KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HukumRUU Omnibus Law Inskonstitusional Buruh Minta Stop Pembahasan Sidang Paripurna DPR RI oleh :
05-Okt-2020, 04:26 WIB


 
 
KabarIndonesia - Berbagai serikat pekerja yang merupakan afiliasi global unions federations menyatakan kekecewaannya terhadap hasil pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja tingkat pertama pada Sabtu malam (3/10). Mayoritas fraksi di DPR RI dan pemerintah sepakat untuk melanjutkan pembahasan ke tingkat
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
HUKUM

Terkuak, Bisnis "Sampingan" Kapolsek Mentewe
Oleh : Gusti Wahyu Hidayat | 31-Des-2008, 15:49:10 WIB

KabarIndonesia - Bisnis sampingan yang kental dengan aksi kearogansian Ipda Sigit Rahayudi yang dikenal sebagai Kapolsek Mentewe, Tanah Bumbu bersama jajarannya kini akhirnya mulai terkuak.

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM ) Senin (29/12) lalu, menemukan  sejumlah dokumen dokumen penting yang di dalamnya menunjukkan kalau meraka tidak mengakui statusnya sebagai perwira dan anggota Polri. Bukannya melindungi dan mengayomi serta menegakkan kebenaran dan keadilan, tetapi malah merusak nama baik dan membangun premanisme.

Hal ini dibeberkan oleh Direktur Lembaga Pengawas Control Angkatan Muda Pembaharuan dan Peduli Lingkungan Hidup (LPCAMPLHI) Tanah Bumbu, Mahyudin mengatakan dokumen-dokumen yang menyatakan Sigit Rahayudi beserta Tenriangka, bukan bagian dari anggota Polisi Republik Indonesia (Polri)," Dalam dokumen ini menunjukkan kalo kedua orang ini adalah hanya warga sipil biasa yang memiliki pekerjaan tidak jelas alias swasta saja", beber Mahyudin.

Dugaan kuat, keduanya menjadi "backing" salah satu warga di antara kedua belah pihak  warga yang bersengketa dalam kasus kepemilikan lahan kelompok di Mentewe. Terkuaknya dugaan ini ketika terjadi  di dalam proses musyawarah mufakat di Balai Desa Mentewe.

Musyawarah  yang difasilitasi oleh Aparatur Pemerintahan Desa Mentewe, Salimi, berubah menjadi perang mulut dan urat saraf. Saat itulah Sigit sebagai wakil dan di beri kuasa oleh salah satu pihak yang bertikai mengeluarkan surat kuasa, serentak hal itu mengacaukan fokus permasalahan yang dibahas. Akhirnya dialog pun menjadi mereda dan pudar tanpa hasil.

Ditemui di tempat lain, di Ruang Waka Polres Tanah Bumbu, salah satu pentolan aktivis Tanbu, Rudi Hartono, bingung melihat dokumen tersebut yang mana tertera Sigit Rahayudi cs mengaku sebagai pihak swasta.

"Inikan sudah ada nuansa dan kesengajaan  melakukan perbuatan melawan hukum, terkait pemalsuan identitas diri untuk melakukan pembohongan publik," tandas Rudi. Ketika dikonfirmasi langsung baik melalui telpon dan SMS (Short Messege Service), Sigit tidak mau mengangkat dan membalasnya, padahal nada sambung tetap berbunyi.

Karena merasa terusik dengan diungkapnya masalah ini oleh LSM, Sigit malah berkoar dan bernada menantang kepada seorang wartawan koran harian lokal, dia siap dilaporkan ke mana saja, dan tidak takut kalau masalah ini di ekspos media massa.

"Mau diekspos,ekspos saja, saya tidak takut, dilaporkan ke mana saja, ke Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Mabes Polri sekalipun tidak takut", ujarnya mengutip pernyataan Sigit yang penuh arogan dan emosi itu. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
MENJAGA INTEGRITAS INTELEKTUAL. 19 Okt 2020 01:59 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia