KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalBusa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan oleh : Dedi Sugiri
25-Jun-2016, 09:45 WIB


 
 
Busa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan
KabarIndonesia - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus diatasi secara cepat.  Karenanya, Korem 044/Gapo selalu melaksanakan pemantauan secara terus menerus di wilayah yang disinyalir rawan kebakaran. Dengan begitu, apabila terjadi kebakaran akan cepat diatasi.

Selain melaksanakan
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 
 
OPINI

NKRI dengan KOWIL Tak Dapat Dipisahkan
Oleh : Nurtina Santhy | 30-Des-2009, 17:13:50 WIB

KabarIndonesia - Pada suatu kesempatan, Kasad Jenderal TNI George Toisutta di Mabes AD Jakarta menegaskan bahwa Kowil itu harus tetap dipertahankan, namun atas pernyataan Kasad tersebut ada dari sebuah LSM di salah satu koran Nasional menekankan perlunya restrukturisasi Komando Kewilayahan (Kowil) berkaitan dengan dinamika ancaman yang berkembang saat ini. Agenda restrukturisasi itu berkaitan dengan tugas pokok TNI, yaitu menghadapi ancaman perang dari luar.

Menurutnya, Komando Teritorial (Koter) yang ada saat ini masih berasal dari perimbangan agresi militer zaman penjajahan serta fungsi politik TNI pada masa Orde Baru. Koter harus dilihat dalam konteks strategi pembangunan kekuatan pertahanan dan gelar kekuatan TNI. Pembinaan teritorial bukan tugas TNI. Hal ini seharusnya diserahkan kepada pemda.

Mencermati pernyataan di atas, saya sebagai warga masyarakat yang cinta damai, kurang pas dengan pandangan dari LSM tersebut, sebab dalam Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Posisi Angkatan Darat berada pada posisi untuk membantu pemerintah, dan dilaksanakan dalam pola Operasi Militer Selain Perang.

Dengan demikian berarti masih relevan Koter tetap dipertahankan, sebab sasaran Pembinaan Teritorial (Binter) adalah terwujudnya ruang, alat, dan kondisi juang, serta Kemanunggalan TNI-Rakyat yang tangguh dalam rangka mendukung pertahanan negara di darat, lebih khusus yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti di Kalimantan dan Papua. Bukan untuk fungsi politik TNI, karena TNI sekarang sudah tidak berpolitik lagi.

Oleh karena itu seluruh lapisan masyarakat harus menyadari bahwa peran Angkatan Darat dalam hal ini Koter itu semata-mata demi mendukung kebijakan pemerintah, bagi keberhasilan dan kesuksesan dalam kelangsungan pembangunan nasional yang memerlukan keterpaduan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak antara aparat Kowil dengan pemerintah, sehingga diperoleh kesamaan visi dan persepsi terhadap penanganan berbagai permasalahan aktual yang terjadi di wilayahnya.

Kowil harus tetap dipertahankan demi tetap tegak kokohnya NKRI.  Untuk itu kita semua seluruh rakyat Indonesia tidak ada salahnya mendukung TNI untuk pembentukan kodam baru, baik di Kalimantan maupun di Papua, bila perlu penambahan kodam itu mengikuti pemekaran daerah, seperti Kepolisian setiap ada pemekaran daerah, Polri segera mengikutinya dengan pembentukan mulai dari tingkat Polda sampai ke Polres.(*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia