KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter HOKI Juni 2017: Menulis Untuk Kebaikan Indonesia oleh : Redaksi HOKI
21-Jun-2017, 07:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Terlahir pada sebuah kota kecil di lereng kaki Gunung Slamet yang tenang, tenteram dan damai, di Kecamatan Bumiayu, Brebes Jawa Tengah, tidak membuat sosok Rohmah Sugiarti menjadi pribadi yang anteng, kalem dan cepat merasa puas. Digerakkan
selengkapnya....


 


 
BERITA PARIWISATA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Rahwana 15 Jun 2017 17:52 WIB

Luka Hati yang Tak Bertuan 08 Jun 2017 10:30 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PARIWISATA

Geopark sebagai Strategi Alternatif Membangun Pariwisata Berkelanjutan di Samosir dan Kawasan Danau Toba (3)
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 19-Jun-2017, 21:12:14 WIB

KabarIndonesia - Samosir, e.Hal yang tidak kalah penting dan tidak dapat diabaikan adalah tentang adat istiadat, seni budaya, sikap-moral dan tradisi yang hidup dan berkembang ditengah-tengah masyarakat Samosir. Dalam beberapa hal diamati telah terjadi perubahan-pergeseran akibat perkembangan komunikasi, ekonomi dan sosial budaya terutama kepariwisataan (budaya luar).  

Perubahan itu dapat terlihat dari gaya hidup, perilaku, hubungan sosial-budaya masyarakat yang cenderung mengabaikan bahkan melupakan tatanan adat-istiadat, bahasa, asas-prinsip hidup masyarakat Batak. Timbul kekuatiran bahwa suatu saat identitas, jati diri, karakter Batak akan hilang ditelan zaman. Dalam kondisi inilah melalui geopark-geowisata, pemerintah daerah bersama-sama dengan masyarakat untuk kembali menyadari bahwa Samosir memiliki potensi geodiversity, biodiversity dan sosio-culturaldiversity yang harus digali, dilaksanakan dan dilestarikan serta dimanfaatkan menjadi daya tarik-komoditi wisata.

Diketahui bersama bahwa tujuan dan sasaran dari geopark adalah untuk melindungi keragaman bumi (geodiversity) dan konservasi lingkungan, wahana pendidikan dan ilmu kebumian secara luas. Dipilihnya kawasan danau toba-Samosir sebagai kawasan geopark, dikarenakan daerah ini memiliki sejarah panjang letusan dan potensi gunung berapi aktif dengan ekosistem perbukitan dan danau yang yang sangat menawan. Kabupaten/geoarea Samosir secara keseluruhan telah memiliki aksesibilitas yang relatif sudah baik sebagai salah satu destinasi pariwisata dunia. Oleh karena itu pengembangan geopark ini harus dikelola secara baik oleh pemerintah, masyarakat ataupun stakeholder pariwisata.

Konsep pemulihan dan harmonisasi dalam pengembangan pariwisata hendaknya menjadi model dalam menata kawasan danau toba pada umunya dan Samosir khususnya. Sebagai destinasi pariwisata unggulan Nasional dan internasional, Samosir seharusnya tetap mempertahankan identitas yang kuat yang ditandai dengan tetap asri dan sejuknya alam, lestarinya budaya serta kehidupan sosiokultural masyarakatnya.

Pariwisata Samosir haruslah tetap memiliki kontribusi yang jelas dalam hal penyelamatan alam-lingkungan, sosio-kultural dan kehidupan religi masyarakat umat yang dilandasi kasih. Potensi keragaman bumi (geodiversity), keragaman biologi (biodiversity), keragaman sosial budaya (sosiocultural diversity) harus dilindungi, dikonservasi dan dipelajari untuk pemanfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, jangan sampai Samosir hanya menjadi pariwisata bisnis murahan dengan mengakomodasi semua selera investor. Samosir harus dibangun sebagai destinasi wisata budaya (soft tourism). Dengan konsep pemulihan dan harmonisasi, Samosir menjadi salah satu wisata alternative yang dapat dijalankan melalui pengembangan geopark/geowisata.

Berdasarkan pengalaman penulis sejak inisiasi kaldera toba menjadi geopark oleh kementerian kebudayaan dan pariwisata tahun 2010 hingga aspiring geopark, proses pengembangan kawasan danau toba menuju geopark masih belum bergerak maju. Masyarakat di kawasan ini masih menganggapnya sebagai sebuah program/proyek pemerintah (daerah Samosir). Padahal menurut kriteria Global Geopark Network (GGN) usulannya harus berasal dari masyarakat (bottom up) dan pemerintah berperan memfasilitasi, membangun infrastruktur yang diperlukan. Artinya, pembangunan dan pengembangan geopark haruslah mendapat dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat di sekitar geoarea/geosite/geopoint yang berkaitan langsung (eksistensi penduduk setempat).
 
Ditilik dari potensi geologis, cukup banyak desa yang masuk menjadi kawasan geopark di geoarea Samosir, artinya geopoint tersebar di terutama di kecamatan Simanindo, Pangururan, Sianjurmula-mula, Harian, Ronggurnihuta, dan kecamatan Harian (di pulau Sumatera). Desa-desa di kecamatan tersebut harus berperan lebih aktif dibanding desa di kecamatan lain. Hal ini sesuai dengan aspek penilaian dan rekomendasi yang disampaikan Unesco (2015) dalam rangka pengusulan kembali GKT menjadi anggota UGG (Unesco Global Geopark).

Dalam kaitan ini, pemerintah mempunyai tugas yang berat untuk menyatukan seluruh aspirasi masyarakat agar tujuan geopark dapat tercapai. Hal terpenting adalah untuk dapat menjadikan Geopark Kaldera Toba dengan tema supervolcano menjadi salah satu bagian dari UGG Karena dampak yang ditimbulkan nantinya akan sangat berpengaruh bagi kelangsungan pariwisata Samosir, Danau Toba dan bahkan Indonesia.

Dengan masuknya GKT menjadi anggota UGG, secara langsung kawasan Danau Toba akan dipromosikan ke negara-negara di belahan dunia. Dengan demikian Samosir tidak lagi seperti selama ini harus menyediakan biaya APBD yang sangat besar untuk promosi. Sebaliknya UGG mau tidak mau akan terus memberikan perhatian dan pembinaan kepada anggotanya untuk konservasi (pemeliharaan lingkungan dan bumi), riset dan pendidikan serta ekonomi kreatif. Jadi geopark merupakan konsep pengembangan dan sebagai alat promosi kepariwisataan. Bahkan geopark dapat dijadikan sebagai alat untuk ‘memaksa’ setiap orang melakukan tindakan pemeliharaan, pengembangan dan pemanfaatannya.

Sesuai dengan tujuan utama geopark adalah konservasi, pendidikan dan geotourism, maka upaya pemeliharaan, pelestarian harus dilakukan secara berkesinambungan, jika tidak maka status keanggotaan dapat lepas setelah beberapa tahun kemudian. Apabila pemerintah bersama masyarakat menjaga kelestarian alam (istilah teologis: keutuhan ciptaan) maka di masa depan kehidupan akan lebih terjamin dan pariwisata pun akan lebih maju lagi. Tidak ada lagi masyarakat yang hanya meraup keuntungan pribadi dengan mengeksploitasi alam secara berlebihan. Masyarakat dengan penuh kesadaran turut memelihara alam dan lingkungannya untuk keuntungan bersama. Masyarakat patuh terhadap regulasi yang dibuat pemerintah, memenuhi hak dan kewajibannya terhadap bumi dan segala isinya. Jika demikian halnya maka motto geopark ‘pemuliaan bumi dan segala isinya’ akan dapat kita wujudkan.

Dengan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa dengan dijadikannya Samosir- kawasan Danau Toba sebagai geopark nasional dan kelak diterima menjadi anggota UGG, tentu akan mendukung pengembangan pariwisata Samosir yang berbasiskan geopark.

 

Kita dapat membayangkan pariwisata Samosir yang maju, berdaya saing, berkelanjutan melalui terciptanya keselarasan dan keharmonisan antara manusia (masyarakat, pelaku pariwisata, pemerintah) dan alam.  Samosir akan menjadi destinasi wisata berbasis geopark (geowisata) dalam arti kegiatan kepariwisataannya akan lebih beragam karena tercipta alternatif wisata yang belum pernah dikembangkan sebelumnya. Wisatawan dunia dapat menikmati keindahan, kesejukan alam sekaligus dapat melakukan riset, memperoleh pengetahuan dan betapa pentingnya kelestarian atas keragaman geologi, keragaman biologi dan keragaman sosial budaya. Bagi masyarakat di kabupaten Samosir dan kawasan Danau Toba akan mendapat manfaat dari kunjungan wisatawan melalui kegiatan ekonomi kreatif yang dilakukan.

 

Sekali lagi, hal terpenting bagi semua pihak yang berkepentingan bagi kemajuan Samosir-kawasan Danau Toba adalah kesadaran yang tumbuh dari hati nurani dan berfikir secara lebih arif tentang betapa pentingnya sebuah pelestarian dan keharmonisan alam beserta isinya. Pelestarian alam, pemulihan alam harus menjadi komitmen bersama. Samosir kini sedang bergerak maju untuk membangun pertanian dan pariwisata bagi terwujudnya masyarakat sejahtera, mandiri dan berdaya saing. Dalam waktu yang sama Samosir dihadapkan pada masalah kesulitan sumber daya air (terutama di pegunungan), pencemaran air danau toba, pembakaran lahan, penggalian batu, pemanfaatan lahan masyarakat, tanah timbul dan pantai, investasi di sektor pariwisata.

 

Kita apresiasi pada pemerintah pusat yang memberi perhatian membangun infrastruktur jalan dan transportasi air/danau, mempromosikan Samosir sebagai peluang investasi yang cukup besar, namun pemerintah daerah dan masyarakat harus mencermatinya secara arif dan bijaksana. Kearifan lokal yang mendukung pembangunan jangan sampai ditinggalkan.

 

Melakukan pembangunan bukan semata-mata hanya sebuah keuntungan bisnis dan uang, tetapi lebih kepada pelestarian dan kecintaan akan alam beserta isinya. Instansi pemerintah sebagai pemegang otoritas dan kebijakan hendaknya tidak terpengaruh akan bujukan orang-orang atau usaha yang akan merugikan bidang pariwisata dan atau mengorbankan kelanjutan hidup generasi. Sejak awal mereka harus lebih mendalami target dan tujuan awal dalam menjaga keutuhan dan keharmonisan alam Samosir serta pariwisata.. Ketegasan dan aturan yang dibuat khususnya terkait dengan pengembangan geopark harus dikaji lebih mendalam dan spesifik menyangkut dampak hubungan antara alam-manusia-dan Tuhan maha pencipta.

 

Samosir sudah kadung dikenal dan berkembang sebagai destinasi wisata dunia tanpa master plan. Namun tidak ada kata terlambat bagi upaya menggapai sebuah kemajuan. Dari itu menyongsong Geopark Kaldera Toba menjadi anggota UGG, perlu adanya strategi yang matang dalam manajemen pariwisata di Samosir khususnya dan kawasan Danau Toba umumnya. Komitmen pemerintah dan partisipasi masyarakat ke depan untuk memberi perhatian terhadap kualitas alam dan lingkungan, sumber daya manusia secara lebih mendalam sangat diharapkan. Semoga.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
1.752 Mekanik Andal Untuk Mudik Aman dan Nyamanoleh : Rohmah Sugiarti
22-Jun-2017, 14:18 WIB


 
  1.752 Mekanik Andal Untuk Mudik Aman dan Nyaman Presdir PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto (tengah), memakaikan helm kepada mekanik Astra yang bertugas dalam Astra Holiday Campaign (AHC) 2017 didampingi Direktur Independen PT Astra International Tbk Paulus Bambang Widjanarko (kiri), Direktur PT Astra International Tbk Johannes Loman (ketiga
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tentang Cinta 15 Jun 2017 18:49 WIB

Peran Teritorial dan Babinsa TNI 13 Jun 2017 12:37 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 
Ramadhan 15 Jun 2017 05:55 WIB

 

 

 
Hari Media Social 2017 11 Jun 2017 04:40 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia