KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAktifnya Aliran Massa Udara Basah, Picu Cuaca Ekstrim Sejumlah Wilayah Indonesia oleh : Rohmah S
26-Apr-2018, 10:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah seperti hujan disertai puting beliung di Jogjakarta dan Minahasa, banjir di Cilegon dan Bumi Ayu pada saat musim peralihan dari penghujan menuju kemarau menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, berikut penjelasan Drs.
selengkapnya....


 


 
BERITA CERPEN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ibu 25 Apr 2018 16:27 WIB

Pemimpin 01 Mar 2018 12:42 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Evaluasi Dirut PDAM Tirtanadi

 
CERPEN

Evaluasi Dirut PDAM Tirtanadi
Oleh : Mayjen Simanungkalit | 12-Apr-2012, 05:39:47 WIB

KabarIndonesia - Medan - Ketua Komisi C DPRD Sumut Ir Marasal Hutasoit mendesak Plt Gubsu Gatot Pudjonugroho segera mengevaluasi Dirut PDAM Tirtanadi Ir Azzam Rizal Nasution MEng. Pasalnya, sejak dilantik 11 Maret 2011 lalu hingga hari ini tidak mampu menunjukkan kinerja membanggakan.

"Plt Gubsu tidak perlu takut mengevaluasi Dirut PDAM Tirtanadi, karena terbukti tidak mampu meningkatkan kinerja. Sebagai perusahaan yang mengelola air minum, sudah seharusnya dipimpin orang berjiwa  interpleneur", katanya kepada wartawan di gedung dewan, Rabu (11/4).

Politisi Partai Damai Sejahtera (PDS) ini menyebutkan, PDAM Tirtanadi seharusnya mampu menjadi perusahaan yang memberi konstribusi maksimal bagi pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemprovsu.  Karena selain asetnya sudah sangat signifikan, juga terbukanya peluang pasar sebagai perusahaan yang memonopoli penyediaan air minum bagi warga.

"Ini seharusnya peluang emas bagi Pemprovsu dan menjadi pundi-pundi PAD yang sangat potensial. Namun karena direksinya tidak berjiwa interpleneur , PDAM Tirtanadi tidak dapat menjadi andalan bagi PAD Sumut", kata Marasal.

Karenanya, walau priodeisasi jabatan Dirut 2011-2016 dan masih sangat panjang, evaluasi layak dilakukan. Lebih baik bertindak lebih awal guna menyelamatkan BUMD milik Pemprovsu itu, ketimbang mengulur waktu menunggu kondisi lebih parah.

"Rendahnya PAD dari PDAM Tirtanadi memang tidaklah menjadi ukuran ketidakberhasilan kinerja PDAM Tirtanadi. Akan tetapi hal yang jauh lebih penting adalah memperhatikan pengelolahan dan pertumbuhan perusahaan yang tak berkembang," katanya.

Marsal Hutasoit menegaskan, permasalahan yang terjadi di PDAM Tirtanadi cukup  kompleks. Manajemen di perusahaan milik Pemprovsu tersebut cukup amburadul, hingga berdampak pada buruknya mutu pelayanan.     

"Kita melihat manajemen PDAM Tirtanadi cukup amburadul. Itu terjadi karena Dirutnya tidak mampu mengatasi berbagai persoalan yang ada. Oleh karenanya kita minta Plt Gubsu segera mengevaluasi kinerja Dirut PDAM Tirtanadi", ujarnya.

Menurut Marasal Hutasoit, sampai saat ini pihaknya banyak mendengar keluhan yang disampaikan masyarakat tentang masih buruknya pelayanan perusahaan air minum ini. Padahal menurutnya, BUMD  ini sudah layak memberikan layanan prima sesuai panjangnya sejarah yang sudah dilewati.

Semula, kata Marasal Hutasoit, ditangan Azzam Rizal PDAM Tirtanadi mampu mengatasi masalah air minum di kota Medan dan sekitarnya. Bahkan pada tahun 2015 nanti, seharusnya air bersih dari PDAM Tirtanadi sudah bisa diakses semua warga di Sumut.

"Namun impian sesuai target dari WHO ini diyakini akan sulit tercapai. Karena, sampai saat ini, masih 75 persen air bersih disalurkan. Kita melihat, Dirut  yang sekarang tidak memiliki program yang kreatif dan inovatif," kata Marasal. ***



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Pelari Indonesia Pertama di FWD North Pole Marathon 2018 Wakil Direktur Utama FWD Life, Rudi Kamdani (kiri) sedang memberikan jaket FWD Life kepada Pelari Maraton Indonesia, Fedi Fianto (kanan) sebagai simbol FWD Life resmi melepas Fedi sebelum keberangkatannya ke Kutub Utara.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pengabdian Tentara di Pojok Desa 10 Apr 2018 14:27 WIB

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia