KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiPernyataan "Orang Tua yang Terlalu Over-Protektif Hasilkan Anak Pandai Berbohong" oleh : Felita Budiman
18-Jan-2017, 15:23 WIB


 
 
Pernyataan
KabarIndonesia - Setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Maka, wajar saja bila orangtua memberikan perlindungan yang maksimal kepada anaknya. Untuk memberikan perlindungan kepada anak adalah hal yang sah- sah saja, mengingat banyaknya pelaku kejahatan di luar sana. 
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 
Yang Maha Mendengar 17 Jan 2017 15:26 WIB

Senyuman Sedu Dibalik Hujan 16 Jan 2017 19:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Resep Bakso Ikan Tenggiri 27 Des 2016 13:53 WIB

 
 
HUKUM

Kantor Bupati dan Dinas PLTR Kutim Digeledah
Oleh : Imran Amir | 25-Nov-2013, 09:28:10 WIB

KabarIndonesia - Sangatta, Gara-gara sejumlah dokumen berkaitan pembebasan lahan Kenyamukan belum disampaikan tersangka HI, Dinas Pengendalian Lahan dan Tata Ruang (PLTR) Kutai Timur )Kutim),  Rabu (20/11) didatangi tim penyidik Polda Kaltim. Kedatangan tim yang dipimpin Kasubdid Tipikor Polda Kaltim, AKBP Ahmad Maulana, membuat kaget pegawai PLTR.

Sejumlah pegawai yang semula ingin pulang, kembali masuk kantor sekadar mengetahui kegiatan penyidik Polda Kaltim bahkan mereka ada yang sempat mengabadikan dengan kamera HP. Keterangan yang dihimpun wartawan, tim yang berjumlah 7 orang dan didampingi Kanit Tipikor Polres Kutim itu, setiba di Dinas PLTR yang kini dipimpin kembali Drs Ardiasnyah, langsung membentuk tiga tim dengan tugas berbeda.

Sejumlah ruangan termasuk ruang kerja Kepala PLTR tak luput dari pengeledahan yang berlangsung hampir empat jam itu. Ketika keluar dari PLTR, sejumlah dokumen langsung dibawa ke Mapolres Kutim.

"Kita datang ke Dinas PLTR untuk mencari dokumen yang berkaitan dengan pembebasan lahan untuk pelabuhan Kenyamukan," terang AKBP Ahmad Mualan sebelum beranjak dari Kantor Dinas PLTR.

Didampingi sejumlah tim lainnya, disebutkan sebelum mendatangi Dinas PLTR, tim juga mendatangi Bagian Keuangan Setkab Kutim untuk mencari data pencairan uang yang berkaitan. Tidak heran jika dalam pengeledahan Rabu dan Kamis itu, sejumlah dokumen kembali ditelaah ulang apakah ada kaitan langsung.

"Dokumen-dokumen yang disita juga berkaitan dengan bukti lainnya seperti kwitansi, SPM, Berita Acara Pembebasan dan Pembayaran serta honor-honor tim," sebut sumber harian ini.

AKBP Ahmad Mualana menyebutkan, selain  blusukan di Setkab Kutim dan Dinas PLTR, tim yang ia pimpin juga menyambangi kediaman tersangka HI. Keterangan yang dihimpun menyebutkan, banyak dokumen pembebasan lahan pelabuhan di Kenyamukan berada di HI.

"Ketika dilakukan pembayaran kepada pemilik tanah, kadangkala pembayarannya dilakukan di kediaman HI bahkan di hotel," ujar sumber harian ini di Dinas PLTR.

Dalam pembebasan lahan Kenyamukan yang akan digunakan sebagai pelabuhan barang dan orang itu, Polda Kaltim mencium aroma tidak sedap. Dalam beberapa pekan melakukan penyelidikan, ditemukan indikasi ketidakberesan yakni lahan yang dibebaskan merupakan kawasan pantai dan hutan mangrove yang termasuk milik negara. Kemudian surat-surat yang dijadikan pegangan hanya segel bukan sertifikat.

Dari penyelidikan awal diduga kuat kerugian sebesar Rp 4 M lebih, namun seirama dengan penambahan tersangka, pihak BPK Kaltim menilai kerugian negara mencapai Rp11 M lebih. Polda Kaltim sendiri sejak awal sudah menetapkan, Is - Sekda Kutim serta Kas - Kades Sangatta Utara sebagai tersangka. Belakangan tersangka bertambah yakni Ar dan HI, keduanya pejabat pada Dinas PLTR Kutim.

Terhadap kemungkinan  ada penambahan tersangka, AKBP Ahmad Mualana tidak menyebutkan pasti. Ia menegaskan tergantung dalam pemeriksaan yang kini dilakukan. Namun keterangan lain yang dihimpun menyebutkan, dari sederet nama-nama dalam tim pembebasan, ada anggota tim yang tidak mau menandatangani berita acara pembebasan yakni Doby Rizani. Ketika itu menjabat Kabag Pemerintahan Setkab Kutim. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016oleh : Eliyah Acantha Manapa
08-Jan-2017, 13:46 WIB


 
  Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016 Seekor Kerbau yang badannya dilukis pada Toraja National Art Festival 2016. Kegiatan Toraja National Art Festival ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2016 hingga 3 Januari 2017.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tantangan Persatuan dan Kesatuan 18 Jan 2017 16:14 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
 

 
 
 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia