KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahUsulan Pembentukan Wartawan Unit DPRD Tidak Dijawab Pemkab Serdang Bedagai oleh : Agus Suriadi
21-Nov-2017, 20:36 WIB


 
 
Kabar Indonesia - Serdang Bedagai, Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sergai terkait pembahasan R-APBD Sergai TA 2018, Kamis (16/11)  di gedung DPRD Sergai, Dusun II Desa Firdaus, Sei Rampah.Sambil menyampaikan pandangan umum Fraksi, tiga fraksi antara lain
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

Kontemplasi (تفكر) 23 Nov 2017 09:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
HUKUM

Pengawasan Atas Dana Desa Ditangani Khusus Kapolsek
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 22-Okt-2017, 12:17:31 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Mendagri Tjahjo Kumolo dan Kemendes PDTT Eko Sandjojo menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pencegahan, pengawasan, penanganan permasalahan dana desa. Acara penandatanganan MoU itu diadakan bersama di Pusat Data dan Analisis (Puldasis) Polri, Gedung Utama Mabes Polri lantai 5 pukul 07.30 WIB kemarin (20/10). Demikian rekan media Frans Samosir (mulajadinews.com) mengabarkan pada pewarta kabarindonesia, Sabtu (21/10)

Diinformasikannya bahwa anggota Polri yang menjabat Kapolsek sejak penandatanganan MoU diberi tanggung jawab (red: tambahan) mengawasi penggunaan dana desa yang cukup besar digelontorkan Pemerintah Pusat. Pemberian tugas itu merupakan hasil kesepakatan antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Kemendes PDTT Eko Sandjojo.

“Pengawasan dana desa ini kita sepakati tunggal yang mengawasi, yaitu kapolsek dengan bhabinkamtibmasnya,” kata Tjahjo di gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, usai penandatanganan MoU tersebut.

Menurut Tjahjo Kumolo bahwa kebijakan ini diambil sebagai respons dan tindak lanjut atas arahan Presiden. "Ini bentuk arahan dari Pak Presiden yang cepat kami respons. Intinya adalah dana desa itu harus secara optimal dimanfaatkan desa dan masyarakat agar pertumbuhan di desa berjalan dengan efektif," kata Mendagri, Tjahjo Kumolo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 20 Oktober 2017.

Tjahjo menambahkan, selain penyerapan yang optimal dan transparan, dalam pelaksanaannya program dana desa harus melibatkan masyarakat secara optimal. "20 persen dari anggaran desa harus bergulir dalam bentuk padat karya, tidak diborongkan oleh pihak ketiga. Karena ini kebijakan strategis Presiden dalam nawacita," ujarnya.

Sebagai kebijakan strategis, maka pengawasan dana desa dilakukan dengan sistem terpadu. " Makanya pengawasan dana desa kita sepakati bersama tunggal. Dan yang mengawasi yakni Kapolsek dengan Babinkamtibmas," katanya.

Mendagri Tjahjo Kumolo menambahkan bahwa pihaknya Kemendagri, pekan depan akan mengumpulkan para wali kota/bupati se-Indonesia untuk menekankan perihal tidak boleh ada upaya intervensi kepada Kapolsek, dalam hal pengawasan dana desa. “Bupati dan wali kota minggu depan akan kami kumpulkan sampai ke camat, dalam upaya tidak boleh intervensi peran kapolsek dan kapolres dalam hal pengawasan dana desa,” tegas Tjahjo.

Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Sandjojo menambahkan Babinkamtibmas sebagai bagian dari struktur Polri dilibatkan karena dapat bergerak hingga ke desa-desa. "Disepakati Babinkamtibmas bisa ikut mengawasi dan ajak masyarakat untuk terlibat dalam proses penggunaan dana desa dan pengawasannya," ujar Eko.

Sebelumnya, dalam tayangan video disebutkan tujuan penandatanganan MoU adalah terwujudnya pengelolaan dana desa yang efektif, efisien dan akuntabel melalui kerja sama antar ketiga lembaga ini. MoU akan berlaku selama 2 tahun ke depan sejak ditandatangani. Jika masa berlaku habis, maka dapat diperpanjang dengan catatan koordinasi antar pihak yang terikat perjanjian harus dilakukan paling lambat 3 bulan sebelumnya.

Selanjutnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan jajarannya siap mengawasi dana desa, bahkan telah melakukan koordinasi dengan seluruh kapolda untuk pelaksanaan di lapangan. "Kami melaksanakan dengan Mendagri dan Menteri Desa dilanjutkan dengan pengarahan kepada seluruh jajaran polda, polres, juga para kepala dinas yang ada di kabupaten dan provinsi. Beberapa gubernur dan perwakilan dari gubernur juga hadir," katanya mengakhiri.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Mendes PDTT Ajak Astra Lanjutkan Membangun Indonesia dari Wilayah Terluar Mendes PDTT Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo melakukan pemeriksaan darah di booth pengobatan gratis yang disediakan dalam acara Festival Kesehatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Rinra Makassar hari ini (18/11). Acara Festival Kesehatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia