KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB

 

Setahun Diburu Akhirnya Tiga Penjahat Spesial Pembobol Rumah di Taput Tertangkap

 
HUKUM

Setahun Diburu Akhirnya Tiga Penjahat Spesial Pembobol Rumah di Taput Tertangkap
Oleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak | 29-Jun-2020, 15:32:47 WIB

KabarIndonesia - Tarutung, Baru sekitar satu bulan AKBP Jonner Samosir dilantik memimpin Polres Tapanuli Utara, telah mengukir prestasi gemilang menangkap tiga orang tersangka pelaku kejahatan spesialis pembobol rumah setelah cukup lama diburu. Tiga penjahat spesialis pembobol rumah di Taput tersebut dibekuk dari warung tuak di Kecamatan Pangaribuan Taput baru-baru ini.

Setelah hampir setahun penyelidikan dilakukan Polres Taput terhadap kasus pencurian  di Toko Miduk di jalan SM Raja Tarutung, akhirnya dapat diungkap dan berhasil menangkap dua dari empat orang pelaku pencurian tersebut.

Kedua tersangka yang berhasil diamankan yaitu Leonard Marbun (30) warga Simpang Tiga desa Harianja, kec. Pangaribuan, kab.Tapanuli Utara, dan Berfin Sihombing (49) warga desa Pakpahan, kec.Pangaribuan kab.Tapanuli Utara. Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengakui bahwa mereka melakukan pencurian dari Toko (Miduk) pada tanggal 1 Juli 2019, dilakukan empat orang,  dua tersangka lagi masih buron yakni marga Sihotang dan marga Ambarita.

Kapolres Taput AKBP Jonner MH Samosir SIK di dampingi Kabag Ops Kompol Gamal Luciana, Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor, KBO Reskrim Ipda J.Sianturi dengan Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, dalam press release menyampaikan penangkapan tersebut kepada  wartawan Jumat (26/06) di Mapolres Taput.

“Kasus pembobolan rumah milik Nursinta Panggabean (Toko Miduk) ini sudah kasus lama. Ini terjadi tanggal 01 juli 2019 yang lalu, sudah hampir satu tahun. Atas kerja keras kita, akhirnya kita berhasil mengungkap pelakunya Tanggal 11 Juni 2020, ujar Kapolres. Setelah kedua tersangka diamankan, dari hasil pemeriksaan, keduanya mengakui perbuatan tersebut dan menjelaskan bahwa mereka secara bersama-sama melakukan pembongkaran di Toko Miduk milik N. Panggabean dengan dua tersangka yang melarikan diri yaitu MS dan MA.

Kapolres menerangkan kronologi perbuatan pelaku, bahwa sebelum tersangka melakukan aksinya, MS dan MA menghubungi LM dan BS untuk bertemu. Pada tanggal 29 Juni 2019, mereka bertemu di sebuah kolam pancing di Kecamatan Pangaribuan Taput membahas rencana pembongkaran tersebut. Kemudian untuk mematangkan rencana  ke empat tersangka bertemu kembali di Porsea kabupaten Toba.

Setelah pembahasan matang di Porsea, lalu mereka mempersiapkan peralatan dan langsung menuju Toko Miduk di jalan SM Raja Tarutung 1 Juli 2019 pukul 01.00 dini hari.
Dengan peralatan  lengkap, mereka berhasil membobol toko tersebut, saat itu pemilik tidak berada di toko.

Setelah berhasil masuk ke toko, mereka dengan leluasa melakukan aksinya lalu mengambil sebuah Brankas dari lantai satu. Lalu berangkas tersebut di masukkan ke dalam mobil Avanza yang sudah di rental pelaku dan membawa nya kembali ke Porsea dalam keadaan tertutup. Lalu kemudian keempat tersangka menyimpan brankas tersebut di salah satu rumah.

Selanjutnya MS dan MA di antar pulang ke Pangaribuan dan pada tanggal 3/7/2019, MS dan MA menjumpai LM dan BS dan memberikan uang kepada LM 17 juta dan kepada BS 30 juta rupiah . MS dan MA mengatakan kalau berangkas hasil curian itu sudah bisa di buka dan tidak di berita tahu berapa isi nya hanya yang di berikan sejumlah uang tersebut. Lalu tersangka kembali ke Pangaribuan Taput sedangkan MS dan MA berangkat ke Jakarta.

Dari laporan korban Nursintan Panggabean pemilik Toko Miduk, kerugian akibat pencurian tersebut 1 milliyard rupiah dengan rincian uang kontan Rp 400 juta dan Emas sekitar Rp 600 juta yang ada dalam brankas tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka dengan kejadian lain yang ada di Taput, dari pengakuan tersangka terbongkar lagi bahwa LM bersama dengan Jufrianto Harianja, melakukan pembongkaran rumah pada tanggal 24 Desember 2019 di rumah Karel Garlen Pakpahan di desa Sibingke Kecamatan Pangaribuan Taput, dan berhasil menggondol perhiasan emas seberat 106 gram beserta uang sebesar Rp10.030.000. Pencurian di Sibingke hanya dilakukan LM dan JH , dan JH berhasil di tangkap  13 Juni 2020.

Saat ini ketiga tersangka telah di tahan di Polres Taput untuk pengembangan lebih jauh. Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 3 unit sepeda motor yaitu 1 unit CBR , 1 unit Astrea Grand, 1 unit Yamaha RX King yang dibeli dari hasil kejahatan para tersangka serta 2 buah celana panjang dan satu kaos oblong.

Masyarakat Tapanuli Utara merasa gembira dengan tertangkapnya tiga penjahat spesialis pembobol rumah tersebut. Diharapkan kalau masih ada kasus lain yang belum terungkap, secepatnya dapat diungkap.(*)


Foto : Kapolres Taput AKBP Jonner Samosir emberi keterangan pers sekitar tertangkapnya tiga penjahat pembobol rumah. ( dok.fb)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia