KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Jakarta,  Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat ekologis yang mengancam kelangsungan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Karena itu Walhi bersama rakyat pengelola sumber daya alam, organisasi masyarakat sipil, dan unsur lainnya mendesak pemerintah kini dan ke depan menjalankan dan
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Vonis 18 Tahun Penjara, Dimas Kanjeng Banding

 
HUKUM

Vonis 18 Tahun Penjara, Dimas Kanjeng Banding
Oleh : Benny Aswadina | 08-Aug-2017, 16:29:15 WIB

KabarIndonesia - Probolinggo, Pengadilan Negeri Kraksaan Probolinggo bersidang Selasa (1/8) dipimpin Basuki Wiyono SH menjatuhkan vonis sangat berat 18 tahun penjara pimpinan Padepokan "DK" Dimas Kanjeng Taat Pribadi terdakwa kasus pembunuhan berencana kedua santrinya Abdul Gani dan Ismail cukup menghebohkan beberapa waktu lalu.

"Vonis Dimas Kanjeng lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntutnya seumur hidup terhadap.  Pria bertubuh gempal asal Dusun Cengkelek desa Wangkal Gading, Dimas Kanjeng mengajukan banding," kata Retno Ayu Tri Lestari MNC Media peliput di PN Kraksaan Probolinggo.

Menimbang unsur menghilangkan nyawa santri Abdul Gani dan Ismail terpenuhi diperkuat pembuktian penyerahan Rp 150 Juta untuk 6 eksekutor telah dijatuhi vonis. Purnawirawan TNI Wahyudi, Kurniadi, Wahyu Wijaya ketiganya dijatuhi vonis 20 thun penjara, 12 tahun penjara untuk Muriyat dan Boiran serta vonis 10 tahun penjara untuk Achmad Suryono.

Terdakwa Dimas Kanjeng melanggar pasal 340 KUHP pembunuhan berencana dengan ancaman hukumnya seumur hidup atau mati. Sementara itu Gus Sholeh, menyarankan. tak usah banding. "Terima aja putusan itu, kalau banding dipastikan akan bertambah hukumannya 20 tahun penjara atau seumur hidup, bahkan mati" sebutmua. (*)

Foto: Pemimpin Padepokan "DK" Probolinggo Dimas Kanjeng Taat Pribadi kemeja batik dalam persidangan. Dok : Pribadi

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Mengenang Hari Juang Kartika 13 Des 2017 11:39 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia