KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA PARIWISATA LAINNYA









 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 
 
PARIWISATA

Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung: Kunjungan Raja Belanda ke Indonesia Promosi Gratis Wisata Danau Toba Mendunia
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 10-Mar-2020, 08:05:48 WIB

KabarIndonesia - Kunjungan Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima berserta rombongan selama seminggu ke Indonesia, harus benar-benar disiapkan dengan matang. Pemerintahan Jokowi sendiri, dalam rangka Percepatan Wisata Danau Toba ingin agar kedatangan Raja dan Ratu Belanda ini bisa mendatangkan manfaat yang besar bagi Indonesia, utamanya dalam bidang investasi dan juga sebagai promosi bidang pariwisata yang sangat efektif.

Demikian disampaikan Ketua umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) St.Edison Manurung, SH., MM, pada Senin (9/3) melalui grup WA kepada jajaran pengurus dan anggota KMDT seluruh Indonesia (DPW Provinsi dan DPD kabupaten/kota) khususnya pengurus yang sudah dilantik di kawasan Danau Toba pada bulan Februari-Maret 2020.

Sebagaimana dilansir berbagai media, Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima berserta rombongan akan berada di Indonesia pada tanggal 9-13 Maret 2020 didampingi 3 Menteri dan sekitar 200 orang pengusaha. Selain di Jakarta, Raja Willem-Alexander rencananya akan berkunjung ke sejumlah tempat, yaitu Yogyakarta, Palangkaraya, dan Danau Toba.

Menurut Edison Manurung, salah satu tempat yang akan didatangi Raja dan Ratu Belanda adalah Danau Toba dan sekitarnya, utamanya spot-spot wisata yang bernilai sejarah. "Nah, khusus di Toba, Raja dan Ratu Belanda beserta rombongan akan mengunjungi Bukit Singgolom dan Huta Siambat Dalan serta seminar kualitas air Danau Toba di IT Del, Laguboti" sebutnya.

Lebih lanjut Ketua umum DPP KMDT ini menjelaskan, tadinya Pemkab akan menata Huta Siambat Dalan dengan memperbaiki halaman pekarangan perkampungan dengan memasang conblok dan juga mengecat rumah2 pendukung dengan warna ciri khas Toba. Ternyata, pihak dari Kerajaan justru ingin melihat rumah rumah yang asli tanpa di make over. Mereka ingin melihat kehidupan orang Batak puluhan hingga ratusan tahun yang lalu. Karena tentu Raja dan Ratu mempelajari sejarah bangsanya sendiri yang pernah menjajah Indonesia, salah satunya Tanah Batak.

"Jadi, bila ada yang mempertanyakan nanti, kok gak ada penataan oleh pemkab di Huta Siambat Dalan? Jawabannya, rombongan kerajaan Belanda ingin melihat keaslian Huta Siambat Dalan." tegasnya.

Selain Bukit Singgolom dan Huta Siambat Dalan, rombongan Raja dan Ratu Belanda juga akan mengunjungi Pelabuhan Balige dan dari sana naik kapal menuju Samosir di Silimalombu, sembari menikmati keindahan Danau Toba.

Menurut Edison yang mantan Ketua umum KNPI dan Staf Khusus Ketua DPD RI ini, alasan mengapa kedatangan Raja dan Ratu Belanda dipersiapkan secara matang dan seperti istimewa?

Pertama, rombongan Raja dan Ratu Belanda adalah Tamu Resmi Negara. Sama halnya seperti Presiden Jokowi berkunjung ke Negara lain, tentulah di sambut dengan baik dan dipersiapkan sesempurna mungkin. Begitu juga kedatangan Rombongan Raja dan Ratu Belanda ini. Kunjungan mereka haruslah membawa kesan yang baik bagi mereka. Sebab banyak keputusan-keputusan bisnis yang mereka bisa keluarkan untuk berinvestasi di Indonesia.

Kedua, Rombongan Raja dan Ratu Belanda membawa 3 Menteri dan sekitar 200 pengusaha dari Belanda. Perlu dicatat, Investasi Belanda di Indonesia urutan kedua dari Negara Negara yang ada di Eropa. Nah, bila banyak kesepakatan investasi yang bisa diputuskan dalam kunjungan kali ini, itu kabar baik buat Indonesia. Terutama Belanda sangat ahli dalam pengellolaan Air, barangkali bisa berinvestasi di sekitar Danau Toba untuk membuat Air Danau Toba bisa lebih jernih dan lebih bersih. Perusahaan Belanda juga sangat konsen dengan produk Kelapa Sawit yang berkelanjutan dan lain lain.

Ketiga, Kedatangan Rombongan Raja dan Ratu Belanda terutama ke Danau Toba, tentulah menambah publikasi secara gratis keindahan Danau Toba ke Belanda dan Eropa pada umumnya. Karena rombongan ini juga dipastikan membawa wartawan dari media-media mainstream di Belanda dan Eropa bahkan Media diseluruh Dunia akan memberitakan kunjungan ini.

"Artinya, selain media internasional, media nasional juga akan meliput kunjungan ini. Jadi ini kesempatan besar buat Danau Toba dan Toba Khususnya untuk lebih dikenal lagi oleh masyarakat luar." sebut Edison optimis.

Karena itu Edison Manurung berharap dan meminta warga masyarakat di kawasan Danau Toba, khususnya warga Toba (Tobasa) untuk mendoakan dan mendukung kunjungan ini agar Toba semakin dikenal kembali di dunia ini.

"Mari warga Toba, sambut dan datanglah ke Bukit Singgolom, datang juga ke Huta Siambat Dalan dan Pelabuhan Balige, barangkali anda nanti diwawancarai media saat meliput kedatangan Rombongan Raja dan Ratu Belanda itu. Kan lumayan bisa jadi cerita buat anda dimasa depan dan tentu itu terdokumentasi di era digital ini," imbaunya.

Lebih lanjut dikatakannya agar warga menjadi masyarakat wisata. "Buat warga Toba, jagalah kebersihan dan keramahan. Bersikaplah sebagai Tuan Rumah yang baik, bagikan senyummu, bagikan keramahanmu. Hiaslah depan rumahmu, tanamlah kembang, jangan menjemur pakaian di depan rumahmu agar jangan jadi hiasan yang tak enak dilihat. Marilah kita sadar wisata. Keindahan Bonapasogit kita ini akan bisa mensejahterahkan warga Toba, bila masyarakat bersama sama memperbaikinya.

Percayalah! Generasi Batak tak perlu lagi merantau jauh jauh bila Danau Toba maju. Mari belajar untuk menjadi warga yang sadar wisata. Kita punya semuanya, Alam yang indah, Sejarah yang besar, Budaya yang bagus, Seni dan Musik yang keren. Masyarakatnya yang terbuka. Kita pasti bisa maju dari semua potensi yang kita punya. Demi Danautoba," pungkas Edison Manurung, Ketua umum DPP KMDT memberi motivasi.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia