KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB

 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB

 

Korupsi Berjamaah Kemenpora - KONI

 
HUKUM

Korupsi Berjamaah Kemenpora - KONI
Oleh : Benny Aswadina | 23-Sep-2019, 09:17:35 WIB

Kabarindonesia - Kasus korupsi suap berjamaah melanda Kemenpora dan KONI menjadi viral & trending topics di banyak media sosial, cetak, online dan tayangan televisi serta pemberitaan radio. Walaupun sebenarnya korupsi suap berjamaah bukan pertama kali terjadi.

"Pernah terjadi di kota Malang Raya melibatkan fihak eksekutif (walikota) dan legislatif , hampir tiga perempat anggota DPRD Malang berstatus terdakwa suap korupsi dan telah divonis pengadilan Tipikor Surabaya, kini tengah menjalani hukuman di berbagai lapas Surabaya dan Malang," tutur penggiat anti korupsi Didik Basuki Supratono SH asal Malang pada Ganis Rumpoko dan Yudianto Budiman El Shinta radio Jakarta dengan mantap.

Dalam kasus korupsi suap berjamaah Kemenpora-KONI, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Menpora Dr H. Imam Nahrawi S.Ag M.KP, tersangka utama dana hibah KONI di Kemenpora tahun anggaran 2018. Politisi PKB asal pulau garam Bangkalan Madura Cak Imam diduga menerima suap Rp 265 miliar dari pejabat KONI. 

"Uang tersebut merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI pada Kemenpora tahun anggaran 2018 dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan terdakwa IMR selaku Menpora," jelas Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada awak mediabtelevisi, pada press conference di Gedung KPK, Jln HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Kasus korupsi suap berjamaah 2 institusi Kemenpora dan KONI sudah mendekati titik penyelesaian. Dua tersangka pejabat KONI dan tiga dari Kemenpora sudah dijatuhi vonis pengadilan Tipikor Jakarta. 

Deputi IV Kemenpora Mulyana dijatuhi vonis 5 tahun penjara oleh hakim ketua pengadilan tipikor Mochamad Arifin SH. Mulyana terbukti sah dan meyakinkan menerima uang Rp 300 juta, kartu ATM bersaldo Rp 100 juta dan mobil Toyota Fortuner serta ponsel Samsung Note 9 dari Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy (divonis 2 tahun 8 bulan penjara denda Rp 100 juta subsidaier 2 bulan kurungan) dan Bendahara KONI Johnny E. Awuy (juga sudah divonis 1 tahun 8 bulan denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan kurungan). 

Mulyana menerima uang dan barang dari kedua pejabat KONI, menikmati bersama sama dengan 2 anak buahnya yakni pejabat pembuat komitmen Kemenpora Adhi Purnomo dan staf Kemenpora Eko Triyanto. "Baik Adhi dan Eko juga telah dijatuhi hukuman masing masing 4 tahun penjara denda Rp 200 juta subsidair 2 bulan kurungan," ucap Putra Marbun iradio Jakarta & Net tv Nadia Soekarno.

"Kini tinggal tersangka utama kasus dana hibah KONI yakni mantan Menpora Imam Nahrawi dan asisten pribadinya Miftahul Ulum gitu mas mbak wartawan," ucap Febri Diansyah, Jubir KPK yang familiar pada jurnalist berpos di KPK, dan Pewarta Kabarindonesia.(*)

Foto: Sambil berdendang begitu akrab bapak Presiden Jokowi dengan mantan Menpora yang politisi PKB cak Imam Nahrawi.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia