KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Nasional21 JUNI HARI ISTIMEWA oleh : Tonny Djayalaksana
24-Aug-2019, 15:51 WIB


 
 
KabarIndonesia - Dihadirkannya seorang saksi ahli dari pihak terkait yaitu Prof Dr Edward Omar Sharif Hiariej yang kesaksiannya mampu mementahkan semua dalil-dalil pihak pemohon secara baik dan luar biasa. Melalui kesaksiannya tersebut maka tanggal 21 Juni 2019 itupun seperti menjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA OLAH RAGA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Latihan Silat Bayar Berapa? Nggak Bayar Pak!

 
OLAH RAGA

Latihan Silat Bayar Berapa? Nggak Bayar Pak!
Oleh : Rohmah S | 25-Okt-2018, 23:50:22 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Di kalangan pesilat, pastilah mereka mengenal sosok Eddie Marzuki Nalapraya. Pria kelahiran Tanjung Priok, Jakarta Utara, 6 Juni 1931 ini hingga sekarang merupakan tokoh yang tetap aktif dan eksis mendukung pencak silat berkibar di bumi pertiwi, Indonesia.

Padahal usianya telah mencapai 87 tahun, namun Eddie tetap menyibukkan diri untuk menghadiri perhelatan dan rapat pencak silat. Begitu antusiasnya pada dunia silat Eddie pun menyempatkan diri mampir untuk menyapa para pesilat PSN ISMD Putra Setia yang sedang mengikuti latihan gabungan di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah beberapa waktu lalu.

“Saya tertarik lihat anak-anak kecil latihan sampai saya sempatkan turun. Padahal saya mau ada rapat,” tutur Eddie M. Nalapraya, yang pernah mendapatkan  Anugerah Budaya 2018 dari FIB UI beberapa waktu kemarin..

Eddie yang pernah menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta pada periode 1984-1987 sekaligus mantan Ketua Umum PB IPSI tahun 1981-2003 tersebut, disambut hangat dan antusias anak-anak Pesilat Putra Setia. Para pelatih dan anak-anak  Silat Indonesia ini dengan suka cita.

“Kalian dari perguruan silat mana?” tanya Eddie yang menjadi pemrakarsa terbentuknya Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat), sebagai wadah aktualisasi diri pesilat internasional, seperti Persekutuan Silat Singgapore (PERSISI), Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (PESAKA) dan utusan dari Brunei Darusalam.

“kami dari Perguruan Silat Putra Setia!” jawab anak-anak dan para pengurus secara serempak.

Mendapat jawaban serentak dan semangat itupun, Eddie tersenyum dan mengangguk-anggukan kepala. Selanjutnya, Eddie pun mengambil tempat duduk di anak tangga depan gedung padepokan silat. Dengan gaya yang tetap santun dan penuh kehangatan. Eddie pun menanyakan kepada anak-anak yang duduk di hadapannya.

“Kalian kalau latihan terus kalian bayar berapa untuk pelatih kalian?” tanya Eddie Nalapraya tiba-tiba.

Anak-anak dan pengurus yang mendengar pertanyaan tak terduga dari Bapak Silat Indonesia itu hanya terdiam dan saling pandang. Kemudian ada beberapa anak-anak yang menjawab, “Nggak bayar Pak!” jawab anak-anak serentak.

Mendengar jawaban spontan dari anak-anak pesilat ISMD Putra Setia, Eddie M. Nalapraya terdiam dengan wajah tidak percaya. “Terus, pelatih kalian beli makan pakai apa kalau kalian tidak bayar setiap kali latihan,” tanya Eddie M. Nalapraya.

Kemudian anak-anak dan pelatih sama-sama menjawab, “Insya Allah yang bayar semuanya Allah SWT Pak!”

Mendengar jawaban semangat dari para pesilat, Eddie M. Nalapraya pun dengan wajah tersenyum mengungkapkan keinginannya. “Doakan saya nanti, saya akan sewa gedung untuk kalian latihan. Dan kalian bikin turnamen untuk perguruan kalian,” kata Eddie yang disambut ucapan Alhamdulillah dan tepuk tangan dari pesilat.

Kedatangan sesepuh Pesilat Indonesia, Eddie M. Nalapraya, memang sungguh tak diduga-duga. Hal itu yang dirasakan oleh salah seorang pelatih yang juga seorang Guru Muda, PSN ISMD Putra Setia, Evi Julianti. Apalagi pada saat itu Eddie akan menghadiri rapat tapi menyempatkan mampir ke pelataran Padepokan Silat.

“Terus terang, kami tidak menyangka Pak Eddie mampir melihat ke lokasi latihan Putra Setia. Ini bukan satu kebetulan, tapi ini sudah kehendak dari Allah SWT yang menuntun langkah Pak Eddie untuk melihat latihan dan keberadaan kami di sini,” tutur Evi dengan sedikit terharu saat itu.

Evi pun senang melihat Eddie M. Nalapraya meskipun sudah memiliki nama besar tetap menjaga kesederhanaan dan kesantunan di depan para pesilat yang jauh di bawah usia dan kemampuannya. Bahkan Eddie M. Nalapraya dengan senang hati memenuhi permintaan anak-anak pesilat dan pengurus untuk berfoto bersama-sama.

“Beliau begitu sederhana dan tetap menjaga kesantunan, Pak Eddie juga dengan senang hati melayani permintaan kami untuk berfoto bersama. Semoga beliau tetap diberikan panjang umur dan kesehatan untuk tetap terus mendukung kemajuan silat di Indonesia,” cerita Evi.

Sementara itu, Litbang dan Pelatih PSN ISMD Putra Setia Jhon Winarto pun senang dengan kehadiran Eddie M. Nalapraya di kala latgab Putra Setia di Padepokan Silat TMII. Bagi Jhon, ini merupakan suatu kejadian yang langka. Seorang tokoh silat Nasional dan Internasional sekelas Eddie Nalapraya menyempatkan diri untuk mampir dan berbincang-bincang singkat dengan para pesilat.

“Ini bisa dibilang peristiwa langka seorang tokoh persilatan Indonesia, Bapak Eddie Nalapraya bisa hadir di tengah-tengah kami yang sedang melakukan latihan gabungan. Kami merasa teduh dan nyaman dengan sosok dan kata-kata Beliau saat hadir di tengah-tengah kami. Semoga kehadiran beliau saat kami berlatih akan memberikan warna lain, dan menambah energi semangat kami untuk terus menyebarkan ajaran silat Putra Setia dimanapun berada. Kesederhanaan dan kedekatan beliau pada para pesilat patut kami contoh,” pungkas Jhon. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
DI ATAS LANGIT ADA LANGIT 23 Aug 2019 14:03 WIB


 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia