KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 

Kemnaker Bantah Tuduhan Ikut Bermain dalam Seleksi Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial 2017

 
HUKUM

Kemnaker Bantah Tuduhan Ikut Bermain dalam Seleksi Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial 2017
Oleh : Rohmah S | 18-Okt-2017, 20:13:08 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Baru-baru ini, Komisi Yudisial telah mengumumkan nama-nama sebanyak 61 calon hakim ad hoc pada MA RI tahun 2017 yang berhasil lolos dalam seleksi administratif yang telah mereka gelar. Di dalamnya tercantum sejumlah 51 nama dari perwakilan buruh dan 12 nama dari perwakilan pengusaha.

Segera pengumuman ini mendapatkan tanggapan kritis dari kalangan pekerja dan buruh. Mereka meradang dan mengajukan keberatan terkait atas munculnya nama  seorang pejabat eselon III di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yaitu Reytman Aruan yang notabene merupakan Kasubdit Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Secara keras, Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi) menuduh adanya permainan kotor dari Kemnaker dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dalam upaya meloloskan nama tersebut untuk tujuan tidak benar.

“Kami menduga seleksi hakim ad hoc HI pada MA kali ini ada permainan. Kok bisa seorang pejabat dari Kemnaker mewakili Apindo. Apindo kan swasta. Kenapa harus ada PNS ? Pejabat lagi,” tuduh Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi), Timboel Siregar, Rabu (18/10) dengan lantang.

Bahkan secara berani, Timboel memaparkan nama-nama pejabat yang disinyalirnya telah bermain dalam masalah ini yakni: Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Perindustrian Kemnaker, John Daniel Saragih, dan Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial (PHI), Haiyani Raimondang.

Memang saat dikonfirmasi atas tuduhan yang mengaitkan dirinya tersebut, Reytman Aruan sendiri hanya berkomentar, "No Comment."

Namun menanggapi runcingnya tuduhan tersebut, Kepala Biro Humas Kemnaker, Sahat Sinurat menjelaskan, bahwa secara hukum seorang pejabat atau pegawai negeri sipil (PNS) dari kementerian atau lembaga pemerintah apa saja bisa mencalonkan diri menjadi hakim ad hoc HI MA. Hanya saja, begitu lulus sampai seleksi akhir maka ia harus mundur dari jabatannya di PNS atau mundur dari PNS.

Sahat membantah terkait adanya tuduhan mengenai permainan kotor yang dilakukan Kemnaker dalam pencalonan Reytman Aruan tersebut. “Dia mengajukan diri calon melalui Apindo atau melalui serikat pekerja atau serikat buruh tidak salah kok,” pungkas Sahat mengingatkan. (*) 




 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 
Manfaat Membaca 22 Sep 2018 15:12 WIB


 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia