KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PemiluILMISPI: Indonesia Butuh Capres Progresif oleh : Indra Jaya
22-Mei-2013, 21:20 WIB


 
 
ILMISPI: Indonesia Butuh Capres Progresif
KabarIndonesia-Jakarta. Indonesia dalam beberapa fase kepemimpinan belum mampu menyentuh substansi kebutuhan masyarakat, Substansi yang dimaksud adalah ketersediaan lapangan kerja dan pemberantasan KKN.  Meskipun lembaga penegak Hukum seperti KPK semakin gencar untuk memberantas korupsi, akan tetapi pemerintah belum maksimal untuk melakukan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Menonton Aksi di Lampu Merah 22 Mei 2013 21:13 WIB

Sebaris Pesan Rahasia 22 Mei 2013 20:54 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Ruang Anak untuk Jurnalisme Foto 20 Mei 2013 10:48 WIB

 
 
OPINI

Hati-hati Servis Mobil di HONDA Megatama Kalimalang
Oleh : Natasya Evalyne | 02-Feb-2007, 05:51:15 WIB

KabarIndonesia - Anda memiliki mobil HONDA dan berdomisili di sekitar kawasan Kalimalang, Jakarta Timur? Berhati-hatilah jika Anda akan melakukan servis kendaraan Honda Anda di Honda Megatama Mandiri, Kalimalang. Mengapa? Pengalaman ayah saya, Pandapotan Sitorus, akan menjelaskannya.

Rabu, 31 Januari 2007, ayah saya membawa mobil Honda CRV kami untuk diservis di Honda Megatama Kalimalang. Biasanya, ayah saya membawanya ke Honda Prospect Cikarang, namun karena pagi itu hujan deras, ayah saya memutuskan untuk membawa ke tempat servis yang lebih dekat dengan rumah kami di Jatibening, yaitu Honda Megatama Kalimalang. Sebelumnya, kami belum pernah ke sana. Tiba di tempat itu, ayah saya menjelaskan kepada supervisor yang betugas bahwa yang akan dilakukan adalah servis PM 30.000 km. Menurut buku servis, untuk PM 30 ribu km ada beberapa yang perlu diperiksa dan perlu diganti, salah satunya adalah penggantian oil filter (saringan oli). Namun sepengetahuan ayah saya, oil filter mobil honda CRV kami masih dalam keadaan baik dan belum ada keluhan sama sekali seputar oil filter tersenut sehingga ayah saya mengatakan bahwa oil filter tidak perlu diganti.

Tidak seperti di Honda Prospect Cikarang, di Honda Megatama Kalimalang pelanggan tidak diperbolehkan masuk ke area bengkel tempat servis, sehingga pelanggan hanya dapat menunggu di ruang tunggu. Di Honda Prospect Cikarang, ayah saya biasanya bisa masuk ke area bengkel untuk bisa melihat kondisi mesin mobil kalau saja ada yang perlu diganti, sehingga ayah saya dapat melihat bahwa barang yang lama benar diganti dengan sparepart yang baru.

Setelah menunggu beberapa lama, ayah saya diberitahukan bahwa mobil Honda CRV kami telah selesai diservis dan ayah saya menuju kasir untuk membayar biaya servis. Saat itu ayah saya memperkirakan bahwa biayanya akan berkisar antara 30-400 ribu, karena servis terakhir (KM25 ribu) di Cikarang memakan biaya Rp.324 ribu, dan servis yang dilakukan kali ini diperkirakan tidak jauh beda dari servis terakhir. Ketika bon diserahkan oleh kasir, alangkah terkejutnya ayah saya akan jumlah yang tertera di bon, yaitu berkisar Rp. 750 ribuan. Ayah saya kemudian kembali memeriksa detail yang ada di dalam bon. Di sana tertulis salah satunya adalah ganti Oil Filter seharga sekitar Rp. 200 ribu. Ayah saya menanyakan pada kasir dan kasir memanggil supervisor yang bertugas. Supervisor mengatakan bahwa oil filter sudah sempat dipasang yang baru, sambil menunjukkan oil filter yang lama. Ayah saya tentu tidak diam karena dari awal telah mengatakan tidak perlu mengganti oil filter. Merasa ditipu, ayah saya tidak mau membayar oil filter tersebut. Supervisor dan kasir sempat berdebat hingga akhirnya supervisor tersebut mengatakan bahwa ayah saya tidak perlu membayar oil filternya. Lalu ayah saya kembali memeriksa bon yang diberikan. Di situ tercantum biaya mekanik sebesar Rp.62 ribu (plus PPN10%). Ayah saya menanyakan perihal biaya mekanik, karena di bon servis sebelumnya di Honda Cikarang, tidak tercantum adanya biaya mekanik. Kasir menjelaskan bahwa karena mobil kami tidak dibeli di Honda Megatama Kalimalang, maka biaya mekanik dikenakan tiap servisnya, sedangkan di Cikarang tidak dihitung karena mobil kami dibeli di Honda Cikarang. Ditambah lagi harga oli Top 1 Evolution yang tercantum 1 liternya seharga Rp. 75 ribu sementara setahun yang lalu di Cikarang, hanya seharga Rp.60 ribu. Kasir menjelaskan bahwa dalam waktu setahun harga oli tersebut memang sudah naik.

Dengan sangat tidak puas, ayah saya akhirnya membayar biaya servis sebesar Rp. 552.450,00, jauh lebih mahal dibanding servis di Honda Prospect Cikarang setahun yang lalu.

Setibanya di rumah, ayah saya menghubungi Honda Prospect Cikarang, menanyakan harga oli Top 1 Evolution, yang ternyata 1 liternya hanya seharga Rp.68 ribu saja, lebih murah Rp.7 ribu dari harga di Honda Megatama. Sebenarnya ayah saya tidak terlalu mempermasalahkan harga, tapi bagaimana servis yang diberikan oleh Honda Megatama Kalimalang. Bila ayah saya tidak teliti memerikasa detail dalam bon, mungkin ayah saya harus membayar 200 ribu untuk oil filter yang tidak diminta ayah saya untuk diganti.

Sungguh mengecewakan. Maka, jika Anda memiliki mobil HONDA, sebaiknya Anda melakukan servis di tempat Anda membeli mobil Anda karena pelayanannya pasti akan lebih memuaskan dibanding di tempat lain, dan ingatlah, agar Anda selalu teliti untuk memeriksa detail dalam bon sehingga penipuan atau ‘ketidaksengajaan yang menguntungkan' pihak bengkel yang bersangkutan tidak terjadi. Waspadalah!



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Monster Bengalonoleh : Dhisa Aipassa
09-Mei-2013, 20:23 WIB


 
  Monster Bengalon Monster Bengalon berkuran sekitar empat meter berhasil ditangkap warga. Habitat dan sumber makanan mereka semakin lama semakin sempit, dengan bertambahnya penduduk di Desa Bengalon, Kalimantan Timur. Tak heran jika mereka memakan manusia. Buaya ini akan dikirim
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Kaum Gothik Hitamkan Leipzig 22 Mei 2013 16:06 WIB

Dilema Inggris di Uni Eropa 20 Mei 2013 11:18 WIB

 

 
Tiga Pesan SBY pada Menkeu Baru 22 Mei 2013 15:46 WIB


 

 
Sebuah Biografi Seorang Penulis 25 Mar 2013 14:45 WIB

 
Tradisi Masyarakat Aceh 04 Mei 2013 11:34 WIB


 
Pentingnya Penulisan Ilmiah 22 Mei 2013 21:02 WIB

Katakan Tidak pada Ketidakjujuran 13 Mei 2013 22:06 WIB

 
Mantan Pecandu Butuh Keterampilan 18 Mei 2013 17:24 WIB


 

 

 
Kesatuan Gereja Memuliakan Tuhan 22 Mei 2013 21:11 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia