KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilDian Ediono, GM Garuda Indonesia dan Gaya Kepemimpinan Indonesia oleh : Robert - Hoki
15-Sep-2014, 11:02 WIB


 
 
Dian Ediono, GM Garuda Indonesia dan Gaya Kepemimpinan Indonesia
KabarIndonesia - Belanda, Kompetisi bisnis antar maskapai penerbangan di Indonesia tergolong tinggi. Pasalnya banyak perusahaan swasta, asing dan milik negara yang memperebutkan pelanggan.
Kesuksesan Garuda Indonesia, sebagai salah satu perusahaan berpelat merah (milik negara) yang bergerak dalam dunia penerbangan dalam negeri
selengkapnya....


 


 
BERITA PUISI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Sumut Gelar Festival Budaya 03 Sep 2014 12:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Gita Gutawa, Diva Muda Indonesia 06 Sep 2014 09:34 WIB

Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

 

 
 
PUISI

Lomba Puisi: Kiamat Bagi Buana
Oleh : Wildan Mishbahuddin | 26-Jan-2009, 01:40:19 WIB

Sahut menyahut jeritan malam
ketika bumi terjungkal tak bisa tegak memapah
saat rotasi berhenti di suatu sisi
dan gelap abadi menyelimuti

Siapa berkata itu tak mungkin terjadi?
pernahkah dahulu hawa, adam dan wadam berpikir kalau lumpur bisa membuat atap hilang tenggelam?
jika begitu ayalkah mentari padam?

Siapa yang akan mencatat jumlah bencana di paras dunia?
pada tiap jengkal waktu dan bumi membuat sensasi tak terduga
sementara rokib sibuk mencatat amal manusia
dan atid dengan sabar meyekat amal jina, hina, dan acuh pada dunia

Mereka menunggu buana tak bernyawa
maka mulailah mereka menabur bibit pada tanah tak berhara
berharap kembali tak terjadi apa-apa
pada bumi yang telah terbenam dalam pusara

Manusia mulai bertanya
benarkah itu akan terjadi

Tentu, setelah para nelayan memakan karang karena ikan telah hilang
setelah penebang mengapak lengannya karena tak ada pohon menjulang
setelah petani memanen lumut di cangkul
setelah sebelumnya manusia tak sadar untuk menjaga bumi tak terangkul


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com// 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Jalan Bukan Tempat Jualanoleh : Jumari Haryadi
15-Sep-2014, 17:12 WIB


 
  Jalan Bukan Tempat Jualan Jalan raya diciptakan manusia untuk lalu lintas kendaraan. Namun sayangnya, masih banyak masyarakat memanfaatkannya sebagai tempat berjualan. Kondisi ini bisa menyebabkan jalan menjadi kotor dan terkesan kumuh, juga bisa menyebabkan kemacetan. Dalam foto di atas terlihat pemandangan di daerah Andir, Jalan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Desa di Sumut Butuh Dokter 15 Sep 2014 10:43 WIB

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia