KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HiburanSemarak HUT Elvis Presley Bersama Nia Daniaty di D’Khayangan Senior Club oleh : Kabarindonesia
24-Jan-2020, 03:15 WIB


 
 
KabarIndonesia - D'Khayangan Senior Club merupakan komunitas berbasis aktifitas yang bertunjuan untuk mengurangi peningkatan angka terjadinya Demensia pada Senior (Lansia) dan menghindari stres serta depresi pasa senior akibat kesepian disaat anak/menantu bekerja dan cucu bersekolah.

Aktifitas yang ditawarkan berfungsi
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
ROHANI

Sidang Raya XVII PGI Tetapkan Pdt Gomar Gultom Sebagai Ketua Umum Periode 2019-2024
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 15-Nov-2019, 14:56:18 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) didirikan pada 25 Mei 1950 di Jakarta sebagai perwujudan dari kerinduan umat Kristen di Indonesia untuk mempersatukan kembali Gereja sebagai Tubuh Kristus yang (waktu itu) terpecah-pecah.

Saat ini, PGI yang sebelumnya disebut sebagai DGI (Dewan Gereja-gereja di Indonesia) yang berkantor pusat di Jalan Salemba Raya No. 10, Jakarta Pusat 10430, dengan motto "Mewujudkan Gereja Kristen Yang Esa di Indonesia" memiliki 89 gereja anggota.

Sebagaimana dilaporkan reporter Pos Kupang.com Robert Ropo dan Liputan6.com, Jakarta yang mengutip Humas PGI, Irma Riana Simanjuntak (12/11) bahwa Sidang Raya XVII Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia atau SR XVII PGI dilaksanakan di Waingapu, Sumba Timur, NTT pada 8-13 November 2019.

Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS) kali ini menjadi tuan rumah, yang diikuti sekitar 1.000 orang peserta persidangan. Mereka merupakan perwakilan dari sinode gereja anggota PGI, PGIW/SAG, lembaga mitra dalam dan luar negeri.
Sedangkan kegiatan persidangan sendiri akan dilaksanakan di GKS Jemaat Payeti, Jalan Prof Yohanes, Payeti, Waingapu, Sumba Timur.

Diinformasikan, sesuai Tata Dasar PGI bahwa Sidang Raya (SR) adalah lembaga tertinggi dalam pengambilan keputusan terakhir. Sedangkan tugas SR adalah: pertama, membahas dan memperdalam hidup gerejawi dalam persekutuan, kebaktian, kesaksian, dan pelayanan, dengan bersama-sama menelaah firman Allah.

Kedua adalah membahas keadaan dan tanggungjawab bersama gereja-gereja di Indonesia. Ketiga adalah menetapkan dokumen-dokumen keesaan gereja, dan keempat, menilai dan menerima pertanggungjawaban MPH-PGI. Dan tugas kelima adalah memilih dan atau menetapkan anggota-anggota dari MPL-PGI, MPH-PGI, Badan Pengawas Perbendaharaan PGI, dan Majelis Pertimbangan PGI.

SR XVII PGI di NTT ini mengusung tema "Aku Adalah yang Awal dan yang Akhir (bdk. Wahyu 22:12-13) dan sub tema Bersama Seluruh Warga Bangsa, Gereja Memperkokoh NKRI yang Demokratis, Adil dan Sejahtera bagi Semua Ciptaan Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Tema dan sub tema tersebut merefleksikan pengakuan iman Gereja-Gereja di Indonesia bahwa meski di tengah persoalan yang semakin kompleks yang dihadapi masyarakat, iman kita kepada Kristus, yang telah menjalani penderitaan, bahkan mati di kayu Salib tetapi telah bangkit mengalahkan
maut, memberikan secercah harapan untuk melangkah ke depan bersama seluruh anak bangsa.

Sebagaimana biasa, pesta iman lima tahunan ini, didahului dengan kegiatan Pra Sidang Raya, yaitu Pertemuan Raya Pemuda (PRPG) 2-5 November 2019 di Waikabubak, Sumba Barat, dan Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG), 2-5 November 2019 di Waitabula, Sumba Barat Daya. Juga dilaksanakan Pekan Komunikasi Kristen (PKK) yang waktu pelaksanaan bersamaan dengan Sidang Raya XVII PGI.

Pdt Gomar Gultom Terpilih Sebagai Ketua Umum PGI periode 2019-2024

Sementara itu, Humas PGI, Irma Riana Simanjuntak mengatakan bahwa agenda terakhir Sidang Raya adalah pemilihan pengurus MPH-PGI (Ketua Umum dan Sekjen)
"Tiga orang nama pendeta yang sudah direkomendasikan untuk menjadi calon Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) pada pelaksanaan Sidang Raya PGI Ke-XVII. Ketiga nama itu yakni Pdt. Gomar Gultom, Pdt Tuhoni Telaumbanua dan Pdt Albertus Patty," sebut Irma Riana kepada Pos Kupang.com, di gedung Pertemuan PDT. Hapu Mbay Waingapu, Selasa (12/11/2019) siang.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa panitia kredensi dan nominasi akan memerifikasi kembali terkait kelengkapan administrasi calon yang direkomendasi. Pemilihan ketua umum PGI akan dilaksanakan Selasa (12/11/2019) dan diumumkan Rabu (13/11) besok harinya. Dan untuk menentukan siapa yang terpilih menjadi ketua umum berdasarkan hasil voting dari 133 pemilik hak suara.

Berdasarkan informasi yang diterima, proses pemilihan berlangsung tertutup dengan sistem voting dan berjalan dengan baik. Pdt Gomar Gultom meraih 79 suara, mengungguli dua Calon ketua umum PGI lainnya yaitu Pdt Albertus Patty (32 suara) dan Pdt Dr.Tuhoni Telaumbanua (12 suara). Dengan demikian tongkat estafet Ketua Umum PGI beralih dari Pdt. Dr. Henriette Tabita Hutabarat-Lebang kepada Pdt. Gomar Gultom.

Pdt. Gomar Gultom, yang merupakan pendeta asal Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Umum PGI Periode 2014-2019. Gomar juga pernah menjabat sebagai Wakil Sekertaris Umum (Sekum) PGI dan Sekretaris Eksekutif PGI.

Hasil pemilihan Ketua Umum PGI beserta pengurusnya atau MPH ini kemudian disahkan pada Pleno Sidang Raya PGI Ke-XVII, Rabu (13/11). Untuk Sekertaris Umum (Sekum) PGI Periode 2019-2024 terpilih Pdt. Jacky Manuputty, Wakil Seketaris Umum (Wasekum) Pdt. Krise Gosal, Bendaha PGI Pdt. Dr. Yakub Sutisna dan Wakil Bendahara Umum PGI Arie Moningka.

Pdt. Gomar siap melaksanakan dokumen PGI

Sementara itu pantauan media, usai sidang pemilihan ketua umum, Pdt. Gomar Gultom tampak dikerumuni peserta sidang dan Jemaat untuk memberikan salam, selfie dan foto bersama.

Pdt. Gomar Gultom kepada wartawan mengaku, setelah mendengar informasi terpilih menjadi Ketua Umum PGI periode 2019-2024, Ia bersyukur kepada Tuhan yang memberikan anugerah melalui kepercayaan pimpinan gereja-geraja di Indonesia untuk mempercayainya sebagai Ketua Umum.

Setelah terpilih menjadi ketua Umum PGI, Pdt Gomar Gultom berjanji siap melaksanakan dokumen keesaan gereja. Ia mengatakan, dirinya tidak bisa mengerjakan hal lain di luar dari dokumen keesaan gereja. Karena di dalam dokumen tersebut telah ada pokok-pokok tugas panggilan bersama dan itu menjadi pedoman MPH-PGI kedepan dalam menjalankan program-program PGI.

Terkait dengan kasus perdagangan manusia di NTT semakin meningkat pada setiap tahun, Pdt. Gomar mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa mendekati persoalan trafficking di NTT secara parsial. Namun, sebetulnya sejak 4 tahun yang lalu PGI sudah mulai melakukan penanganan trafficking di NTT melalui pendekatan holistik.

"Persoalan tingkat perdagangan manusia tinggi karena soal lapangan pekerjaan, faktor pendidikan, ekonomi, budaya dan lain sebagainya ini harus kita atasi juga. Kalau mau menjadi pekerja migran harus dipersiapkan dengan baik. PGI siap bekerja sama bersinergitas dengan gereja-gereja yang ada di NTT," ungkap Pdt. Gultom.

Pdt. Gomar juga berharap terkait persoalan yang ada di Papua saat ini, Pemerintah seharusnya lebih arif untuk menyelesaikan permasalahan di Papua. Permasalahan di Papua, tidak bisa hanya dengan pendekatan keamanan, tapi pendekatan kultural itu yang harus dikedepankan oleh Pemerintah. "Saya kira militer dan kepolisian harus dikurangi di Papua, cukuplah militer yang organik yang bekerja disana," ungkap Pdt. Gomar.

Selanjutnya Pdt. Gultom mengatakan, ia juga akan bekerja sama dengan 13 anggota MPH-PGI terpilih, sebab kolektivitas itu penting buat sebuah organisasi besar, seorang tidak bisa menjalankan tugas dengan pikiran sendiri. Kepemimpinan yang kolegial itu menjadi ciri khas PGI karena dia bersifat majelis pekerja harian," tandasnya.

"Kita juga tetap membangun komunikasi, bekerja sama atau bermitra dengan pemerintah. Kemitraan yang kritis, yang secara postif dan kreatif ikut membantu pemerintah." pungkasnya. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababanoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
04-Jan-2020, 04:31 WIB


 
  Judika Sihotang Berduet dengan Bupati Taput Nikson Nababan Artis papan atas, Judika Sihotang, menyedot ribuan pengunjung dalam acara hiburan terbuka Old and New 2020 yang dikemas oleh Pemkab Tapanuli Utara di lapangan Serbaguna Tarutung, Kamis (2/1) malam. Massa membludak di lokasi sehingga pengunjung berdesakan di lapangan. Bupati Nikson
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PENGALAMAN IMLEK DI MASA KECIL 24 Jan 2020 15:18 WIB


 

 

 
Sosok Bunian Lahir Di Tubaba 22 Jan 2020 17:16 WIB


 

 

 

 
IMLEK AGAR KITA MELEK 23 Jan 2020 05:21 WIB

 

 
 
 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia