KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanTak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu oleh : Wahyu Ari Wicaksono
28-Jun-2016, 15:14 WIB


 
 
Tak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu
KabarIndonesia - Terbongkarnya sindikat pemalsu vaksin untuk balita yang telah beraksi selama belasan tahun, sontak membuat banyak kalangan merasa was-was. Tak bisa dipungkiri bahwa mau tak mau kasus ini membuat hilang rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap keaslian vaksin yang
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Di Gubuk Sesal 30 Jun 2016 17:36 WIB

Ayah 30 Jun 2016 17:22 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 
 
NASIONAL

Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda DIY Dicopot
Oleh : Sri Endah W | 09-Apr-2013, 01:43:38 WIB

KabarIndonesia - Dari kediamannya Puri Cikeas, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat mengapresiasi Mabes TNI Cilangkap yang menugaskan Tim Investigasi TNI AD menyelesaikan aksi gerak cepat penyerbuan pasukan komando ke Lapas Cebongan.

Meski tak membenarkan tindakan main hakim sendiri, SBY menyebut tindakan 11 Kopassus sebagai kesatria pembasmi preman yang saat ini semakin menggila dan tak berprikemanusiaan menghabisi korban-korbannya.

"Saya dapatkan laporan selengkapnya dari Tim Investigasi TNI AD dan Danjen Kopassus Masjyen (TNI) Agus Sutomo. Sebanyak 11 prajurit melakukan tindakan itu bertanggung jawab, secara kesatria dan siap mendapat sanksi apapun," kata Sang SBY, santun berwibawa penuh kebapakan dan mantap menyikapi terungkapnya "Cebongan Berdarah" ini.

Terungkapnya "Cebongan Berdarah" berimbas dipecatnya Pangdam IV Diponegoro Mayjen (TNI) Hardiono Saroso oleh Panglima TNI Laksamana (TNI) Agus Suhartono dan dicopotnya Kapolda DIY Brigjen (Pol) Sabar Rahardjo oleh Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo,

"Saya salut sekali dan angkat topi keputusan cepat diambil oleh Panglima TNI dan Kapolri mencopot kedua bawahannya. Keduanya dinilai gagal menjalankan tugasnya dan tak becus menjaga daerah wilayah teritorialnya, membuat warga tak nyaman tinggal di DIY, Jawa Tengah," kata Host Realty Show Kalau Jodoh Tak Lagi ke Mana Transtv, Irfan Hakim, yang diamini si jomblo Putri Indonesia, Kiki Cahya Anggun.

Kilas balik tim investigasi TNI AD dipimpin Brigjen (TNI) Unggul Yudhoyono bekerja sama dengan Kopassus buka tabir penyerangan gerak cepat sistematis. "Seperti yang terjadi di film GI Joe. Sebuah film aksi penyerangan kelompok pasukan Cobra Zattan membantai seluruh pasukan marinir pimpinan Kapten Duke Hauser yang ditempatkan di Pakistan," kata Angel Shinta Pakpahan, pengamat pefileman yang suka banget mengkritisi film Hollywood.

Pelaku penyerangan brutal, menurut Unggul Yudhoyono, dilakukan spontan 11 oknum Kopassus Group II Ksatrian Karangmenjangan, Kartosuro dibekali 3 senjata AK 47, AK 47 Replika dan sepucuk pistol SIG Sauer Replika - mengeksekusi 4 preman sampai mati - dan hal ini diakui secara jantan Asisten Danjen Kopassus Letkol (TNI) Richard Tampubolon.

Asisten Danjen Kopassus ini menambahkan, bertindak sebagai eksekutor dengan pistol SIG Sauer Replika adalah bintara berinsisial U yang dendam kesumat pada 4 preman Kupang menghabisi atasannya Serka Kopassus Heru Santoso dan membacok rekannya Sriyono.

"Gue dan Once, Badai, Yuke, Andra, Ridho, Candil, Baron, Yoyo lega dan sangat berterima kasih Mabes TNI AD membuka diri dan tak menutup nutupi Cebongan Berdarah resahkan dan warga kembali hidup aman nyaman di negara kita yang kita cintai ini," tutur mantan vokalis Dewa 19, Ari Lasso manggung "Bersama kita Bintang" dalam Concert Reuni Persahabatan 8 Bintang di 4 kota Denpasar Bali, Medan, Surabaya dan Jakarta dengan mantap, dan tak ketinggalan menitipkan Salam Komando pada Dan Jen Kopassus yang bertanggung jawab atas tindakan anak buahnya.

Sementara itu, di kota Bengawan Solo sejak ditinggalkan Jokowi dan sekarang  dipimpin Walikota Rudy FX Hadiyatmo, sejumlah spanduk baliho bertuliskan dukungan penuh terhadap Kopassus dalam aksi kampanye stop premanisme bertebaran di sejumlah tempat strategis jalan protokol dan seputar jalan kampus Universitas 11 Maret, Solo. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB

 

 
 

 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia