KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Lucunya Negeri Ini 21 Feb 2018 04:39 WIB

Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 

Kemnaker Disinyalir Bermain dalam Perekrutan Calon Hakim Ad Hoc HI

 
HUKUM

Kemnaker Disinyalir Bermain dalam Perekrutan Calon Hakim Ad Hoc HI
Oleh : Rohmah Sugiarti | 18-Okt-2017, 19:11:48 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Beredar dugaan di kalangan buruh dan pekerja bahwa pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bermain kotor dalam memproses calon hakim ad hoc hubungan industrial (HI) di Mahkamah Agung (MA) untuk tahun 2017.
Dugaan ini didasarkan pada temuan bahwa dari 12 orang calon perwakilan Apindo yang lolos seleksi administrasi untuk diserahkan ke Komisi Yudisial (KY) ternyata salah satunya adalah pejabat eselon III di Kemnaker, yakni Reytman Aruan, Kasubdit Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Secara tegas, Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi), Timboel Siregar, Rabu (18/10) menyatakan, “Kami menduga seleksi hakim ad hoc HI pada MA kali ini ada permainan. Kok bisa seorang pejabat dari Kemnaker mewakili Apindo. Apindo kan swasta. Kenapa harus ada PNS ? Pejabat lagi,” tanyanya.

Lebih lanjut Timboel memperkirakan bahwa yang bermain prosesi pendaftaran Reytman Aruan adalah Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Perindustrian Kemnaker, John Daniel Saragih, dan Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial (PHI), Haiyani Raimondang.

“Mereka sepertinya mempunyai tujuan dan kepentingan tertentu,” tuduhnya.

Sementara itu, Reytman Aruan, John Daniel Saragih, Haiyani Rumondang serta Kepala Biro Humas Kemnaker, saat dikonfirmasi mengenai perihal ini masih enggan berkomentar. “No coment bang,” jawab Aruan. Sedangkan Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani, saat dimintai konfirmasinya mengenai permasalahan ini juga belum memberikan jawaban.

Secara berani, Timboel meminta Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri agar menegur Reytman Aruan, John Daniel Saragih, Haiyani Rumondang. “Bila perlu diberi sanksi,” ujarnya memberi saran.

Meskipun selama ini Reytman Aruan dalam permasalahan sengketa buruh dan pengusaha selalu tampil sebagai penengah dalam sengketa buruh dan pengusaha namun Timboel menilai berbeda. “Kami menilai dia selalu tampil yang merugikan buruh dan pekerja,” jelasnya.

Menurut pendapat Timboel, Kemnaker dan Apindo berusaha meloloskan Reytman Aruan agar ketika muncul silang sengketa antar pengusaha, buruh serta pekerja maka pengusahalah yang dimenangkan.

Karenanya, Timboel benar-benar meminta agar pihak KY tidak meloloskan Reytman Aruan menjadi hakim ad hoc HI di MA. “Kita meminta KY agar dia tidak diloloskan,” pintanya.

Bisa kita lihat, sekarang ini website KY telah merilis sebanyak 61 calon hakim ad hoc HI di MA 2017 lolos seleksi administratif, dimana sebanyak 51 orang perwakilan buruh dan 12 orang perwakilan pengusaha. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia