KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA PARIWISATA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 
 
PARIWISATA

Asyiknya Wisata Kuliner ke Tegal
Oleh : Berthold Sinaulan | 13-Mar-2007, 12:23:14 WIB

Kota Tegal yang terletak di jalur Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura) di Provinsi Jawa Tengah, untuk sebagian masyarakat Indonesia, bisa jadi identik dengan Warung Tegal yang sering disingkat Warteg. Warung yang menyediakan nasi dan berbagai lauk pauk dengan harga terjangkau.  Kelebihan lain, warteg mudah ditemukan di mana-mana dan banyak juga yang buka sampai malam, bahkan buka 24 jam.

Tegal sering pula diidentikkan dengan martabak telur maupun martabak manis. Walaupun konon martabak adalah makanan khas Melayu yang dipengaruhi budaya India, namun di Jakarta pembuat dan penjual martabak kebanyakan berasal dari Lebaksiu, sebuah kota kecil di Kabupaten Tegal.

Namun kalau kita ke kota itu, lebih dari sekadar warteg maupun penjual martabak yang dapat kita temukan. Tegal juga lebih dari sekadar tempat menjual telur asin dan bawang merah yang dihasilkan Brebes, kota yang tak jauh letaknya dari Tegal. Jadi, ayo kita berwisata kuliner ke Tegal.

Salah satu makanan khas kota itu adalah tahu goreng yang diberi adonan sagu. Ada banyak tempat yang menjual tahu semacam ini. Namun salah satu yang paling favorit adalah Tahu Murni Putra Natajaya yang terletak di Jalan Pangeran Diponegoro 78 dan Jalan AR Hakim 100, Tegal. Tahu buatan Nyonya Messih ini pernah meraih penghargaan Upakarti dari Pemerintah RI pada tahun 1995. Penghargaan itu diberikan atas jasanya mengembangkan tahu menjadi produk unggulan kota tersebut.

Tegal juga terkenal dengan makanan berbahan daging kambing yang disajikan dalam berbagai menu. Ada yang diracik menjadi sup kambing, sate, kambing guling, dan sebagainya. Keunikan daging kambing Tegal adalah pilihan dagingnya berasal dari kambing muda. Bagi yang berkendaraan dari Tegal ke arah kawasan wisata Guci, dapat melihat sebuah rumah makan yang diberi nama "Balibul". Ini adalah singkatan dari "bawah lima bulan", usia kambing yang dianggap paling enak dagingnya bila dijadikan makanan.

Bagi mereka yang takut penyakit darah tinggi atau kolesterol yang meninggi dan mengurangi makan daging kambing, ada juga pilihan lain tempat makan enak di Tegal yang menyajikan ayam bakar. Terletak tepat di tengah kota, di pojok Jalan A Yani, di situ dapat ditemukan warung ayam bakar Pa' Toyo. Ayam bakarnya sungguh gurih, dengan bumbu yang mirip bumbu sate ayam. Hanya dengan Rp 8.500 untuk sepotong ayam, Rp 1.500 untuk sepiring nasi putih, dan Rp 1.500 untuk segelas teh manis hangat, pengunjung sudah dapat menikmati makanan lezat yang mengenyangkan.

Di kota itu ada juga kawasan tempat jajan yang disebut Pokanjari alias Pondok Makan Jalan Teri. Di sepanjang jalan yang panjangnya sekitar 500 meter, dapat dijumpai berbagai warung yang menawarkan beragam menu masakan. Mulai dari aneka seafood, pepes ikan, ayam bakar, nasi lengko, sate kambing, sampai beragam kue sejenis jajanan pasar.

Bagi penikmat es buah, jangan melewatkan untuk datang ke rumah makan Sari Buah. Selain menyajikan sate ayam dan kambing, nasi lengko, kupat glabed, dan lainnya, di tempat itu tamu juga dapat menikmati kesegaran es kopyor. Bagi banyak orang, rasanya belum ke Tegal kalau belum mampir dan menikmati es kopyor di Sari Buah.

Masih banyak lagi tempat makan enak di kota itu. Misalnya rumah makan Nyonya Pan di dekat SMP Negeri 5 Tegal. Menu utama berupa nasi bogana dan nasi rames, banyak disukai pengunjung. Lalu ada juga kue pia buatan Nyonya Liao. Pia dengan beragam isi, mulai dari kacang hijau, cokelat, nanas, susu, dan lainnya, banyak dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke Tegal, untuk dibawa pulang dan dinikmati bersama keluarga di kota asal.

Wah, pokoknya memang asyik berwisata kuliner ke Tegal.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia