KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
InternasionalHacked By ClanX12 oleh : Kabarindonesia
16-Jan-2021, 19:18 WIB


 
  - ClanX12 Hacker Tampan Idaman TTD : MBET_X12 FT Black_X12 -
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
TOUR KE BELANDA GRATIS JIKA.... 04 Des 2020 15:05 WIB

 
 
ROHANI

Natal, Kesempatan untuk Merefleksikan Diri
Oleh : Teguh Sarwono | 22-Des-2008, 22:51:20 WIB

KabarIndonesia - Hari Jumat, 25 Desember 2008 besok, umat Kristiani kembali merayakan Hari Raya Natal. Natal merupakan hari raya umat Kristiani yang dimaksudkan untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Meskipun hari kelahiran Yesus secara pasti tidak pernah diketahui (paling tidak sampai saat ini).

Namun sesungguhnya hakikat perayaan Natal sebenarnya bukan terletak pada peristiwa kelahiran yang dirayakan. Melainkan pada makna di balik peristiwa itu. Itulah sebabnya, meskipun hari kelahiran Yesus tidak diketahui dengan pasti, umat Kristiani tetap merayakan Natal.

Natal menjadi peristiwa yang menunjukkan suatu karya besar dari Allah yang memiliki segala kuasa untuk melakukan apapun yang dikehendaki-Nya. Dalam peristiwa kelahiran Yesus, Allah menunjukkan kekuasaan-Nya melalui kehamilan Maria yang belum pernah berhubungan dengan laki-laki. Hal ini sungguh menunjukkan betapa Allah sungguh mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan besar yang tidak mungkin diterima nalar manusia yang terbatas.

Peristiwa kelahiran Yesus, menunjukkan betapa kesederhanaan, kerendahan hati, ketulusan budi, keikhlasan menjadi suatu nilai yang sungguh perlu dikedepankan. Natal menunjukkan betapa Allah yang begitu hebat, menunjukkan solidaritas-Nya kepada manusia; sebagai bentuk konkret teladan bagaimana mengembangkan kepekaan dan kepedulian terhadap sesama yang lemah, miskin dan menderita.

Peristiwa kelahiran Yesus menunjukkan, betapa Allah menggunakan kelemahan, keterbatasan dan kesederhanaan manusia sebagai medan karya penyelamatan-Nya.

Oleh karena itu, perayaan Natal semestinya juga mencerminkan semangat kesederhanaan, kerendahan hati, ketulusan dan keikhlasan berbagi. Perayaan Natal semestinya jauh dari hura-hura, pesta pora dan segala bentuk ekspresi kesenangan.

Perayaan Natal semestinya menjadi kesempatan untuk merefleksikan diri : apa makna dan tujuan hidup kita. Mengapa kita terlahir ke dunia dan untuk apa kita hidup di dunia.

Perayaan Natal semestinya juga menjadi kesempatan untuk refleksi sekaligus aksi bagi kita dalam hal solidaritas terhadap sesama, siapapun mereka.

Selamat Natal. Semoga berkat dan damai Tuhan senantiasa beserta kita, memberi  kita kekuatan dan dorongan untuk semakin mampu dan mau berbuat kasih kepada sesama. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Hacker ClanX12 15 Jan 2021 06:38 WIB

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB

 

 

 

 

 

 
 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia