KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilMelani Butarbutar: Tekad Putra Samosir, Melayani Aspirasi Rakyat Sepenuh Hati oleh : Wahyu Ari Wicaksono
05-Nov-2018, 09:11 WIB


 
 
KabarIndonesia - Mengawali karir sebagai CPNS tahun 1976 di kantor Camat Simanindo Ambarita (Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara) dengan pangkat/golongan Juru Muda Tingkat I (I/b), pada Februari tahun 2017 lalu, Danny Melani Michler Hotpantolo Butarbutar atau biasa disebut Melani Butarbutar
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Menjadi Wartawan Pilihan Hidupku 09 Nov 2018 15:39 WIB


 

Polisi Tidak Akan Toleran Lagi Tindak Geng Motor

 
HUKUM

Polisi Tidak Akan Toleran Lagi Tindak Geng Motor
Oleh : Rohmah S | 08-Nov-2018, 16:55:43 WIB

KabarIndonesia – Jakarta,  Geng motor selalu membuat resah masyarakat, karenanya perlu tindakan tegas dari pihak berwajib seperti kepolisian. Mereka telah menjadi ancaman serius. Sebut saja berbagai kasus yang muncul di permukaan dan kerap menimbulkan korban jiwa.

Anarkisme yang dilakukan geng motor itersebut harus segera diakhiri agar tidak semakin banyak korban jiwa atau kerugian materiil yang ditimbulkan.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Setyo Wasisto saat berbicara di Forum Promoter Polri bertema "Penanggulangan Teror Geng Motor Demi Memberikan Rasa Aman dan Terwujudnya Kamtibmas" di Menara 165 Jakarta, Kamis (8/11) mengatakan, "Sekarang motor bukan menjadi satu hal yang mewah, ini dampak dari beberapa waktu yang lalu dengan DP 500 dapat motor. Tapi pergeseran dan nilai membuat wawasan bermotor jadi beda." Menurutnya, perkembangan geng motor di Indonesia dipengaruhi oleh banyak faktor seperti imitasi, lingkungan, budaya, pengagguran, perhatian orang tua yang minim dan kemiskinan. Rata-rata geng motor terbentuk karena kebiasaan para remaja atau pemuda yang nongkrong - nongkrong yang biasanya dilakukan di malam hari. Selanjutnya mereka melakukan aksi balap liar da hal-hal yang menantang untuk menunjukkan eksistensi diri terhadap kelompoknya atau kelompok lainnya. "Kondisi tidak ideal biasanya menimbulkan celah sosial, lemahnya disiplin lalu lintas menjadi peluang timbulnya geng motor. Lingkungan sosial yang tidak komdndusif dan pendidikan karakter yang gagal menjadikan mereka mudah terombang - ambing sehingga menuju pergaulan yang salah," ulas Setyo. Guna mengatasi munculnya geng-geng motor baru, perlu upaya bersama dari semua pemangku kepentingan termasuk peran orang tua, sekolah, lingkunga dan masyarakat. Kepolisian diakuinya tidak dapat bekerja sendiri untuk mengatasi teror geng motor yang sudah sangat meresahkan masyarakat. Kasubnit V Subdit III Ranmor, AKP Andhiek Budy Kurniawan, menambahkan rata-rata geng motor muncul di kota-kota besar. Dari catatannya geng motor banyak bermunculan di wilayah Jawa Barat disusul Jakarta, Medan dan Bali.

Aksi yang kerap diciptakan oleh gerombolan geng motor ini diantaranya pengrusakan fasilitas umum mauun pribadi, penganiayaan, pengeroyokan, pemerasan, pencurian dengan kekerasan, pemerkosaaan hingga pembunuhan.

"Keberadaan geng motor yang  mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat akan ditindak tegas oleh kepolisian. Polisi tidak akan ada toleransi lagi bagi anggota geng yang bertindak anarkis," kata Andhiek.

Kepolisian aktif melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan geng motor. Diantaranya preemtif, preventif dan represif. Untuk upaya preemtif diantaranya melalui penyuluhan kepada masyarakat dengan melibatkan kamtibmas. Selain itu dengan menggandeng stake holder terkait agar dapat melengkapi sarana prasarana jalan umum seperti penerangan jalan, pemasangan cctv dan lainnya.  Upaya preventif yang dilakukan Polri meliputi patroli rutin, pembuatan aplikasi Polisi Kita dan penempatan anggota Polri pada daerah rawan tindak kejahatan. Sedangkan upaya represif denga membentuk satgas anti kejahatan, pemetaan daerah rawan kejahatan dan proses sidik. "Apabila pelaku kekerasan dari geng motor adalah anak-anak, kita melakukan mekanisme restorative justice yaitu menghindarkan anak-anak dari pemidanaan dan diganti dengan bimbingan," ulas dia. Sementara itu Sosiolog dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar, mengatakan bahwa geng motor merupakan fenomena global yang ada di hampir semua negara. Namun perkembangan geng motor di Indonesia menjadi salah satu yang paling pesat. Menurutnya, Untuk mencegah geng motor terus perkembang salah satu cara yang efektif adalah dengan mengembalikan fungsi keluarga dan sekolah sebagai pusat pendidikan akhlak dan nilai-nilai agama. Kemudian enciptakan lingkungan sosial yang peduli terhadap anggota geng motor. Selain itu, orang tua harus diberi pendidikan cara mendidik anak agar tidak salah asuh. Hal lain yang tak kalah penting adalah kolaborasi dan sinergi antara orang tua,  sekolah,  masyarakat, polisi dan pemerintah untuk membina geng motor. Pada dasarnya, anak remaja yang sedang tumbuh dimana rata-rata anggota geng motor adalah dari kalangan remaja, membutuhkan kehangatan, keakraban dan rasa aman dalam keluarga dan lingkungan.

"Perlu melatih mereka supaya memiliki kepakaran (skill), lalu memberi mereka lokasi tempat berusaha atau lapangan kerja. Menumbuhkan suasana keluarga yang hangat, akrab dan aman. Terakhir adalah mengobati mereka yang sudah terlibat Narkoba dan stres agar kembali sehat rohani dan jasmani," pungkas Musni. (*)  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra Dukung Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawaoleh : Rohmah S
12-Nov-2018, 10:18 WIB


 
  Astra Dukung Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Rini Soemarno (kedua kiri) didampingi Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas (kedua kanan) saat flag off Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa di Surabaya (12/11).
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Rocky Gerung dan Jokowi 05 Nov 2018 15:56 WIB

Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia