KabarIndonesia - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai, permasalahan pendidikan jarak jauh (PJJ) tidak hanya ketersediaan jaringan internet tapi juga kepemilikan gawai. Persoalan hambatan selama PJJ tak hanya keterbatasan terhadap akses internet dan listrik tetapi juga pada kepemilikan gawai pintar
BERITA REDAKSIDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
RUBRIK
PUISI TAHUN 2020M E R D E K A !!!oleh : Danny Melani Butarbutar | 17-Aug-2020, 06:01 WIB
Merah putih sudah aku kibarkan Lagu Indonesia Raya sudah aku kumandangkan Pilar-pilar bangsa sudah aku tancapkan Hai negeriku, engkau tidak boleh tertidur. Rakyatmu butuh kesaktianmu. Bangunlah, inilah hari yang tepat bagimu bersenandung Kami sadar, engkau sedang dihadapkan Dengan cobaan
Detaknya kian kuat tiap kali kuingat Dibekap dingin yang semakin menjadi- jadi Segala tentangmu aku sudah kehabisan diksi Sudut warung kopi tempat pertemuan kita terbunuh retorika Mengembalikan semua duka lara kisah kita Retorika sapardi memporak- porandakan karsa
Negeri Nestapaoleh : Fikriyah Nira Yuliaputri | 23-Jun-2020, 09:15 WIB
Negeri demokrasi Melarat, samsara, dan segala nestapa ditanggungnya Realitasnya orang pinggiran semakin dimana- mana Rakyat sudah kehabisan kata Jokowi diuji pandemi, ujar Najwa Negara diatas Agama Bangga atas 45- nya Banyak khalayak yang tertawa tentang merdekanya yang haha haha.(*)
Pak, bantulah kami, kembalikan harga diri kami, berikanlah kami pekerjaan, karena kami bukan pengemis. walau setiap hari kami harus mengais, mencari sesuap yang pahit namun terasa manis
Pak, bantulah kami, kembalikan rasa malu kami, agar kami bisa
Aroma kesedihan itu semakin menyengat Air mata berlimpah di penjuru seluruh Tiap detak gulir waktu kabar duka membingkai potret buana Satu pergi pagi ini esok tiga lagi menghias warta
Pilu ratapan merantai buana berkepanjangan Aroma korona menebar sengsara
Selamat malam kehidupan Gulita yang kian menyergap nurani Menatap bayang-bayang di langit pekat Dari mana datangnya sang pencabut nyawa bernama Koronavirus Aku meratap menyebut satu nama Bebaskan kami Tuhan Dari khawatir yang kian marak di penjuru seluruh Disana banyak
Sebuah blati dan tasbih tak pantas dibandingkan
Pemunafik itu lupa, yaumul hisab menantinya
Silahkan kenang aku diantara jejak duri
Aku tak perlu khawatir
Bukankah syurga neraka benar adanya?
Kau tak perlu khawatir
Bukankah firman-Nya penuntun manusia?
Sekali lagi kau tak perlu khawatirkan nafasku
Aku membutuhkan-Nya lebih dari aku
Kau (perempuanku) sepertiga malam mulai menuangkan sepi gelas-gelas masih saja kosong sebab ada yang retak (jatuh dari tangga keegoisan) biarkan mereka saling mengadu cibiran mungkin alkohol sedang menari-nari di kedua bibirnya
lihat celah di depan matamu seberkas cahaya menempel
Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik