KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTol Laut, Tol Langit dan Tol Media (Sebuah Kesaksian Untuk HUT ke-13 HOKI) oleh : Wahyu Ari Wicaksono
12-Nov-2019, 01:10 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sekarang ini perkembangan teknologi media telah berkembang dengan luar biasa. Apalagi ketika muncul teknologi yang disebut sosial media. Kemunculan sosial media telah membuat banyak hal berubah. Mulai dari industri, bisnis, kehidupan sosial, gaya hidup dan banyak lainnya. Salah
selengkapnya....


 


 
BERITA OLAH RAGA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OLAH RAGA

DENGAN SIKAP PROFESIONALISME, TIMNAS SIAP KE PENTAS DUNIA
Oleh : Piter M. Silitonga,s.si | 10-Jul-2010, 00:13:38 WIB

"LOMBA TULIS"
Oleh: Piter Silitonga

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Indonesia pernah menjadi "Macan Asia" dalam kancah persepakbolaan Asia, dan pernah menorehkan prestasi ketika berhasil menahan Uni Soviet di Olimpiade. Selain itu berbagai hal yang membanggakan juga pernah diperoleh TIMNAS dan menjadi salah satu yang disegani di ASEAN.

Tetapi kondisi saat ini sungguh dilematis. TIMNAS yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia tidak pernah lagi membanggakan. Kondisinya semakin terpuruk dan memprihatinkan. Bahkan di ASEAN sendiri, TIMNAS tidak mampu lagi memetik prestasi di SEAGAMES dan AFF. Mereka selalu dipecundangi tim lawan, bahkan sudah tunduk terhadap tim Laos.

Prestasi yang terus menurun ini tentunya sangat menyedihkan pecinta sepak bola di negeri ini. Jika melihat upaya yang dilakukan, para pengurus PSSI sebenarnya sudah berupaya mendongkrak prestasi ini. Kita masih ingat tim Primavera dan PSSI usia 23 tahun yang digodok untuk persiapan even dunia, menghadirkan pelatih dari luar negeri, hingga pelaksanaan LIGINA. Selain itu pembinaan sekolah sepak bola juga telah dilakukan sebagai media pencari bibit pesepakbola handal. Tetapi segala upaya ini tetap saja mengecewakan.

Mengapa bisa demikian? Hal ini dipengaruhi banyak faktor. Salah – satunya adalah kita tidak mungkin menutup mata terhadap sistim kepengurusan di tubuh PSSI dari pusat hingga daerah. Kurangnya sikap profesionalisme dalam perekrutan pengurus, pembuatan peraturan penting, pengambilan keputusan, pengelolaan dana, penjadwalan kompetisi, pembinaan wasit, pemain, pelatih hingga suporter, dan berbagai hal lainnya adalah menjadi masalah yang kompleks dalam tubuh PSSI. Hal ini akan selalu menjadi momok yang menghambat prestasi TIMNAS menuju pentas dunia.

Untuk bisa keluar dari masalah ini, maka dibutuhkan profil pengurus yang memiliki sikap profesionalisme tinggi. Hal ini mencakup tingkah laku, kepemimpinan, tanggung jawab, rasa kebersamaan dalam visi dan misi, serta mendahulukan kepentingan Nasional di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Profesionalisme di tubuh PSSI

Secara sederhana, pengertian profesionalisme adalah sifat-sifat berupa kemampuan, kemahiran, dan cara pelaksanaan sesuatu yang sewajarnya dilakukan oleh seseorang. Seseorang yang memiliki jiwa profesionalisme senantiasa akan mendorong dirinya untuk mewujudkan kerja-kerja yang profesional.

Seseorang yang memiliki ciri-ciri profesionalisme adalah
  1. Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati piawai ideal, yakni perilaku yang dipandang paling sempurna dan dijadikan sebagai rujukan.
  2. Meningkatkan dan memelihara imej profesion. Perwujudannya dilakukan melalui berbagai cara misalnya penampilan, percakapan, penggunaan bahasa, sikap tubuh , sikap hidup harian, dan hubungan dengan individu lainnya.
  3. Keinginan untuk senantiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang dapat meningkatkan dan memperbaiki  pengetahuan dan keterampilannya.
  4. Mengejar kualitas dan cita-cita. Profesionalisme ditandai dengan rasa bangga akan profesi yang dipegangnya. Dalam hal ini diharapkan agar seseorang memiliki rasa bangga dan percaya diri akan profesinya.

Dengan melihat gambaran sikap profesionalisme di atas, maka hal ini harus bisa diterapkan dalam tubuh PSSI untuk mampu menghantar TIMNAS ke pentas dunia. Jika ini mampu diterapkan, maka akan diperoleh keuntungan sebagai berikut:

  1. Indonesia akan memiliki TIMNAS yang ditangani oleh para pengurus (PSSI) yang terdiri dari orang-orang berjiwa Nasionalis dan Patriotis, berjiwa membangun, bersemangat, berdisiplin tinggi, berbudi luhur, dan mementingkan prestasi TIMNAS Indonesia.
  2. Akan diperoleh sistim dan pembagian kerja yang teratur dan terarah sesuai tugas masing-masing tanpa dipengaruhi orang-orang dengan “maksud dan tujuan” tertentu.
  3. Dengan adanya pembagian kerja dan sistim yang profesional, maka mereka akan mampu menyusun strategi, penjadwalan kompetisi yang tepat, pemilihan pelatih, pembinaan wasit, hingga penanganan setiap masalah klub sepak bola Indonesia.
  4. Penerapan disiplin terhadap wasit, pelatih, pemain, klub, dan supporter yang melanggar peraturan harus ditegakkan. Hal ini akan mampu menghasilkan wasit, pelatih, pemain, hingga klub yang bermutu yang siap mendukung TIMNAS.
  5. Dengan sistim perekrutan pemain yang profesional, maka akan diperoleh TIMNAS yang berdisiplin tinggi, tidak gampang menyerah, tidak gampang putus asa, tidak mengenal istilah suap, memiliki IQ dan EQ yang tinggi, serta bisa menghormati setiap keputusan dan peraturan yang berlaku.
  6. Dengan sistim pembinaan yang jelas dan menetapkan peraturan yang ada, maka akan diperoleh para pelatih ulung dan wasit yang cakap. Dengan demikian tidak ada istilah “main mata” dalam setiap pertandingan.

Dengan membangun serta menerapkan sikap profesionalisme terhadap seluruh perangkat PSSI dari pusat hingga daerah serta  terhadap pelatih, wasit, pemain, dan supporter, maka bukan hanya mimpi, perlahan tapi pasti TIMNAS akan mampu menorehkan prestasi di Piala Dunia.

Penerapan sikap profesionalisme tentunya tidak semudah membalik telapak tangan. Dengan tekad, kemauan yang tinggi serta keseriusan, semuanya akan membawa hasil gemilang.

Jika hal ini sudah tercapai, akan muncul sebuah generasi TIMNAS yang mampu mengukir prestasi. Juara di ASEAN, juara di ASIA, dan akhirnya mampu mengukir prestasi di piala dunia. Ini bukan sekedar impian, tetapi sebuah harapan yang akan menjadi nyata.(*)
 


Blog: http://pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/ 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia