KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniBlunder (Sang Buruh) Menteri Tedjo oleh : Arief Rahmat Piliang
23-Feb-2015, 10:52 WIB


 
  KabarIndonesia - Pernyataan Menkopolhukam, Tedjo Edhi Purdijanto, kian hari kian blunder. Setelah sebelumnya menyebut KPK didukung rakyat tak jelas, kini Tedjo memasuki ranah buruh. Ancaman pegawai KPK untuk mogok jika seluruh pimpinannya ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri, direspon Tedjo dengan jawaban
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Pejuang Hidup 25 Feb 2015 20:38 WIB

Benarkah? 23 Feb 2015 10:55 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Banjir Bikin Stres Deera Idol! 18 Feb 2015 20:35 WIB


 
Kisah Memilukan Sang Penjual Tebu 17 Feb 2015 14:12 WIB

 
 
HUKUM

Dugaan Korupsi Mantan Sekwan DPRD Samosir
Oleh : Manuala Tampubolon | 23-Sep-2011, 09:02:05 WIB

KabarIndonesia - Mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabupaten Samosir Ir Sampe Sijabat diperiksa pihak Kejaksaan Negeri Balige minggu kemarin terkait pembangunan gedung DPRD senilai Rp 5,7 miliar. Adanya pemanggilan terhadap pejabat itu berdasarkan pengaduan LSM di Samosir dengan dugaan penyimpangan asistensi pembayaran/pencairan dana proyek tahun anggaran 2007 sampai 2008.
  
Demikian dijelaskan Kepala Kejaksaan Negeri Balige Timbul Pasaribu SH melalui Kasi Pidsus Nelson Sembiring SH kepada pewarta HOKI di kantornya kemarin. Nelson menjelaskan, pembangunan gedung itu dalam 2 (dua) tahap pembangunan yakni tahap pertama senilai Rp 2,8 miliar bersumber dana pos anggaran Sekwan DPRD tahun anggaran 2008 dengan masa pelaksanaan 100 hari kalender. Dan tahap kedua sebesar Rp 2,922 miliar bersumber dana pos anggaran Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Samosir  tahun 2009.
  
Mantan Sekwan itu dipanggil dalam jabatan proyek sebagai pengguna anggaran ketika itu, namun jabatan sebagai pengguna  anggaran tidak sampai kepada selesainya dikarenakan beliau telah dicopot jabatannya sebelum selesainya pekerjaan yang dijadwakan berakhir kontrak 27 Desember 2008.
   
Menurut Nelson didampingi stafnya Erwin Napitupulu SE, proyek itu bukan lah proyek Multi Years seperti terlihat dalam kontrak. Dan yang paling janggal dalam data yang diperoleh mereka,adanya addendum sebelum kontrak ditandatangani pelaksana proyek.
  
Untuk pemeriksaan tahap kedua pembangunan ,telah dipanggil PPTK Dinas Tarukim Ir Nelson Siagian atas lanjutan pekerjaan gedung dengan pagu anggaran Rp 2,922 miliar.

"Tahap kedua merupakan tambahan pekerjaan gedung. Tahap pertama selesai 100 persen. Kedua merupakan tambahan pembangunan,. Dan tidak ada kaitan pembangunan tahap pertama dengan kedua," kata Nelson.
  
Nelson mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan data dan memanggil yang terkait dalam kasus itu, namun diakuinya belum dapat dipastikan unsur tindak pidana korupsi dan kerugian negara yang ditimbulkan. (*)




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/  
     

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sisi Lain Wilayah Perbatasanoleh : Ibnu Hafidz
21-Feb-2015, 05:52 WIB


 
  Sisi Lain Wilayah Perbatasan Dua orang pengunjung tengah asyik menikmati suasana waduk Cirata, Kamis, 19/2/2015. Waduk Cirata berada di tiga daerah: Purwakarta, Bandung, dan Cianjur. Tempat ini merupakan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar di Asia Tenggara dengan luas wilayah 62 KM2. Biasanya para
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
NamaKU = JiwaKU 25 Feb 2015 08:26 WIB

 

 

 
Banjir Jakarta dan Harapan 19 Feb 2015 22:25 WIB

 

 
Belajar dari Kehidupan Lebah 18 Feb 2015 20:28 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia