|
|
|
| |
KabarIndonesia - Adalah sesuatu yang sangat logis untuk menilai bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang sedang gagap menyikapi terbukanya pintu kebebasan. Bebas untuk berpendapat, bebas untuk beribadah, dan sederet pohon prima kebebasan yang lain ternyata gagap dipahami masyarakat Indonesia secara selengkapnya....
|
|
BERITA LAINNYA
Cuaca 05 Sep 2010 23:59 WIB
|
|

ROHANI
Langkah
Oleh : Stephie Kleden-beetz | 24-Des-2009, 09:39:43 WIB
|
KabarIndonesia - Pagi tadi ketika membuka jendela, ia lewat. Saya perhatikan langkahnya, sudah semakin sangat pelan. Dengan tongkatnya yang berwarna coklat bapak tua yang sering kami salami dengan "Om" itu, menunjang tubuhnya yang cukup gemuk. Kami sering berjumpa bila sedang jalan-pagi.
Beberapa hari lalu saya menyapa dan bertanya, mengapa sudah lama tidak jalan? Jawabnya dengan senyum kecil: ya sudah tua dan lelah, jadi harus sering berhenti untuk istirahat.
Yang saya kagumi ialah kendati usianya yang tinggi, mungin sudah 80 tahun?, tetapi begitu tekun untuk jalan. Ia hemat tenaga dan mengatur langkah demi langkah dengan amat cermat.
Semua kita melangkah dalam hidup ini. Bagaimana dan ke mana langkah kita diarahkan, ditentukan oleh akal dan budi kita. Bahwa langkah kaki kita menuntun ke jalan terang, penuh cahaya dan membuat jiwa bahagia dan roh ceria, atau langkah kita keliru, dan hampir masuk jurang yang gelap, semua tergantung dari kita. Yang pasti, salah langkah kita bisa binasa.
Teman saya bercerita dengan heboh tentang cucu pertamanya yang sudah mulai berjalan. Ketika langkah pertama diayun, ayah ibunya bertepuk tangan dan bersorak begitu riuh, sampai si buah-hati kaget dan terhenti langkah kecilnya.
Kini langkah kita telah tiba di ujung tahun. Kita periksa, jalan yang telah kita lewati, selama dua belas bulan. Bisakah kita berkata pada diri sendiri: "Syukur pada Tuhan, langkah sudah mantap, sesekali saja terantuk" Ataukah kita geleng-geleng kepala tidak percaya: "Astaga, kenapa langkah kok tersandung sana, terbentur sini". Jangan kecil hati, Tuhan Maha baik, masih memberi waktu kepada kita untuk memulai langkah baru. Kita akan melangkah memasuki Tahun Baru dengan semangat dan penuh iman.
Bersama Lao Tse, si filsuf itu kita akan berkata: "Seribu langkah pun dimulai dengan satu langkah pertama".
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com//
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
Letusan kali ini adalah letusan susulan terkuat yang terjadi kemarin pagi (3/9/2010) sekitar pukul 04.40 sampai 04.50 WIB dan merupakan letusan terkuat sejak 29 Agustus lalu.
Gunung Sinabung meletus sekitar pukul pukul 04.38 WIB hingga 04.51 WIB. Gunung tersebut menyemburkan asap selengkapnya.... |
|
|
|
|
|