata Apo, bukti dari penggunaan anggaran tersebut tidak ada.

"Kita sudah tanya dan kata pemerintah anggaran tersebut di gunakan untuk kebutuhan sosial bagi bencana banjir. Katanya, anggaran Rp 1 Miliar lebih ditarik sekitar tanggal 6 Juli 2010 untuk membiayai musibah banjir di Windesi.  Selanjutnya uang tersebut ditarik senilai Rp 1,5 Miliar lebih pada tanggal 5 oktober 2010 dengan kepentingan masyarakat korban banjir bandang Wasior," ujarnya seraya mengatakan, uang tersebut sudah digunakan di luar mekanisme penggunaan anggaran.  Padahal dana Bansos itu pasti ada di setiap daerah. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mengelola Bisnis Menggiurkan di Tapanulioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
24-Jul-2015, 20:08 WIB


 
  Mengelola Bisnis Menggiurkan di Tapanuli Demam batu akik sudah berlangsung hampir setengah tahun sejak Februari 2015. Demam akik juga melanda kawasan Tapanuli di Sumatera Utara. Tapanuli Tengah misalnya sudah melakukan pameran akik. Fenomena akik juga mewarnai kawasan Tapanuli Utara. Awalnya hanya dua orang pengelola, belakangan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Polri Jangan Mau Diadu Domba 28 Jul 2015 09:27 WIB

Mewujudkan Damai Itu Indah 27 Jul 2015 23:03 WIB

 
Indonesia Sambut Ferrari 488 GTB 31 Jul 2015 10:18 WIB


 

 

 
PHE ONWJ Optimis Capai Target 31 Jul 2015 10:17 WIB


 
Jadwal Copa America 2015 11 Jun 2015 13:43 WIB

 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 
Deteksi Kanker Sejak Dini 06 Jul 2015 22:55 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia