KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalSusi Pudjiastuti, Sosok Kontraversi Namun Sarat Prestasi oleh : Badiyo
31-Okt-2014, 14:31 WIB


 
 
Susi Pudjiastuti, Sosok Kontraversi Namun Sarat Prestasi
KabarIndonesia - Usai pengumuman Kabinet Kerja Jokowi-JK, ada satu sosok menteri yang menjadi sorotan dan perhatian publik dan ramai diperbincangkan masyarakat. Sosok itu tak lain adalah Susi Pudjiastuti yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.
selengkapnya....


 


 
BERITA PUISI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Kajati Kalteng Kunjungi Katingan 30 Okt 2014 19:41 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PUISI

Lomba Puisi: Lingkungan Hidup
Oleh : Dr. Dito Anurogo | 23-Jan-2009, 10:26:52 WIB

Lagu langit lahan ladang langka
Landung lantang labirin luka lansia
Imaji ilmiah iluminasi inti ilahiah
Ikebana ilustrasi insani insaflah indra
Naluri narapraja nurani nahkoda narapati
Narasi nasi nasihat negara Naga

Gadis Gangga mengisi gantang pesuk
Gempar galaksi ganggang gemari gandarusa
Kartini mengail berumpan berkata bertipuan
Kabut kalimat kelambu kata kakaktua
Udang hendak mengatai ikan uang
Ukiran ubur-ubur ukuran ulama

Nafsu nomaden narkotika nausea neraka
Nasi sudah menjadi bubur nayaka
Gempa gempita gemulai garda garuda
Galagasi galeri garasi gurit gurita
Acta deos numquam mortalia fallunt
Aspera ad virtutem est via

Nyeri nyiur nyata nyala nyawa
Nilai nilam nisan nirmala nirwana

Hilal hijau hiu-harimau haru
Intuisi intan ironi istana isu
Daiji wa shōji yori okoru
Untaian usia usai uraian ungu
Padma padmi pertiwi permata penjuru

-- oo 0 oo --

Hati kata jiwa makna (disusun alfabetis):
Arti dan penjelasan beberapa kata di atas adalah sebagai berikut:

* Acta deos numquam mortalia fallunt:
Perkataan Ovidius berbahasa Latin yang berarti: perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh manusia tidak pernah dapat mengelabui para dewa (Tuhan).

* Aspera ad virtutem est via: peribahasa latin, artinya: jalan ke arah kebajikan itu berat.

* Daiji wa shōji yori okoru: peribahasa Jepang yang bermakna: apabila diremehkan, hal yang kecil bisa menjadi penyebab timbulnya kejadian yang besar, misalnya: membuang sampah di sungai dapat menyebabkan banjir. Ini semakna dengan peribahasa Indonesia: disangka tidak akan mengaram, ombak yang kecil diabaikan.

* Galagasi: laba-laba.

* Galaksi:
1. Bimasakti.
2. Tata surya dan kabut-kabut (biasanya terdiri atas beratus-ratus
    biliun bintang dan banyak sekali kabut).

* Galeri: ruangan atau gedung tempat memamerkan (benda/karya seni, dsb).

* Gandarusa (Yusticia gendarussa):
Tumbuhan yang tingginya 1-1,5 m dan daunnya dapat dibuat obat untuk mengeluarkan keringat.

* Ganggang (Algae):
Aneka ragam jenis tanaman yang terdapat di pantai, terutama pantai berkarang dan berombak besar; digunakan sebagai sumber bahan makanan/bahan lainnya.

* Garda: pengawal.

* Garuda:
1. Burung yang menjadi kendaraan Dewa Wisnu.
2. Burung besar pemakan daging yang mirip elang dan memiliki
    kekuatan terbang yang luar biasa (sudah punah sekarang).

* Gemari: sangat suka; suka sekali (akan); sangat senang akan.

* Gempita: ribut sekali; riuh-rendah; gegap-gempita.

* Gemulai: halus (gerak tubuh), lemah-lembut.

* Gurit: menggurit; mengarang tembang/puisi yang berirama.

* Gurita (Onychoteuthis engulata): ikan mangsi; cumi-cumi.

* Haru: rawan hati (kasihan, iba, dsb) karena mendengar atau
   melihat sesuatu.

* Hilal: bulan sabit.

* Hiu (shark): ikan laut kelas Condrichtyes, pemakan ikan dan hewan laut lainnya, berbentuk torpedo, bertulang rawan, kulit tidak bersisik, berduri kecil-kecil yang mengarah ke belakang, mulut terletak di kepala bagian bawah, bergigi banyak, biasanya diburu manusia untuk diambil minyak dan kulitnya. Jenisnya banyak, antara lain:
1. Ikan mako (Isarus oxyhyncus)
2. Hiu parang/hiu gergaji (Prietiscus pidatus)
3. Hiu biru (Cetorhinus maximus)
4. Hiu hidung (Carcharinus glaucus)
5. Hiu kepala martil (Sphyrna zygaena)

* Ikebana: seni merangkai bunga gaya Jepang.

* Ilahiah: keilahian, ketuhanan.

* Iluminasi: pencerahan, pemberadaban, penerangan.

* Imaji: imajinasi, bayang-banyang, citra, gambaran, konsep,
   rekaan.

* Insani: bersifat/menyangkut manusia; kemanusiaan, manusiawi.

* Intuisi: bisikan hati; gerak hati; daya/kemampuan
   mengetahui/memahami sesuatu tanpa dipikirkan/dipelajari.

* Ironi: kejadian/situasi yang bertentangan dengan yang
   diharapkan/yang seharusnya terjadi, tetapi sudah menjadi
   suratan takdir.

* Kakaktua:
1. Burung dari genus Psittacidae merupakan burung panjat,
    berparuh kuat, bagian atas paruhnya melengkung ke bawah,
    berwarna putih, bisa diajar berbicara; (Cacatua).
2. Ikan laut, (Callyodon).

* Kelambu: tirai.

* Labirin:
1. Sesuatu (susunan, aturan, dsb) yang sangat rumit dan
    berbelit-belit.
2. Tempat yang penuh dengan jalan dan lorong yang berliku-liku
    dan simpang siur.

* Landung: ikan laut, Dorosoma chacunda.

* Lansia: lanjut usia.

* Lantang: jelas dan nyaring kedengaran.

* Mengail berumpan berkata bertipuan:
Kalau menghendaki sesuatu dari orang lain, haruslah pandai mengambil hatinya.

* Mengisi gantang pesuk:
Pekerjaan yang rumit dan sia-sia.

* Narapati: raja.

* Narapraja: pegawai (pembesar kerajaan).

* Narkotika: narkotik, obat yang menyebabkan mati rasa (numbness) atau kelenger/pingsan (stupor), seringkali digunakan sebagai pereda sakit, perangsang, atau kesenangan; penggunaan dalam dosis yang berlebihan dapat menimbulkan ketagihan. Contohnya: opium, ganja, heroin.

* Nasi sudah menjadi bubur:
   sesuatu (perbuatan, kesalahan, dsb) yang sudah telanjur,
   tidak dapat diperbaiki atau diubah lagi.

* Nausea: mual; rasa akan muntah.

* Nayaka: menteri.

* Negara Naga:
   sinonim dari negeri Cina, People's Republic of China.

* Nilam:
1. (Burung) kutilang.
2. Nila, safir.

* Nirmala: bersih; ceria; kalis; kudus; suci; murni; zakiah.

* Nirwana: surga; firdaus; adnan.

* Nomaden: hidup berkelana, tidak menetap.

* Nyiur: kelapa.

* Padma: (bunga) lotus; teratai; tunjung; seroja.

* Padmi: maharani; permaisuri; rani.

* Pertiwi: bumi; tanah tumpah darah; ibu pertiwi;
   dewi penguasa bumi.

* Ubur-ubur (scyphozoa):
Binatang yang badannya mirip pinggan agar-agar, dan berjumbai-jumbai, biasa terapung-apung di permukaan laut, menimbulkan rasa gatal bagi makhluk lain yang menyentuhnya.

* Udang hendak mengatai ikan:
Tidak insaf akan aibnya sendiri.

* Usai: berakhir; bubar; selesai; habis; sudah lampau.

-- oo 0 oo --


Tentang Penulis

Dito Anurogo

- Penemu Hematopsikiatri.
- A Student in School of Medicine, Sultan Agung Islamic University
  (UNISSULA), Semarang, Central Java, Indonesia.
- A member of International Federation of Medical Students' Associations
  (IFMSA).
- A member of Center for Indonesian Medical Students' Activities
  (CIMSA).
- A member of Forum Lingkar Pena (FLP) Semarang, Indonesia.

-- oo 0 oo --



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com  
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com







 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Penjual Pisang Bertelanjang Kakioleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:21 WIB


 
  Penjual Pisang Bertelanjang Kaki Mencari nafkah adalah kewajiban seorang pria terhadap keluarganya. Selain bekerja di sektor formal seperti menjadi PNS dan pegawai swasta, bisa juga dilakukan dengan cara berdagang. Tampak seorang pria tengah membawa pisang yang baru diambil dari kebunnya (16/10/14). Dengan bertelanjang kaki, pria
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 

 
We Do What We Can Do 30 Okt 2014 09:35 WIB

 
Liga Mahasiswa Kian Bergengsi 29 Okt 2014 23:13 WIB

 

 

 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia