KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanTak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu oleh : Wahyu Ari Wicaksono
28-Jun-2016, 15:14 WIB


 
 
Tak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu
KabarIndonesia - Terbongkarnya sindikat pemalsu vaksin untuk balita yang telah beraksi selama belasan tahun, sontak membuat banyak kalangan merasa was-was. Tak bisa dipungkiri bahwa mau tak mau kasus ini membuat hilang rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap keaslian vaksin yang
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Di Gubuk Sesal 30 Jun 2016 17:36 WIB

Ayah 30 Jun 2016 17:22 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 
 
HUKUM

Dugaan Korupsi Mantan Sekwan DPRD Samosir
Oleh : Manuala Tampubolon | 23-Sep-2011, 09:02:05 WIB

KabarIndonesia - Mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabupaten Samosir Ir Sampe Sijabat diperiksa pihak Kejaksaan Negeri Balige minggu kemarin terkait pembangunan gedung DPRD senilai Rp 5,7 miliar. Adanya pemanggilan terhadap pejabat itu berdasarkan pengaduan LSM di Samosir dengan dugaan penyimpangan asistensi pembayaran/pencairan dana proyek tahun anggaran 2007 sampai 2008.
  
Demikian dijelaskan Kepala Kejaksaan Negeri Balige Timbul Pasaribu SH melalui Kasi Pidsus Nelson Sembiring SH kepada pewarta HOKI di kantornya kemarin. Nelson menjelaskan, pembangunan gedung itu dalam 2 (dua) tahap pembangunan yakni tahap pertama senilai Rp 2,8 miliar bersumber dana pos anggaran Sekwan DPRD tahun anggaran 2008 dengan masa pelaksanaan 100 hari kalender. Dan tahap kedua sebesar Rp 2,922 miliar bersumber dana pos anggaran Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Samosir  tahun 2009.
  
Mantan Sekwan itu dipanggil dalam jabatan proyek sebagai pengguna anggaran ketika itu, namun jabatan sebagai pengguna  anggaran tidak sampai kepada selesainya dikarenakan beliau telah dicopot jabatannya sebelum selesainya pekerjaan yang dijadwakan berakhir kontrak 27 Desember 2008.
   
Menurut Nelson didampingi stafnya Erwin Napitupulu SE, proyek itu bukan lah proyek Multi Years seperti terlihat dalam kontrak. Dan yang paling janggal dalam data yang diperoleh mereka,adanya addendum sebelum kontrak ditandatangani pelaksana proyek.
  
Untuk pemeriksaan tahap kedua pembangunan ,telah dipanggil PPTK Dinas Tarukim Ir Nelson Siagian atas lanjutan pekerjaan gedung dengan pagu anggaran Rp 2,922 miliar.

"Tahap kedua merupakan tambahan pekerjaan gedung. Tahap pertama selesai 100 persen. Kedua merupakan tambahan pembangunan,. Dan tidak ada kaitan pembangunan tahap pertama dengan kedua," kata Nelson.
  
Nelson mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan data dan memanggil yang terkait dalam kasus itu, namun diakuinya belum dapat dipastikan unsur tindak pidana korupsi dan kerugian negara yang ditimbulkan. (*)




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/  
     

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB

 

 
 

 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia