KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikGASBIINDO: UU Perlindungan PRT Janji Politik Jokowi - JK oleh : Arief Rahmat Piliang
21-Des-2014, 15:32 WIB


 
 
GASBIINDO: UU Perlindungan PRT Janji Politik Jokowi - JK
KabarIndonesia - Tarik ulur pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) di DPR sangat disayangkan oleh PB Gabungan Serikat Buruh Islam Indonesia (GASBIINDO). Kendati sejak 2004 sudah diajukan ke DPR, tetapi status RUU Perlindungan PRT sampai sekarang belumlah jelas.
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Lelaki di Balik Lemari Kabinet 22 Des 2014 00:16 WIB

Terima Kasihku Untukmu 20 Des 2014 11:39 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 
 
HUKUM

Kantor Bupati dan Dinas PLTR Kutim Digeledah
Oleh : Imran Amir | 25-Nov-2013, 09:28:10 WIB

KabarIndonesia - Sangatta, Gara-gara sejumlah dokumen berkaitan pembebasan lahan Kenyamukan belum disampaikan tersangka HI, Dinas Pengendalian Lahan dan Tata Ruang (PLTR) Kutai Timur )Kutim),  Rabu (20/11) didatangi tim penyidik Polda Kaltim. Kedatangan tim yang dipimpin Kasubdid Tipikor Polda Kaltim, AKBP Ahmad Maulana, membuat kaget pegawai PLTR.

Sejumlah pegawai yang semula ingin pulang, kembali masuk kantor sekadar mengetahui kegiatan penyidik Polda Kaltim bahkan mereka ada yang sempat mengabadikan dengan kamera HP. Keterangan yang dihimpun wartawan, tim yang berjumlah 7 orang dan didampingi Kanit Tipikor Polres Kutim itu, setiba di Dinas PLTR yang kini dipimpin kembali Drs Ardiasnyah, langsung membentuk tiga tim dengan tugas berbeda.

Sejumlah ruangan termasuk ruang kerja Kepala PLTR tak luput dari pengeledahan yang berlangsung hampir empat jam itu. Ketika keluar dari PLTR, sejumlah dokumen langsung dibawa ke Mapolres Kutim.

"Kita datang ke Dinas PLTR untuk mencari dokumen yang berkaitan dengan pembebasan lahan untuk pelabuhan Kenyamukan," terang AKBP Ahmad Mualan sebelum beranjak dari Kantor Dinas PLTR.

Didampingi sejumlah tim lainnya, disebutkan sebelum mendatangi Dinas PLTR, tim juga mendatangi Bagian Keuangan Setkab Kutim untuk mencari data pencairan uang yang berkaitan. Tidak heran jika dalam pengeledahan Rabu dan Kamis itu, sejumlah dokumen kembali ditelaah ulang apakah ada kaitan langsung.

"Dokumen-dokumen yang disita juga berkaitan dengan bukti lainnya seperti kwitansi, SPM, Berita Acara Pembebasan dan Pembayaran serta honor-honor tim," sebut sumber harian ini.

AKBP Ahmad Mualana menyebutkan, selain  blusukan di Setkab Kutim dan Dinas PLTR, tim yang ia pimpin juga menyambangi kediaman tersangka HI. Keterangan yang dihimpun menyebutkan, banyak dokumen pembebasan lahan pelabuhan di Kenyamukan berada di HI.

"Ketika dilakukan pembayaran kepada pemilik tanah, kadangkala pembayarannya dilakukan di kediaman HI bahkan di hotel," ujar sumber harian ini di Dinas PLTR.

Dalam pembebasan lahan Kenyamukan yang akan digunakan sebagai pelabuhan barang dan orang itu, Polda Kaltim mencium aroma tidak sedap. Dalam beberapa pekan melakukan penyelidikan, ditemukan indikasi ketidakberesan yakni lahan yang dibebaskan merupakan kawasan pantai dan hutan mangrove yang termasuk milik negara. Kemudian surat-surat yang dijadikan pegangan hanya segel bukan sertifikat.

Dari penyelidikan awal diduga kuat kerugian sebesar Rp 4 M lebih, namun seirama dengan penambahan tersangka, pihak BPK Kaltim menilai kerugian negara mencapai Rp11 M lebih. Polda Kaltim sendiri sejak awal sudah menetapkan, Is - Sekda Kutim serta Kas - Kades Sangatta Utara sebagai tersangka. Belakangan tersangka bertambah yakni Ar dan HI, keduanya pejabat pada Dinas PLTR Kutim.

Terhadap kemungkinan  ada penambahan tersangka, AKBP Ahmad Mualana tidak menyebutkan pasti. Ia menegaskan tergantung dalam pemeriksaan yang kini dilakukan. Namun keterangan lain yang dihimpun menyebutkan, dari sederet nama-nama dalam tim pembebasan, ada anggota tim yang tidak mau menandatangani berita acara pembebasan yakni Doby Rizani. Ketika itu menjabat Kabag Pemerintahan Setkab Kutim. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Pesta Akad Nikah Ala Betawi 22 Des 2014 20:57 WIB

Jakarta Lantern Festival 2014 22 Des 2014 00:15 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 
Shalat Dhuha vs Rezeki Lancar 20 Des 2014 11:38 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia