KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Internasional oleh : Tonny Djayalaksana
24-Aug-2019, 15:51 WIB


 
 
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Kekuatan Doa vs Kekuatan Pikiran (1): Hampir Semua Doa Manusia Ditolak Tuhan?

 
ROHANI

Kekuatan Doa vs Kekuatan Pikiran (1): Hampir Semua Doa Manusia Ditolak Tuhan?
Oleh : Tonny Djayalaksana | 09-Feb-2019, 18:14:59 WIB

KabarIndonesia - Umat manusia sebagai penduduk semesta ini, mayoritas mengutamakan kekuatan doa mereka untuk memohon  kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar apa-apa yang dikehendakinya terkabul. Hal ini dilakukan sesuai dengan kepercayaannya masing-masing, sebagai awal dari kegiatan sehari-harinya, terlepas apapun bentuk kegiatan yang hendak dilaksanakan.

Doa yang paling umum dipanjatkan adalah permohonan agar diberikan kesehatan, panjang umur, keselamatan, keimanan,  rejeki yang berkah dan banyak lainnya.      

Fenomena di atas, membuat saya tergelitik untuk merenung sejenak dan berpikir. Berapa banyak manusia yang setiap detiknya berdoa memohon kepada Tuhan (Allah) dengan berbagai macam  permohonan? Saking banyaknya jenis doa yang dipanjatkan, sehingga yang tahu hanya Tuhan dan dirinya masing-masing sebagai pendoa saja. Hal itu menimbulkan pertanyaan pada diri saya, "Bagaimana caranya Tuhan (Allah) memilih doa-doa yang ada untuk dikabulkan?"   
   
Ada sahabat saya yang langsung mengatakan tidak usah dipikirkan. Bukankah Tuhan (Allah) Maha segala-galanya, dan Beliau sendiri yang berjanji dalam ayat Al-Quran: MINTALAH PADAKU NISCAYA AKU KABULKAN. Untuk Allah sih gampang-gampang saja, KUN FAYAKUN=JADI MAKA TERJADILAH."   
   
Memang benar omongan sahabat saya itu. Untuk apa dipikirkan? Saya setuju juga. Inginnya sih tidak memikirkan. Tapi karena saya tipikal manusia yang selalu ingin tahu, maka mau tidak mau kepikiran juga. Seperti yang dikatakan barusan oleh sahabat saya, KUN FAYAKUN=JADI MAKA TERJADILAH. Kalimat ini dalam pengertiannya yang sungguh sangat instan.       

Sepanjang perjalanan di kehidupan saya saat ini, belum pernah satu kali pun saya mengalami seperti yang dimaksud. Kalau memang bisa berlangsung instan seperti itu, kenapa proses saya menjadi manusia tua seperti saat ini memerlukan waktu 69 tahun lamanya? Dan semua manusia yang ada di semesta ini, untuk menjadi dewasa itu, perlu proses puluhan tahun lamanya? Tidak ada yang instan.  Akhirnya saya anggap kata-kata tersebut hanya sebuah kata-kata kiasan atau kata-kata simbolik saja.   
     Ada cerita, bahwa nanti setelah kiamat, semua menusia akan dibangkitkan dari kubur. Menurut pemahaman saya, hal itu sudah bisa dipastikan tidak akan pernah terjadi. Bukankah untuk menciptakan satu manusia saja, Allah perlu bantuan beberapa entitas yang ada di semesta ini. Karena jasad yang lama sudah hancur, masing-masing elemen menyatu lagi di tanah kuburan. Untuk membentuk jasad seorang bayi manusia saja, diperlukan waktu empat bulan, sebelum Allah meniupkan "Ruh-Nya" ke jasad tersebut. Lalu pertanyaan lainnya, yang mau dibangkitkan untuk dihisab itu manusia yang umur berapa? Saya sangat kesulitan untuk menjawabnya. 

     
Ternyata, setelah saya amati dari tahun ke tahun hingga puluhan tahun, sesungguhnya doa-doa yang dipanjatkan oleh seantero penduduk bumi ini, hampir semuanya tidak terkabulkan alias ditolak. Kecuali mereka yang berdoa dengan fokus dan yakin sepenuhnya bahwa doanya akan dikabulkan/terbukti.  
   
Dulu saya mendapatkan pemahaman dari komunitas pengajian saya, doa itu pasti Allah kabulkan, dengan tiga alternatif :       
1. Yang pertama, langsung Allah kabulkan 
2. Yang kedua, ditunda, karena waktunya belum tepat.  
3. Yang ketiga, Allah ganti dengan yang menurut Allah lebih cocok daripada yang dimohonkan oleh si pendoa tadi. 

       
Pemahaman seperti itu menurut saya sah-sah saja, karena doa yang dikabulkan dan ditolak itu masih merupakan sebuah misteri, hanya Allah sendiri yang tahu.          

Tetapi dalam pemahaman saya seperti yang pernah saya tuliskan di salah satu artikel saya, doa yang paling umum dimohonkan mayoritas penduduk bumi ini, adalah permohonan agar seluruh penduduk dunia hidup tenteram dan penuh kedamaian. Doa ini entah sudah sejak kapan dimulainya, hingga saat ini buktinya tidak pernah terkabulkan alias ditolak Allah. Buktinya sampai saat ini di beberapa bagian penduduk dunia masih saja terjadi peperangan, kekacauan dan huru hara. Itulah bukti bahwa doa-doa dari mayoritas masyarakat dunia ini tidak digubris oleh Allah.    
  
Ada lagi bukti lain doa yang tidak dikabulkan Tuhan. Terjadinya gunung meletus, gempa bumi, tsunami dan bencana alam lainnya. Manusia selalu berdoa untuk mendapatkan keselamatan, namun bencana alam merupakan ketentuan yang sudah Allah pastikan perencanaannya. Maka doa-doa itu tidak bisa terkabulkan. Dan itulah yang bisa disebut, JADI MAKA TERJADILAH yang merupakan hakekat dari KUN FAYAKUN.        


Lalu pertanyaannya, kenapa? Karena Allah sudah membuat hukum di semesta ini dengan hukum sebab-akibat, tarik-menarik, atau tabur-tuai. Jadi "kata Allah", kalian manusia yang bikin kekacauan dan peperangan di dunia ini, sudah seharusnya kalian juga yang menyelesaikannya.   

   
Jadi kalaupun ada doa yang seolah-olah terkabulkan, itu karena pikiran manusianya yang menebar dengan penuh keyakinannya sendiri, bahwa doanya akan terkabulkan. Oleh hasil dari energi positif yang ditebarkan ke semesta ini, kemudian berbalik ke manusia tersebut dengan membawa kepositifannya lagi. Itulah salah satu yang disebut Mind Power=Kekuatan Pikiran. Seperti juga yang sudah sering saya tulis bahwa semua karya-karya yang ada di semesta ini dibangun oleh kekuatan pikiran manusia sebagai penghuninya dan yang sudah dititipkan sepercik kecerdasan Allah di dirinya masing-masing. Allah hanya sekadar fasilitator saja.  

   
Contoh kekuatan pikiran bisa merubah segalanya itu seperti yang sering dilakukan oleh seorang motivator paling terkenal di dunia yang bernama Anthony Robbins. Beliau bisa memotivasi ribuan orang dengan seketika berjalan di bara api yang panjangnya beberapa meter, bahkan ada yang sampai 10 meter dengan aman dan tidak ada satu pun yang terluka. 


 Ada lagi contoh lainnya, sebuah bohlam dijatuhkan dari ketinggian 3 meter. Sebelumnya kita fokus dan konsentrasikan pikiran bahwa bohlam itu seolah-olah merupakan bola tenis, atau besi. Ketika dibayangkan sebagai bola tenis, maka tatkala dilepas bohlam itu pun mental lagi ke atas, persis seperti sebuah bola tenis. Sedangkan ketika dikonsentrasikan sebagai besi, maka ketika bohlam itu dijatuhkan ke lantai keramik, maka lantainya pecah, layaknya tertimpa besi sedangkan bohlamnya tetap utuh.        Sekitar tahun 1970 an, saya punya pengalaman yang menjadi anker di benak saya. Pada saat itu saya bertamu ke rumah kawan saya di sekitar jalan Sultan Agung Bandung. Pas waktu pamit mau pulang, ternyata motor saya hilang dicuri orang. Sejak saat itu, saya berusaha mencari lewat jalur resmi, maupun jalur supranatural.        
Akhirnya saya ketemu orang pintar di daerah Jatiwangi. Namanya Pak Sanen, rumahnya dekat dengan pasar. Pada waktu bertemu beliau rambutnya panjang diikat. Terus beliau langsung menatap matahari kurang lebih 10 menitan, padahal saat ini tengah hari dan sinar matahari pas lagi terik-teriknya. 

Selesai proses melihat matahari tersebut, beliau langsung berkata kepada saya, "Kamu tidak usah mencari-cari motor kamu kemana-mana lagi. Nanti akhir bulan ini, pada waktu itu bulan Maret, motor kamu akan ada yang bawa ke rumah kamu. Kamu tunggu saja beritanya,"  itu pesan dari Pak Sanen. Setelah itu, dia titip beberapa bungkusan misterius. Untuk setiap bungkusan itu, beliau menyuruh saya setiap malam jumat membakarnya di tempat motor yang hilang. Semua perintahnya saya lakukan dengan sepenuh keyakinan.      
Singkat cerita tiba saatnya di akhir bulan tanggal 31, dari pagi saya sudah tunggu karena hari itu adalah hari terakhir yang dijanjikan oleh Pak Sanen. Tidak terasa hati deg-degan juga. Sampai akhirnya jam dua siang saya ketiduran. Baru tidur terlelap -/+ 30 menit, saya dibangunkan almarhum ayah saya. Beliau mengatakan ada Pak Rahmat membawa motor saya yang hilang. Pak Rahmat adalah teman saya. Ia seorang anggota dari satuan Kopasgat. Beliau menceritakan bahwa motor saya itu ditemukan oleh beliau di daerah Kosambi Bandung. Saya sangat bahagia sekali bisa mendapatkan motor saya kembali, dan tepat sekali waktu yang dijanjikan oleh Pak Sanen kepada saya. (Bersambung).      

Oleh: Mualaf Zaman Now    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
DI ATAS LANGIT ADA LANGIT 23 Aug 2019 14:03 WIB


 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia