KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PariwisataEat like an Emperor – Makan seperti Kaiser! oleh : Mang Ucup
01-Jul-2015, 20:46 WIB


 
 
Eat like an Emperor – Makan seperti Kaiser!
KabarIndonesia - Amsterdam Di Hong Kong, Mang Ucup pernah mecoba Makan ala Emperor atau Kaiser Tiongkok dengan tarif US$ 20.000 per orang. Mereka menyajikan makanan Non Stop selama Tiga Hari - Tiga Malam. Selama waktu tersebut mereka
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Keyakinan Jiwa 04 Jul 2015 02:33 WIB

Kebenaran 16 Jun 2015 09:47 WIB

 
Curug Pelangi Menyimpan Potensi 29 Jun 2015 03:49 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
Mengenal Hak-Hak Konsumen 29 Jun 2015 03:55 WIB


 
 
ROHANI

Bertobat 100 Kali dalam Sehari
Oleh : Abu Hudzaifah Ath-thalibi | 24-Nov-2012, 12:44:42 WIB

KabarIndonesia - Teladan Nabi SAW kepada umatnya sungguh luar biasa. Sebagai seorang nabi dan utusan Allah, Rasulullah SAW telah dijamin terjaga dari segala bentuk dosa, baik yang telah lalu maupun yang akan datang. Meski demikian, beliau tetap istiqomah dalam bertobat kepada Allah SWT atas segala bentuk dosa. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, dalam sehari beliau beristighfar dan bertobat kepada Allah sebanyak seratus kali. Sungguh, angka yang tidak sedikit.

Dari Abu Hurairah RA, ia bertutur, “Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah, sunggug aku beristighfar kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari leih dari seratus kali.” (HR. Bukhari). Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa bilangan seratus dalam hadits di atas menunjukkan sesuatu yang banyak, tidak mesti harus seratus kali. Namun, bila menilik dalam sejumlah riwayat, ternyata Nabi SAW benar-benar merealisasikan seratus kali istighfar dalam sehari. Mari kita cermati dua riwayat berikut yang menggambarkan bagaimana Rasulullah SAW beristighfar dan bertobat kepada Allah SWT.

Pertama, Nasai meriwayatkan dengan sanad jayyid dari jalur Mujahid dari Ibnu Umar, bahwasanya ia mendengar Nabi SAW mengucapkan: Astaghfirullahalladzi laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum wa atuubu ilaih, dalam satu majelis sebanyak seratus kali sebelum beliau bangkit.

Kedua, dari riwayat Muhammad bin Sauqah dari Nafi’ dari Ibnu Umar dengan redaksi, “Dalam satu majelis, kami menghitung bacaan Rasulullah: Rabbighfir li wa tub ‘alaiya innaka antat tauwabul ghafur, sebanyak seratus kali.” Hikmah yang dapat kita petik dari teladan Rasulullah SAW dalam bertaubat saban harinya adalah, bahwa manusia sangat rentan untuk melakukan dosa dan maksiat, baik yang berhubungan dengan hak Allah SWT maupun berkaitan dengan hak sesama; baik dosa kecil maupun dosa besar; baik dosa yang terang-terangan maupun tersembunyi. Seandainya kita hitung dosa dan kesalahan kita sehari semalam, barangkali akan melebihi angka seratus di atas. Dalam sehari semalam, berapa kali kita telah melanggar perintah Allah? Berapa kali kita telah meremehkan perintah Allah? Berapa kali lisan kita menggumbar gosip? Berapakali kita berkata dusta? Berapa kali menyakiti istri? Berapa kali kita menelantarakan hak anak? Berapa kali kita mengabaikan hak-hak tetangga? Masih banyak lagi dosa dan kesalahan yang melingkari hidup seseorang.

Seratus kali bertobat dalam sehari merupakan batas minimal kita manakala kita menyadari bahwa kita adalah manusia yang penuh dengan dosa dan kekhilafan. Inilah karakter pribadi yang menyadari kekurangannya dan berusaha mempebaiki diri agar lembaran hidupnya menjadi lebih baik dan enak ‘dibaca’. Yang pada akhirnya, kelak akan mendapat ridha dan ampunan dari Allah SWT. Wallahu a’lam bish shawab. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/



 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Renovasi Stasiun Kebayoranoleh : Dicky Ari Wibowo
28-Jun-2015, 20:29 WIB


 
  Renovasi Stasiun Kebayoran Seorang pengguna jasa kereta api melintasi aktivitas renovasi Stasiun Kebayoran, Jakarta, Sabtu (20/6/2015). Meskipun renovasi terus berlanjut, masyarakat pengguna jasa kereta api dan commuterline masih bisa menggunakan Stasiun Kebayoran.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Program Upsus Kasrem 044/GAPO 29 Jun 2015 03:40 WIB

 

 

 
Isu Beras Nasional 29 Jun 2015 06:06 WIB


 
Jadwal Copa America 2015 11 Jun 2015 13:43 WIB


 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia