KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiTiga Rahasia Harmonis SBY dan Ani Yudhoyono oleh : Rohmah S
24-Apr-2018, 05:03 WIB


 
 
KabarIndonesia - Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan rahasia keharmonisan rumah tangga bersama Ani Yudhoyono, kala berdialog dengan warga Kota Tangerang dalam lawatan Tour de Banten, Senin (23/4/2018) malam.

Rahasia tersebut diungkapkan SBY menjawab pertanyaan seorang warga
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Ibu 25 Apr 2018 16:27 WIB

Pemimpin 01 Mar 2018 12:42 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
HUKUM

Kegiatan Pemberantasan Korupsi di Indonesia Merosot
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 29-Des-2010, 21:35:37 WIB

KabarIndonesia - Pada tahun 2010 ini di Indonesia memang banyak terjadi pembongkaran kasus-kasus korupsi, tapi tidak ada yang benar-benar tuntas. Demikian tandas Emerson Yuntho Wakil Koordinator Indonesian Corruption Watch kepada Radio Nederland Wereldomroep.

Emerson menyatakan, agenda pemberantasan korupsi di Indonesia masih berjalan di tempat. Ini diukur dari laporan Transparancy International. Skor Indonesia hanya 28 dan masih berada di peringkat 10 dari 170 negara. Sementara menurut lembaga survei di Hongkong, Indonesia adalah negara terkorup dari 11 negara di Asia.

Pada aspek penegakan hukum ICW tidak melihat ada prestasi luar bisa dalam hal pemberantasan korupsi. "Kasus-kasus yang ditangani Jaksa juga tidak luar biasa. Mereka sendiri masih terhambat dalam soal perizinan ketika memeriksa kepala daerah, " tandas Emerson.

Di segi pengembalian uang yang dikorup, juga tidak banyak yang berhasil, tambah Emerson.

Kegiatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengalami stagnasi. Ini bisa dilihat dari penanganan kasus Bibit dan Chandra. "Proses deponering juga berlarut-larut, " tegas wakil koordinator ICW ini.

Sikap SBY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai mulai mengabaikan atau enggan melancarkan proses pemberantasan korupsi. Ini juga bisa dilihat dari sikapnya terhadap kasus pemulihan dua tokoh KPK tadi. "Presiden tidak mengambil langkah tegas, misalnya memerintahkan Jaksa Agung untuk melakukan deponering di proses kriminalisasi Bibit Chandra."

Emerson menilai pernyataan-pernyataan Presiden tentang pemberantasan penyakit bangsa terparah ini cenderung sebagai slogan saja. "Jadi secara keseluruhan agenda pemberontasan korupsi di Indonesia rapornya merah. Bagi ICW, nilainya empat."

Dibandingkan dengan tahun 2009, pemberantasan korupsi tahun ini merosot. Pada 2009 presiden punya kepentingan politik untuk memperlihatkan bahwa dirinya serius untuk memberantas korupsi. "Tapi ketika hasil pilpres menunjukkan SBY menang, dalam perjalanannya, mulai abai. Karena posisinya tidak tergoyahkan."

Sekedar membongkar
Pokoknya menurut ICW, di tahun 2010 ini tidak ada suatu yang luar biasa dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Memang banyak kasus pembongkaran korupsi terajdi seperti kasus Gayus dan lain-lain. Namun menurut Emerson, mereka sekedar membongkar tapi tidak menuntaskan. Selain itu pada tahun 2010 ini pemerintah memberi grasi kepada para koruptor yang terpidana. Tidak semua jajaran eksekutif mendukung gawe besar ini. Dan DPR RI pun  tidak giat. Buktinya lembaga legislatif ini mengulur-ulur waktu proses pemilihan Busyro Muqoddas sebagai ketua KPK.

Tahun 2011
Untuk tahun depan, 2011, ICW juga tidak melihat akan ada perbaikan yang signifikan dalam soal pemberontasan korupsi di RI. Pertama, karena SBY belum menentukan strategi nasional pemberontas korupsi.

Kedua, persoalan korupsi di internal kepolisian dan kejaksaan belum menjadi fokus utama. Dan mengenai KPK? "Saya sendiri belum melihat apakah presiden akan fokus ke sana?, " Emerson bertanya-tanya.

 

Sumber berita: http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/kegiatan-pemberantasan-korupsi-di-indonesia-merosot
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Pelari Indonesia Pertama di FWD North Pole Marathon 2018 Wakil Direktur Utama FWD Life, Rudi Kamdani (kiri) sedang memberikan jaket FWD Life kepada Pelari Maraton Indonesia, Fedi Fianto (kanan) sebagai simbol FWD Life resmi melepas Fedi sebelum keberangkatannya ke Kutub Utara.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pengabdian Tentara di Pojok Desa 10 Apr 2018 14:27 WIB

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia